Aksi lima pemuda yang tergabung ke dalam Pandawara Grup belakangan menjadi perbincangan hangat warganet. Pasalnya, mereka rela kotor-kotoran di dalam sungai untuk membersihkan sampah. Gerakan tersebut juga dikampanyekan di laman media sosial mereka.
Mengutip laman Instagram Pandawara Group, Kamis (5/1) kelima pemuda inspiratif itu berasal dari Bandung, Jawa Barat. Sejumlah saluran air di kota kembang itu sudah mereka jelajahi untuk menjaring sampah agar tidak menyumbat aliran sungai.
Banyak pengalaman yang mereka bagikan selama membersihkan sampah di sungai, hingga mendapat apresiasi dari para pengguna media sosial. Tak jarang video kampanye mereka saat membersihkan sungai menjadi trending. Berikut fakta-fakta Pandawara Grup
Advertisement
Teman Satu Sekolah
Sejak awal didirikan, Pandawara Grup sudah diikuti oleh lima orang anggota yang masing-masing bernama Gilang, Rifqi, Agung, Ikhsan, dan Rafly. Mulanya Pandawara Grup ini berangkat dari teman-teman satu sekolah sekitar enam tahun lalu.
Setelah menjalin pertemanan itu, enam bulan terakhir masih sering berkumpul di rumah salah satu anggota hingga kemudian tersadar akan tingginya bencana banjir di Kota Bandung dan sekitarnya.
Bahkan daerah tempat tinggal mereka juga menjadi langganan banjir, sehingga ini yang melatarbelakangi lahirnya Pandawara Grup untuk membersihkan sungai maupun saluran irigasi dari sampah.
Advertisement
Terinspirasi dari Wayang
Di beberapa kesempatan, kelima pemuda ini juga menceritakan bahwa Pandawara Grup sendiri berasal dari kisah pewayangan. Lima orang anggota saat ini disebut terinspirasi dari Pandawa Lima yakni Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa.
Untuk arti “Wara” diketahui berasal dari kabar baik, dan ini sejalan dengan misi mereka membersihkan lingkungan sehingga turut membawa kabar baik (lingkungan jadi bersih dan sehat).
Dari lima tokoh wayang tadi, Pandawara ingin berkontribusi dalam menjaga kelestarian sungai, dan senantiasa memberikan kabar baik.
Adapun kelima anggota tersebut saat ini memiliki latar belakang yang berbeda-beda, seperti kuliah hingga melakukan usaha. Kelimanya menjalankan misi lingkungan itu di sela-sela rutinitas sehari-hari.
Advertisement
Pernah Menjadi Korban Banjir
Mengutip YouTube Satgas Citarum, trigger utama mereka berlima juga diketahui pernah menjadi korban bencana banjir di kediamannya masing-masing. Salah satu anggota bernama Agung, mengaku sejak kecil kerap mengalami banjir, bahkan pernah hingga setinggi dada.
Dari situ kelimanya bersepakat untuk membentuk kegiatan dalam mengurangi bencana banjir, salah satu caranya dengan menjaring sampah di sungai. Kegiatan itu kemudian terus berlanjut hingga terbentuk Pandawara Grup.
Angkut 27 Kg Sampah dari 78 Sungai
Misi yang dibawa juga salah satunya merawat bumi dengan mengurangi sampah. Untuk tindakan yang sudah dilakukan selama tahun 2022, Pandawa Grup berhasil mengumpulkan sampah hingga 4.511 trashbag.
Dengan total 27 kg sampah dari 78 sungai di Bandung. Sungai yang dimaksud sungai besar, sungai kecil, septic tank.
Media sosial sendiri digunakan mereka bukan semata untuk konten, melainkan mampu mengangkat kegiatan mereka, sehingga bisa menggerakkan masyarakat lainnya untuk terlibat di upaya pembersihan lingkungan.
Advertisement
Bertemu Ridwan Kamil dan Diajak ke Salon
Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat pun belum lama ini berjumpa dengan 5 anak muda yang peduli akan kebersihan lingkungan ini.
Dalam momen pertemuan ini, Ridwan Kamil bincang ringan dan menanyakan alasan yang melatarbelakangi 5 pemuda ini menjalankan aksi mulianya untuk bersih-bersih sungai. Tak hanya sekadar berjumpa, Ridwan Kamil ajak Pandawara Group makan bareng hingga ke salon.
"Ditraktir makan siang dan bersih-bersih wajah dan rambut. Biar kinclong seperti kinclongnya kebersihan lingkungan yang selalu kita impikan. Perahu karet, mobil kerja juga akan diwujudkan sesuai harapan mereka..." Tulis Ridwan Kamil dalam keterangan unggahannya.
Gubernur Jawa Barat memberi apresiasi penuh, berharap jika aksi Pandawara Group ini bisa menginspirasi masyarakat dan hadir di kota-kota lainnya di Indonesia. Selain makan bareng, 5 pemuda ini juga diajak Kang Emil ke salon untuk merawat diri.