Resep perkedel labu kuning bisa menjadi pilihan bagi Anda yang sedang mencari ide untuk lauk di rumah. Bahan utama berupa labu, mudah dujumpai di berbagai pasar tradisional dan bisa menghasilkan tekstur yang empuk dan tetap nikmat disantap.
Labu kuning akan mudah dikreasikan setelah dikukus atau direbus, lalu dicampur dengan bahan lain seperti telur ayam maupun bumbu-bumbu seperti bawang. Meski selama ini dianggap kurang lazim dijadikan lauk makan bercita rasa asin, perkedel labu kuning nyatanya memiliki rasa gurih yang nikmat.
Apakah Anda saat ini sedang bingung mencari ide memasak lauk rumahan? Jika iya, resep perkedel labu kuning ala Merdeka.com berikut bisa Anda coba dan kreasikan. Simak informasi selengkapnya, kami hadirkan, Senin (7/9).
Advertisement
Bahan yang Dibutuhkan untuk Resep Perkedel Labu Kuning
Sebelum membuat perkedel, Anda perlu menyiapkan sejumlah bahan agar proses memasak bisa segera dilakukan. Labu kuning menjadi bahan utama yang memberikan rasa dan tekstur pada perkedel, sedangkan tepung digunakan untuk membantu menyatukan adonan, sementara telur membantu membuat bagian luar perkedel tidak mudah terlepas ketika digoreng.
- 300 gram labu kuning, kupas dan potong.
- 2 siung bawang putih.
- 2 butir bawang merah.
- 1 batang daun bawang.
- 1 butir telur.
- 3 sendok makan tepung terigu.
- 1/2 sendok teh garam.
- 1/4 sendok teh merica bubuk.
- Minyak secukupnya untuk memasak.
Advertisement
Cara Menyiapkan Labu Kuning
Labu perlu dimasak sampai bagian dagingnya bisa dihancurkan menggunakan garpu. Setelah itu, labu perlu ditiriskan agar air yang tersisa tidak membuat adonan terlalu lembek ketika dicampur dengan bahan lain.
- Kukus potongan labu selama sekitar 15 menit.
- Angkat dan biarkan uap panas berkurang.
- Hancurkan labu menggunakan garpu.
- Tekan labu untuk mengurangi air yang tersisa.
- Sisihkan labu sebelum dicampur dengan bahan lain.
Advertisement
Cara Membuat Adonan Perkedel Labu
Setelah labu siap, campurkan dengan bawang yang sudah dihaluskan, daun bawang, telur, tepung, garam, dan merica. Aduk semua bahan sampai tercampur dan adonan bisa dibentuk menggunakan tangan atau sendok.
Bentuk adonan menjadi bulatan atau pipihkan sesuai kebutuhan. Usahakan ukuran setiap perkedel tidak terlalu berbeda agar proses memasaknya berlangsung dalam waktu yang hampir sama.
Jika adonan masih sulit dibentuk, tambahkan tepung sedikit demi sedikit. Sebaliknya, jika adonan sudah bisa dibentuk, tidak perlu menambahkan tepung lagi karena penggunaan tepung dalam jumlah banyak bisa mengubah tekstur perkedel.
Advertisement
Cara Memasak Perkedel Labu Kuning
Perkedel bisa dimasak menggunakan wajan dengan minyak atau menggunakan oven dan alat penggoreng tanpa banyak minyak. Pilihan cara memasak bisa disesuaikan dengan peralatan yang tersedia di rumah dan kebutuhan jumlah minyak yang digunakan.
- Panaskan sedikit minyak dalam wajan.
- Masukkan perkedel secara bertahap.
- Masak sampai kedua sisi matang.
- Balik menggunakan spatula agar bentuknya tetap utuh.
- Angkat dan tiriskan sebelum disajikan.
Jika menggunakan oven, susun perkedel pada loyang yang sudah diberi sedikit minyak. Masak sampai bagian permukaannya matang, lalu keluarkan dan biarkan suhunya turun sebelum disajikan.
Advertisement
Cara Membuat Perkedel Labu Lebih Rendah Kalori
Jumlah kalori dalam perkedel dipengaruhi oleh bahan dan cara memasaknya. Minyak yang terserap selama proses menggoreng bisa menambah asupan energi, sehingga penggunaan minyak menjadi salah satu hal yang bisa diperhatikan ketika membuat resep perkedel.
Mengukus labu sebelum diolah juga membantu menghindari penggunaan minyak pada tahap awal. Setelah adonan terbentuk, perkedel bisa dimasak menggunakan sedikit minyak di wajan atau menggunakan oven.
Bahan tambahan seperti tepung juga sebaiknya digunakan secukupnya. Perkedel tetap membutuhkan bahan pengikat agar tidak mudah hancur, tetapi jumlahnya tidak perlu berlebihan selama labu sudah ditiriskan dengan baik.
Advertisement
Tips Menyimpan Perkedel Labu Kuning
Perkedel yang belum dimasak bisa disimpan untuk kebutuhan berikutnya selama penanganannya dilakukan dengan benar. Setelah adonan dibentuk, letakkan perkedel dalam wadah tertutup dan pisahkan setiap bagian agar tidak saling menempel.
Perkedel yang sudah matang juga bisa disimpan setelah suhunya turun. Masukkan ke dalam wadah tertutup, kemudian simpan di lemari pendingin jika tidak segera dikonsumsi. Saat akan dimakan, panaskan kembali menggunakan wajan atau alat pemanas makanan.
Untuk menjaga keamanan makanan, jangan menyimpan perkedel terlalu lama pada suhu ruang. Jika muncul perubahan bau, warna, atau tekstur, sebaiknya makanan tidak dikonsumsi dan langsung dibuang.
Advertisement
Resep Perkedel Labu Bisa Disesuaikan dengan Bahan di Rumah
Resep perkedel labu kuning bisa dibuat dengan bahan yang tersedia di dapur. Bawang, daun bawang, telur, dan tepung dapat menjadi campuran dasar, sedangkan bahan lain bisa ditambahkan sesuai kebutuhan keluarga.
Daging ayam cincang, tahu, atau wortel dapat digunakan sebagai campuran selama jumlahnya tidak membuat adonan kehilangan bentuk. Penambahan bahan juga bisa menjadi cara untuk membuat satu resep digunakan dalam beberapa variasi menu.
Dengan bahan yang mudah ditemukan dan cara memasak yang sederhana, perkedel labu kuning bisa menjadi pilihan untuk mengolah labu yang tersedia di rumah. Cara memasaknya juga bisa disesuaikan agar penggunaan minyak tidak berlebihan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Perkedel Labu Kuning
1. Apakah labu kuning bisa dibuat menjadi perkedel?
Bisa. Labu kuning perlu dikukus atau direbus terlebih dahulu, kemudian dihaluskan dan dicampur dengan bahan pengikat sebelum dibentuk menjadi perkedel.
2. Mengapa perkedel labu mudah hancur?
Perkedel bisa mudah hancur jika labu masih mengandung banyak air atau bahan pengikat yang digunakan terlalu sedikit. Labu perlu ditiriskan sebelum dicampur.
3. Apakah perkedel labu kuning bisa dibuat tanpa digoreng?
Bisa. Perkedel dapat dimasak menggunakan oven atau alat penggoreng tanpa banyak minyak sesuai peralatan yang tersedia di rumah.
4. Apa pengganti tepung terigu untuk perkedel labu?
Tepung tapioka, tepung beras, atau kentang yang dihaluskan bisa digunakan sebagai pilihan bahan pengikat, dengan jumlah yang disesuaikan agar adonan bisa dibentuk.
5. Apakah perkedel labu kuning bisa disimpan?
Bisa. Perkedel yang sudah matang dapat disimpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin dan dipanaskan kembali sebelum dikonsumsi.