Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anggota DPRD DKI: Ada Komisaris Rasa Dirut Jakpro

Anggota DPRD DKI: Ada Komisaris Rasa Dirut Jakpro Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. ©2023 Merdeka.com/Liputan6.com

Merdeka.com - Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta S. Andyka mengatakan, ada Komisaris yang bekerja tumpang tindih dengan Direktur Utama (Dirut). Sosok tersebut berada di dalam PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

"Ada BUMD yang seksi. Jakpro ya. Ada komisaris rasa direktur utama, komisaris rasa direktur utama," kata Andyka saat rapat laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) anggaran 2022 di Ruang Komisi C DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (3/4).

Andyka mengungkapkan, komisaris ini kerap mengintervensi kerja Dirut. Mengerjakan hal yang bukan tugas dan fungsinya.

"Saya baru dengar juga ada beberapa BUMD yang sangat-sangat luar biasa. Ada komisaris yang mengintervensi masuk ke masalah teknis bukan ranahnya," ujar Andyka.

Lebih lanjut, Andyka menyebut, ia sudah menyampaikan hal ini kepada Sskretaris Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Fitria Rahadiani untuk ditindaklanjuti.

"Saya sudah cerita sama Bu Fitria, 'Bu ini kok hebat sekali ada Komisaris serasa Dirut. Hebat sekali ada Komisaris serasa Direktur Utama sampai Komisaris Utama harus didemo supaya dapat posisi Komisaris Utama. Apa namanya?" ucap Andyka.

Sayangnya, Andyka tidak menyebut nama Komisaris yang dimaksud. Meskipun demikian, ia meminta Kepala BP BUMD Nasruddin Djoko Surjono untuk menyelesaikan dan menindaklanjuti permasalahan ini.

"Saya minta BP BUMD, banyak PR-nya dalam membenahi masalah ini. Pak tertibkan ini Pak Djoko. Tertibkan, rapikan hal-hal seperti ini supaya tida terjadi over lap. Kalau Bapak tidak tertibkan kami akan berbicara di luar melalui jalur media," tambah Andyka.

Diketahui, Dirut Jakpro diganti melalui RUPS Sirkuler (Keputusan Para Pemegang Saham di Luar RUPS) pada 28 November 2022 lalu.

Iwan Takwin yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis ditunjuk sebagai Dirut menggantikan Widi Amanasto.

Selain Widi, beberapa direktur juga diberhentikan, yaitu:

1. Direktur Bisnis Gunung Kartiko.2. Direktur Dukungan Bisnis Muhammad Taufiqurrachman.3. Direktur Keuangan dan TI Leonardus W. Wasono Mihardjo.

Kemudian, ada juga yang diangkat menjadi direktur, yaitu:

1. I Gede Adi Adnyana T sebagai direktur perseroan.2. Adrian Rusmana sebagai direktur perseroan.3. Tuan Solihin sebagai direktur perseroan4. Adi Santosa sebagai direktur perseroan5. Dwi Wahyu Daryoto sebagai komisaris perseroan.

Diketahui, Dwi Wahyu Daryoto pernah menjabat sebagai Dirut pada Juli 2018. Kemudian, ia mengundurkan diri pada Agustus 2021.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP