Trik Memasak untuk Satu Orang agar Tidak Banyak Sisa, Cara Sederhana yang Bisa Menghemat Bahan

Panduan memasak satu porsi agar bahan tidak cepat terbuang, lebih hemat, praktis, dan tetap lezat setiap hari.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Trik Memasak untuk Satu Orang agar Tidak Banyak Sisa, Cara Sederhana yang Bisa Menghemat Bahan
Memasak (AI Generated)

Trik memasak untuk satu orang sebenarnya tidak harus rumit, meski banyak orang yang tinggal sendiri sering merasa belanja bahan makanan justru lebih boros karena ukuran kemasan di supermarket cenderung dibuat untuk beberapa porsi sekaligus. Dengan sedikit perencanaan, bahan yang sama dapat dipakai untuk beberapa menu berbeda tanpa membuat Anda harus makan hidangan identik selama berhari-hari.

Memasak sendiri juga memberi keuntungan karena Anda bisa lebih bebas menentukan porsi, rasa, dan jadwal makan sesuai kebutuhan. Tantangannya adalah mengetahui kapan harus membeli sedikit, kapan lebih hemat membeli kemasan besar untuk dibagi, serta bagaimana menyimpan bahan agar tetap layak digunakan, sehingga dapur tidak dipenuhi bahan setengah terpakai yang akhirnya terlupakan.

1. Tentukan Porsi Sebelum Mulai Memasak

nasi putih
Ilustrasi nasi putih/copyright freepik/Jcomp

Salah satu trik memasak yang paling sederhana adalah menentukan jumlah makanan yang benar-benar akan disantap sebelum kompor dinyalakan, bukan menyesuaikan porsi dengan banyaknya bahan yang kebetulan tersedia di kulkas. Cara ini membantu Anda mengukur nasi, lauk, sayur, dan bumbu secara lebih realistis sehingga masakan tidak otomatis menjadi dua atau tiga porsi hanya karena memakai wajan berukuran besar.

Anda juga bisa menggunakan mangkuk, gelas, sendok takar, atau wadah makan yang biasa dipakai sebagai patokan praktis tanpa harus menimbang semua bahan setiap hari. Setelah beberapa kali memasak, Anda akan semakin memahami seberapa banyak beras, mi, sayur, atau protein yang cukup untuk sekali makan, sehingga mengatur porsi menjadi kebiasaan yang terasa alami.

2. Pilih Bahan yang Bisa Digunakan untuk Beberapa Menu

Untuk orang yang memasak sendiri, bahan serbaguna jauh lebih berguna dibandingkan bahan yang hanya cocok untuk satu resep tertentu. Telur, ayam, tahu, tempe, wortel, kol, tomat, kentang, daun bawang, dan beberapa bumbu dasar dapat dipadukan ke dalam tumisan, sup, nasi goreng, omelet, atau hidangan berkuah sehingga peluang bahan tersisa terlalu lama menjadi lebih kecil.

Trik memasak seperti ini juga membuat menu mingguan terasa lebih bervariasi meskipun daftar belanjanya tidak panjang, karena satu bahan dapat memperoleh perlakuan berbeda setiap hari. Ayam yang hari ini dimasak kecap, misalnya, dapat disisihkan dalam kondisi belum berbumbu untuk dijadikan tumisan sayur atau isian nasi pada hari berikutnya, sehingga Anda tidak merasa sedang menghabiskan sisa menu yang sama.

3. Bagi Bahan Menjadi Porsi Kecil Setelah Belanja

Bahan masakan
Bahan-Bahan Cumi Masak Kuning. (Foto: AI Generated)

Begitu pulang dari berbelanja, hindari langsung memasukkan semua daging, ayam, ikan, atau bahan lain dalam satu wadah besar apabila Anda tidak berencana memasaknya sekaligus. Pisahkan bahan menjadi beberapa paket sekali masak, lalu simpan sesuai kebutuhan agar saat lapar Anda hanya perlu mengambil jumlah yang akan digunakan tanpa harus mencairkan atau membuka seluruh stok.

Kebiasaan membagi bahan sejak awal merupakan trik memasak yang sangat membantu karena keputusan soal porsi sudah dibuat ketika Anda masih memiliki waktu dan belum terburu-buru menyiapkan makanan. Beri label sederhana jika diperlukan, terutama pada bahan yang bentuknya mirip, sehingga isi freezer atau kulkas lebih mudah dipantau dan tidak ada paket yang terus terdorong ke bagian belakang sampai terlupakan.

4. Manfaatkan Freezer untuk Memperpanjang Usia Bahan

Freezer dapat menjadi ruang penyimpanan strategis bagi orang yang tinggal sendiri, bukan sekadar tempat menyimpan es batu atau makanan beku kemasan. Anda bisa membekukan bahan mentah dalam porsi kecil, bumbu halus yang sudah ditumis, roti, sebagian makanan matang, atau komponen tertentu yang memang cocok dibekukan, sehingga bahan tidak harus dipaksakan habis dalam satu atau dua hari.

Agar trik memasak ini benar-benar efektif, simpan makanan dalam wadah berukuran sesuai satu kali makan dan beri tanggal pada kemasannya agar stok yang lebih lama dapat digunakan lebih dahulu. Hindari memasukkan semuanya ke satu wadah besar, sebab tujuan utama pembekuan untuk satu orang adalah memberi kebebasan mengambil satu porsi tanpa perlu mencairkan seluruh makanan sekaligus.

5. Jangan Terpaku pada Takaran Resep untuk Banyak Orang

Resep Masakan Rumahan Pakai Bahan Terjangkau yang Bisa Siap dalam 30 Menit
Mencuci dan memotong sayuran sekaligus di hari libur akan menghemat waktu memasak Anda hingga lima puluh persen. [Dok/Pexels/ShotPot].

Banyak resep dibuat untuk empat porsi atau lebih, tetapi Anda tidak harus mengikuti seluruh takarannya secara utuh ketika memasak sendiri. Bahan utama biasanya mudah dikurangi menjadi setengah atau seperempat, sementara bumbu dapat dimasukkan secara bertahap sambil mencicipi agar rasa tetap seimbang, terutama untuk garam, gula, saus, cabai, dan bahan dengan rasa kuat.

Trik memasak saat mengecilkan resep adalah menggunakan angka sebagai panduan awal, bukan aturan yang membuat proses memasak menjadi merepotkan. Ada bahan tertentu yang memang sulit dibagi secara matematis, sehingga lebih praktis menyesuaikan komposisi berdasarkan tekstur dan rasa; dengan latihan, Anda akan semakin cepat mengenali takaran kecil yang pas tanpa harus terus menghitung pecahan resep.

6. Pilih Sayuran yang Mudah Diolah dalam Porsi Kecil

Saat belanja, pertimbangkan bukan hanya sayuran apa yang Anda suka, tetapi juga seberapa mudah bahan tersebut digunakan sedikit demi sedikit tanpa membuat sisanya sulit dimanfaatkan. Wortel, kol, buncis, brokoli, sawi, jamur, atau sayuran lain yang cocok untuk berbagai metode memasak biasanya lebih praktis karena dapat masuk ke tumisan, sup, telur, mi, maupun nasi.

Selain memilih jenis yang fleksibel, belilah jumlah yang masuk akal dan susun menu berdasarkan bahan yang perlu digunakan lebih cepat. Trik memasak ini membantu Anda melihat isi kulkas sebagai kumpulan bahan yang bisa saling dipadukan, bukan sebagai bahan khusus untuk satu resep, sehingga setengah wortel atau beberapa lembar kol tetap mempunyai tujuan pada hidangan berikutnya.

7. Beli Kemasan Kecil Jika Memang Lebih Sesuai

Inspirasi Menu Protein yang Bisa Disiapkan untuk Beberapa Hari
Mulai dari bahan sederhana dapat diolah menjadi menu meal prep yang lezat, praktis, dan mudah disimpan. (Foto/Dok: Pexels)

Kemasan besar sering terlihat lebih ekonomis berdasarkan harga per gram, tetapi keuntungan tersebut hilang jika sebagian isinya akhirnya rusak atau dibuang. Untuk bahan yang jarang digunakan, cepat berubah kualitas, atau hanya diperlukan sedikit dalam satu masakan, kemasan kecil dapat menjadi pilihan yang lebih masuk akal meskipun harga per satuannya sedikit lebih tinggi.

Anda juga dapat membeli beberapa bahan secara eceran jika tersedia, terutama buah, sayur, telur, atau protein yang tidak perlu disimpan terlalu banyak. Dengan strategi belanja seperti ini, fokus penghematan bergeser dari mencari harga termurah per kemasan menjadi memastikan sebanyak mungkin bahan yang dibeli benar-benar masuk ke piring dan tidak berakhir di tempat sampah.

8. Siapkan Komponen Dasar, Bukan Selalu Menu Lengkap

Meal prep untuk satu orang tidak harus berarti memasak lima kotak menu identik sekaligus pada hari Minggu. Cara yang lebih fleksibel adalah menyiapkan beberapa komponen dasar, misalnya nasi, protein berbumbu ringan, telur matang, sayuran yang sudah dicuci, atau saus sederhana, kemudian menggabungkannya secara berbeda sesuai selera dan waktu yang tersedia.

Pendekatan ini membuat Anda tetap mendapatkan manfaat dari persiapan makanan tanpa cepat bosan dengan rasa yang sama. Nasi dan ayam yang sudah disiapkan, misalnya, dapat menjadi rice bowl pada siang hari lalu dikombinasikan dengan sayuran sebagai nasi goreng pada kesempatan lain, sehingga bahan cepat habis tetapi pengalaman makannya tetap terasa berbeda.

9. Jadikan Sisa Bahan sebagai Bagian dari Menu Berikutnya

Cara Menyimpan Nasi agar Tidak Basi dan Tahan Lama
Ilustrasi Mencuci Beras dengan Benar Sebelum Memasak. Foto: AI Generated

Sisa bahan tidak selalu berarti sisa makanan matang; setengah bawang bombai, sedikit daun bawang, beberapa potong sayur, atau sebagian saus juga perlu direncanakan penggunaannya. Sebelum membeli bahan tambahan, biasakan melihat isi kulkas dan menanyakan apa yang paling perlu digunakan terlebih dahulu, kemudian bangun menu sederhana dari bahan tersebut.

Ini merupakan trik memasak yang efektif untuk mengurangi pemborosan karena Anda mulai merancang makanan dari apa yang sudah dimiliki, bukan selalu mengikuti resep baru yang membutuhkan daftar belanja baru. Sayur yang tinggal sedikit bisa masuk ke omelet atau sup, nasi dapat diolah kembali menjadi nasi goreng, sedangkan protein matang dapat dijadikan topping atau isian menu lain.

10. Masak Dua Porsi Hanya Jika Sudah Ada Rencana untuk Porsi Kedua

Memasak dua porsi justru dapat menghemat waktu dan tenaga selama Anda sudah mengetahui kapan porsi kedua akan dimakan. Satu porsi bisa disantap saat itu juga, sedangkan satu lagi dimasukkan ke wadah tertutup untuk makan berikutnya, sehingga Anda tidak perlu menyalakan kompor setiap kali lapar tetapi tetap memiliki kontrol terhadap jumlah makanan yang tersimpan.

Kuncinya adalah membedakan antara sengaja memasak ekstra dan tanpa sadar memasak terlalu banyak. Dengan trik memasak yang terencana, porsi kedua memiliki tujuan yang jelas, misalnya untuk makan siang besok atau disimpan di freezer, sehingga makanan tidak dibiarkan berulang kali tertunda sampai akhirnya kehilangan kualitas atau terlupakan di bagian belakang kulkas.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Trik Memasak untuk Satu Orang

1. Bagaimana Cara Menentukan Porsi Makan untuk Satu Orang?

Mulailah dari jumlah yang biasanya benar-benar Anda habiskan dalam satu kali makan, kemudian gunakan mangkuk, sendok, gelas, atau wadah yang sama sebagai patokan agar porsinya lebih konsisten.

2. Apakah Lebih Hemat Memasak Sendiri untuk Satu Orang?

Bisa lebih hemat apabila belanja dilakukan sesuai kebutuhan, bahan dipakai lintas menu, dan makanan tidak banyak terbuang karena membeli atau memasak secara berlebihan.

3. Apa Bahan Makanan yang Praktis untuk Orang yang Tinggal Sendiri?

Telur, tahu, tempe, ayam dalam porsi kecil, wortel, kol, kentang, serta beberapa bahan beku termasuk pilihan fleksibel karena dapat digunakan dalam banyak jenis menu.

4. Bagaimana Cara agar Bahan Makanan Tidak Cepat Terbuang?

Buat daftar menu sederhana, prioritaskan bahan yang perlu segera digunakan, pisahkan stok menjadi porsi kecil, dan manfaatkan freezer untuk bahan yang memang cocok disimpan beku.

5. Apakah Meal Prep Cocok untuk Satu Orang?

Cocok, tetapi lebih fleksibel jika yang disiapkan berupa beberapa komponen dasar daripada banyak kotak berisi menu identik, sehingga Anda tetap bisa mengubah kombinasi makanan sesuai selera.

Rekomendasi