Tips Memanen Mangga agar Tidak Mudah Busuk, Rahasia Menjaga Kualitas Buah

Ketahui tips memanen mangga agar tidak mudah busuk, mulai dari penentuan kematangan, teknik petik, penanganan pascapanen, hingga cara penyimpanannya.

Miranti
Oleh Miranti - Reporter
Tips Memanen Mangga agar Tidak Mudah Busuk, Rahasia Menjaga Kualitas Buah
Tips Memanen Mangga agar Tidak Mudah Busuk/Photo by Shino Nakamura on Unsplash

Memanen mangga pada waktu dan cara yang tepat menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas buah agar tidak mudah busuk. Dengan menerapkan tips memanen mangga agar tidak mudah busuk, Anda dapat memastikan buah yang dipetik memiliki rasa manis optimal serta masa simpan yang lebih panjang. Proses ini meliputi penentuan tingkat kematangan, teknik pemetikan yang benar, penanganan awal setelah panen, hingga metode penyimpanan yang efektif.

Setiap langkah dalam proses ini berperan penting dalam mencegah kerusakan dan pembusukan dini. Pemahaman yang baik mengenai indikator kematangan, penggunaan alat yang sesuai, serta perlakuan pascapanen akan sangat membantu dalam mempertahankan kesegaran buah mangga hingga siap dikonsumsi atau dipasarkan.

Menentukan Waktu dan Ciri Kematangan Mangga

Tips Memanen Mangga agar Tidak Mudah Busuk/AIGenerated
Tips Memanen Mangga agar Tidak Mudah Busuk/AIGenerated

Waktu Panen yang Tepat

Buah mangga sebaiknya dipanen sekitar 100 hingga 150 hari setelah pohon berbunga. Meskipun demikian, umur panen dapat bervariasi antara 75 hingga 107 hari setelah muncul bunga, tergantung pada iklim dan varietas mangga. Pemanenan paling baik dilakukan pada pagi hari untuk menghindari panas terik. Penting juga untuk memetik mangga saat cuaca cerah dan kering, karena kelembapan tinggi akibat hujan dapat membuat kulit buah lebih mudah busuk.

Ciri-ciri Mangga Siap Panen

Beberapa indikator kematangan mangga yang siap panen meliputi:

  • Perubahan Warna Kulit

    Kulit mangga yang matang penuh akan berubah warna menjadi lebih gelap, bisa kuning, oranye, atau merah, tergantung varietasnya. Sebagai contoh, mangga Kiojay yang siap panen akan mulai berubah warna dari hijau menjadi kekuningan. Namun, beberapa varietas seperti Arumanis tetap hijau tua mengilap, Harum Manis hijau kekuningan, dan Manalagi hijau kekuningan pucat.

  • Aroma Khas

    Mangga yang matang akan mengeluarkan aroma manis dan harum yang kuat, terutama di sekitar pangkal batangnya. Semakin kuat aromanya, semakin matang buah tersebut.

  • Tekstur Buah

    Tekstur buah akan terasa sedikit lunak saat ditekan, tetapi tidak lembek. Jika masih keras, buah belum matang, dan jika terlalu lunak, bisa jadi terlalu matang atau mulai membusuk.

  • Bentuk Buah

    Bentuk buah mulai membulat dan padat penuh, terutama pada bagian ujung buah.

  • Lapisan Lilin dan Lentisel

    Kulit buah akan tertutup lapisan lilin dan muncul bintik-bintik coklat (lentisel pecah) pada dua pertiga atau lebih dari panjang buah.

  • Tangkai Buah

    Tangkai buah akan berwarna kekuningan dan bekas cabang tangkai mulai mengering.

  • Uji Ketukan dan Tenggelam

    Buah yang sudah masak akan menghasilkan bunyi tidak nyaring saat diketuk dan akan tenggelam jika dimasukkan ke dalam air.

Teknik Memetik Mangga yang Tepat

Tips Memanen Mangga agar Tidak Mudah Busuk/AIGenerated
Tips Memanen Mangga agar Tidak Mudah Busuk/AIGenerated

Teknik pemanenan yang benar sangat penting untuk mencegah kerusakan fisik pada buah yang berpotensi memicu pembusukan. Kesalahan dalam memetik dapat melukai buah dan memperpendek masa simpannya.

Alat Pemanen

Untuk hasil panen yang rapi dan aman, gunakan alat pemetik buah berupa tongkat panjang dengan cakar logam di ujungnya. Alat ini berfungsi untuk menjangkau dan menarik buah mangga tanpa merusaknya. Alternatifnya, gunakan gunting atau pisau tajam yang steril untuk memotong batang buah dengan hati-hati.

Cara Memetik

Potong tangkai buah dengan menyisakan sekitar 1-2 cm tangkai yang terhubung dengan buah. Setelah dipotong, segera posisikan buah dengan tangkai menghadap ke bawah agar getah tidak mengotori buah. Hindari menarik atau memutar buah mangga saat memetiknya karena tindakan ini dapat merusak buah.

Penanganan Getah

Getah mangga dapat menyebabkan kondisi yang disebut "Sap Burn", yaitu munculnya warna coklat seperti terbakar pada kulit buah, yang dapat mempercepat pembusukan. Untuk mengatasi ini, setelah dipanen, buah mangga dapat direndam dalam larutan Mango Wash sebanyak 2,5 gram per 100 liter air atau Kalsium Oksid sebanyak 200 gram per 100 liter air. Perendaman maksimal 2 menit ini bertujuan untuk menghilangkan minyak yang terkandung dalam getah buah mangga yang baru dipetik.

Penanganan Awal Setelah Panen

Ilustrasi Memanen Mangga/Photo by Kaysha on Unsplash
Ilustrasi Memanen Mangga/Photo by Kaysha on Unsplash

Penanganan yang tepat segera setelah panen sangat krusial untuk mencegah mangga cepat busuk dan mempertahankan kualitasnya. Langkah-langkah ini akan meminimalkan risiko kontaminasi dan kerusakan.

Pencucian dan Perlakuan Awal

Setelah dipanen, mangga rentan terserang penyakit yang mungkin sudah terbawa sebelum dipetik atau infeksi yang terjadi selama pemanenan. Penanggulangan penyakit pascapanen dapat dilakukan dengan menggunakan air panas atau fungisida. Pencucian tangkai buah mangga juga penting karena umumnya akan mengeluarkan banyak getah saat dipanen.

Sortasi atau Pemilihan Buah

Lakukan sortasi atau pemilihan buah untuk memisahkan buah yang rusak atau busuk. Pilih mangga dengan kualitas baik sejak awal, yaitu yang masih agak keras namun sudah menunjukkan tanda kematangan, memiliki warna kulit cerah, dan aroma harum khas. Hindari buah dengan bintik hitam, retak, atau luka, karena ini menandakan buah sudah terlalu matang dan tidak cocok untuk disimpan lama.

Pemeraman (jika diperlukan)

Pemeraman bertujuan untuk mendapatkan keserentakan buah mangga yang matang dalam jumlah besar. Proses ini dapat dilakukan dengan pengasapan dari pembakaran daun dan ranting selama 3 hari, atau menggunakan gas asetilen dari etilen murni selama 24 jam.

Cara Menyimpan Mangga agar Tahan Lama

Buah mangga
Ilustrasi buah mangga | Morris Lowery Jr dari Pexels

Penyimpanan yang benar setelah panen dan penanganan awal akan sangat membantu dalam menjaga mangga agar tidak mudah busuk dan memperpanjang masa simpannya.

Penyimpanan Suhu Ruang (untuk mangga belum matang)

Mangga yang belum matang sebaiknya disimpan pada suhu ruang, idealnya 18-22 derajat Celcius, di tempat yang sejuk, teduh, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Suhu dingin dapat menghambat proses pematangan alami. Untuk mempercepat pematangan, mangga bisa dibungkus dengan kertas cokelat atau kantong kertas, atau disimpan bersama buah penghasil gas etilen seperti pisang atau apel.

Penyimpanan Dingin (untuk mangga matang)

Mangga yang sudah matang dapat disimpan di dalam kulkas untuk menghentikan proses pematangan dan memperpanjang kesegarannya. Mangga idealnya disimpan pada suhu 10-13°C untuk memperlambat respirasi dan menghambat pertumbuhan mikroorganisme.

Penyimpanan di bawah suhu ini tidak disarankan karena dapat menyebabkan chilling injury, yang ditandai dengan kulit menghitam dan daging buah menjadi keras. Mangga matang yang disimpan di lemari es umumnya dapat bertahan sekitar enam hari.

Teknik Penyimpanan Lanjutan

  • Edible Coating

    Penggunaan pelapis yang dapat dimakan, seperti kitosan, alginat, atau pati, dapat mengurangi kehilangan air, memperlambat respirasi, dan mencegah infeksi jamur. Lapisan tipis semi-permeabel ini membantu menjaga laju pertukaran gas tetap stabil, sehingga dapat memperpanjang masa simpan hingga 14 hari lebih lama.

  • Modified Atmosphere Packaging (MAP)

    Teknik ini mengatur komposisi oksigen dan karbon dioksida dalam kemasan untuk memperlambat respirasi mangga, sehingga memperpanjang kesegarannya.

  • Pembekuan

    Untuk penyimpanan jangka panjang, mangga dapat dikupas, dipotong menjadi irisan atau dadu, dan dibekukan. Susun potongan mangga di atas loyang berlapis kertas roti agar tidak saling menempel sebelum dimasukkan ke dalam freezer selama 2 jam hingga semalaman.

Dengan menerapkan tips memanen mangga agar tidak mudah busuk ini, Anda dapat memastikan buah mangga yang dipanen memiliki kualitas terbaik, rasa yang manis, dan masa simpan yang lebih lama, sehingga mengurangi kerugian akibat pembusukan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tips Memanen Mangga agar Tidak Mudah Busuk

1. Kapan waktu terbaik untuk memanen mangga agar tidak mudah busuk?

Mangga sebaiknya dipanen sekitar 100-150 hari setelah berbunga, pada pagi hari saat cuaca cerah, untuk menghindari kelembapan tinggi yang dapat memicu pembusukan.

2. Apa saja ciri-ciri mangga yang siap panen?

Ciri-ciri mangga siap panen meliputi perubahan warna kulit (tergantung varietas), aroma manis yang kuat, tekstur sedikit lunak saat ditekan, bentuk buah padat, adanya lapisan lilin, dan tangkai buah yang mengering.

3. Bagaimana cara memanen mangga yang benar untuk mencegah kerusakan?

Gunakan alat pemetik atau gunting/pisau tajam untuk memotong tangkai buah dengan menyisakan 1-2 cm, lalu posisikan buah dengan tangkai menghadap ke bawah agar getah tidak mengotori buah. Hindari menarik atau memutar buah.

4. Apa yang harus dilakukan segera setelah mangga dipanen?

Setelah dipanen, mangga dapat direndam dalam larutan Mango Wash atau Kalsium Oksid selama maksimal 2 menit untuk menghilangkan getah, kemudian lakukan sortasi untuk memisahkan buah yang rusak.

5. Bagaimana cara menyimpan mangga agar tidak cepat busuk?

Mangga yang belum matang disimpan di suhu ruang, sedangkan mangga matang disimpan di kulkas pada suhu 10-13°C. Teknik lain seperti edible coating atau pembekuan juga dapat memperpanjang masa simpan.

Rekomendasi