Ahok bakal wajibkan anak masuk SD punya sertifikat periksa gigi
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, ingin orangtua merawat gigi anaknya sejak kecil. Itu sebabnya, dia akan membuat kebijakan agar anak-anak yang akan mendaftar sekolah dasar punya sertifikat pemeriksaan gigi susu.
Kewajiban itu, mulai diberlakukan pada tahun ajaran 2017 nanti. "Kita pengen orangtuanya itu harus pernah bawa anak yang gigi susu untuk cek gigi. Jadi waktu dia mendaftar ke sekolah, minimal dia pernah membuktikan anaknya pernah dibawa ke Puskesmas memeriksakan gigi," ujar Ahok, sapaan Basuki, di sela peresmian RPTRA Semper Barat, Jakarta Utara, Sabtu (22/10).
Hal itu penting untuk meningkatkan kesadaran orangtua akan pentingnya kesehatan gigi anak-anak sejak usia dini. Kesehatan gigi anak di usia dini akan berdampak pada kesehatan giginya di usianya saat dewasa nanti.
"Karena banyak sekali gigi susu dianggap nggak bahaya, bisa rontok, tumbuh sendiri. Kadang-kadang tuh anak kan dia nggak rontok, tumbuh lagi. Waktu dewasa susah diatasin," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, syarat sertifikat ini memiliki sistem yang sama seperti sertifikat vaksin. Dengan begitu, syarat berkas sebelum masuk sekolah yang dibutuhkan tidak lagi hanya akta kelahiran, kartu keluarga, dan sejenisnya, tetapi juga sertifikat vaksin.
"Sama seperti syarat sertifikat vaksin. Jadi kalau vaksin anakmu nggak lengkap sampai sekolah, kami akan vaksinkan lagi," jelasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya