Kehadiran semut pada tanaman seringkali menjadi perhatian para pencinta kebun. Sebagaimana melansir laman The Spruce, meskipun akar tanaman bukanlah sumber makanan, aktivitas semut menyebabkan kerusakan melalui pembangunan sarang, pembuatan terowongan, dan pengunyahan yang tidak disengaja. Bibit tanaman sangat rentan, dan terlalu banyak semut dapat menyebabkan kematian tanaman. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengusir semut tanpa merusak akar tanaman menggunakan metode alami dan aman.
Berbagai bahan rumahan dan pendekatan ramah lingkungan bisa menjadi solusi efektif. Dengan menerapkan cara-cara ini, Anda dapat menjaga tanaman tetap sehat dan subur tanpa khawatir akar akan rusak. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Merdeka.com pada Minggu (2/8/2026).
Advertisement
1. Efektivitas Sabun Cuci Piring sebagai Pengusir Semut
Salah satu metode ampuh untuk mengusir semut tanpa merusak akar tanaman adalah dengan memanfaatkan larutan sabun cuci piring. Anda bisa mencampurkan satu sendok teh sabun cuci piring atau sabun Sunlight ke dalam satu liter air hangat. Setelah itu, kocok larutan hingga tercampur rata dan berbusa.
Larutan ini bekerja sebagai insektisida kontak yang efektif dan terjangkau. Air sabun mampu memecah tegangan permukaan air dan menembus sistem pernapasan semut, menyebabkan mereka menjauh dari tanaman.
Semprotkan larutan ini ke seluruh bagian tanaman yang terinfeksi semut, terutama pada malam hari saat semut cenderung lebih aktif. Sabun yang mengandung minyak peppermint juga dapat meningkatkan efektivitas larutan ini. Setelah penyemprotan, bilas tanaman dengan air bersih keesokan paginya. Langkah ini penting untuk menghilangkan residu sabun yang berpotensi menyumbat pori-pori daun.
Advertisement
2. Manfaatkan Aroma Asam dari Cuka dan Jeruk
Melansir laman The Spruce, larutan cuka dan jeruk dengan perbandingan yang sama bertindak sebagai pengusir serangga. Sifat asam pada bahan-bahan ini tidak disukai semut dan dapat mengganggu jejak feromon mereka.
Campurkan cuka putih dan air dengan perbandingan 50:50, lalu semprotkan campuran ini di sekitar area tanaman. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan air perasan kulit jeruk atau lemon yang dilarutkan dalam air. Penting untuk menyemprotkan campuran ini di sekitar area tanaman, bukan langsung pada daun yang rapuh, guna menghindari potensi kerusakan.
Semut sangat membenci bau kuat dari buah jeruk. Oleh karena itu, kulit jeruk atau lemon dapat disebarkan di sekitar pot atau tanaman yang menjadi jalur masuk semut. Aroma kulit jeruk yang menyengat dari senyawa d-limonene dapat mengganggu kawanan semut. Kulit jeruk mengandung limonene, senyawa alami yang beracun bagi serangga tetapi aman untuk tanaman. Anda juga bisa merebus kulit jeruk selama 15 menit, menghaluskannya bersama air rebusan, lalu menuangkan campuran tersebut di sekeliling tanaman.
Advertisement
3. Kekuatan Aroma Bumbu Dapur untuk Menjauhkan Semut
Berbagai bumbu dapur dengan aroma kuat dapat menjadi cara mengusir semut tanpa merusak akar tanaman. Bumbu-bumbu ini memiliki aroma yang tidak disukai semut dan berfungsi sebagai pengusir alami.
- Lada dan Cengkeh: Taburkan lada hitam, lada merah, atau bubuk cengkeh di sekitar pangkal tanaman. Aroma pedas dan menyengat akan membuat semut menjauh. Cengkeh mengandung senyawa eugenol yang menghasilkan aroma tidak menyenangkan bagi semut.
- Kayu Manis: Bubuk kayu manis juga memiliki aroma kuat yang dapat mengganggu semut. Taburkan di sekitar pot atau area yang dilalui semut. Kayu manis mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP) pada tahun 2014. Kayu manis tidak akan membunuh semut, melainkan mencegah mereka mendekat. Selain itu, bawang putih juga memiliki aroma kuat yang tidak disukai semut.
Advertisement
4. Ampas Kopi, Pengusir Sekaligus Pupuk Alami
Ampas kopi adalah cara mengusir semut tanpa merusak akar tanaman yang ramah lingkungan dan memiliki manfaat ganda. Kandungan kafein yang tersisa dalam ampas kopi dapat berfungsi sebagai pengusir hama alami. Aroma dan sifat kafein yang pahit tidak disukai oleh beberapa jenis hama kebun, termasuk semut.
Ampas kopi yang masih basah bisa ditaburkan di sekitar area tempat semut berkumpul. Aroma kuat yang dihasilkan oleh ampas kopi akan mengusir semut karena mereka tidak suka dengan bau tersebut. Selain itu, ampas kopi juga bisa memperbaiki struktur tanah dan menjadi pupuk alami bagi tanaman karena kandungan nitrogen, fosfor, dan kaliumnya.
Advertisement
5. Diatomaceous Earth, Solusi Alami yang Abrasif
Diatomaceous Earth (DE) adalah bubuk alami yang efektif sebagai cara mengusir semut tanpa merusak akar tanaman. Bubuk ini terbuat dari fosil diatom dan bersifat abrasif secara mikroskopis. Ketika semut bersentuhan dengan bubuk ini, partikel tajam mikroskopisnya akan menggores lapisan lilin pelindung pada cangkang luar serangga, menyebabkan dehidrasi hingga kematian.
Taburkan diatomaceous earth tingkat makanan (food-grade) di sekitar pangkal tanaman atau di jalur semut. Pastikan untuk mengaplikasikannya saat kondisi kering, karena efektivitasnya berkurang saat basah. Meskipun aman bagi manusia dan hewan peliharaan, disarankan untuk berhati-hati agar tidak terhirup.
Advertisement
6. Tanam Tanaman Pengusir Semut di Sekitar Area
Menanam tanaman tertentu di sekitar area yang sering diserang semut adalah cara mengusir semut tanpa merusak akar tanaman secara preventif. Beberapa tanaman secara alami menghasilkan senyawa yang tidak disukai semut.
- Mint (Peppermint, Spearmint): Tanaman mint memiliki aroma kuat yang dapat mengusir semut. Tanam mint di dekat tanaman yang sering diserang semut. Minyak esensial peppermint juga bisa digunakan sebagai semprotan.
- Marigold: Bunga marigold juga dikenal sebagai pengusir serangga alami, termasuk semut.
- Catnip: Tanaman ini mengandung nepetalactone, senyawa yang juga efektif mengusir semut.
Advertisement
7. Putuskan Siklus Hama dengan Mengatasi Sumber Makanan
Mengatasi akar masalah adalah cara mengusir semut tanpa merusak akar tanaman yang paling berkelanjutan. Semut sering tertarik pada tanaman karena adanya hama lain seperti kutu daun, kutu putih, atau serangga sisik yang menghasilkan embun madu.
Semut bahkan melindungi hama-hama ini dari predator alami untuk memastikan pasokan makanannya. Gunakan metode alami untuk mengendalikan kutu daun, misalnya dengan menyemprotkan air bertekanan ringan, membersihkan dengan kapas, atau menggunakan pestisida nabati seperti minyak neem. Dengan menghilangkan sumber makanan, siklus hama dapat diputus sehingga semut tidak lagi tertarik untuk datang.
Advertisement
8. Ciptakan Penghalang Fisik Agar Semut Tak Mendekat
Membuat penghalang fisik adalah cara mengusir semut tanpa merusak akar tanaman dengan mencegah akses mereka ke tanaman. Oleskan gel petroleum atau pita perekat khusus di sekitar tepi pot untuk menciptakan penghalang yang sulit dilewati semut. Metode ini efektif untuk pot tanaman dan dapat mencegah semut mencapai bagian atas tanaman.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Mengusir Semut Tanpa Merusak Akar Tanaman
1. Mengapa semut sering muncul di tanaman?
Semut tertarik pada tanaman karena mencari sumber makanan, seperti embun madu yang dihasilkan oleh hama lain (misalnya kutu daun), atau mencari tempat berlindung yang lembap di sekitar akar tanaman.
2. Apakah semut berbahaya langsung bagi tanaman?
Semut tidak selalu merusak tanaman secara langsung, tetapi mereka dapat melindungi hama pengisap getah yang merusak tanaman. Aktivitas sarang semut juga bisa mengganggu struktur tanah dan akar tanaman, menyebabkan stres pada tumbuhan.
3. Bahan alami apa saja yang efektif mengusir semut?
Beberapa bahan alami yang bisa digunakan antara lain larutan sabun cuci piring, cuka putih, air lemon/kulit jeruk, bubuk kayu manis, lada, cengkeh, ampas kopi, dan Diatomaceous Earth (DE).
4. Bagaimana ampas kopi dapat mengusir semut?
Ampas kopi mengusir semut karena aroma kuat dan sifat pahit kafein yang tidak disukai semut. Selain itu, ampas kopi juga dapat berfungsi sebagai penghalang fisik.