Cara Merawat Bunga Vinca agar Berbunga Lebat dan Berwarna Cerah

Cara merawat bunga vinca agar berbunga lebat dengan penyiraman, pemupukan, dan sinar matahari yang tepat.

Ricka Milla Suatin
Oleh Ricka Milla Suatin - Reporter
Cara Merawat Bunga Vinca agar Berbunga Lebat dan Berwarna Cerah
Catharanthus roseus (Image by rminedaisy on unsplash)

Bunga vinca (Catharanthus roseus) menjadi salah satu tanaman hias favorit karena mampu menghasilkan bunga berwarna cerah hampir sepanjang tahun. Selain cantik, tanaman ini juga dikenal tahan terhadap cuaca panas sehingga cocok ditanam di pekarangan maupun di dalam pot.

Meski tergolong mudah dirawat, bunga vinca tetap membutuhkan perawatan yang tepat agar pertumbuhannya optimal dan rajin berbunga. Kesalahan dalam penyiraman, pencahayaan, maupun pemupukan dapat membuat tanaman lebih banyak menghasilkan daun daripada bunga.

Karena itu, pelajari cara merawat bunga vinca agar berbunga lebat, dihimpun Merdeka.com dari berbagai sumber, Jumat (31/7).

1. Tanam di Lokasi yang Mendapat Sinar Matahari Penuh

Ilustrasi paparan sinar matahari
Serum wajah dapat membantu menghindari risiko kerusakan yang disebabkan oleh paparan sinar UV. (Foto: Pexels/Lukas)

Bunga vinca membutuhkan sinar matahari langsung selama sekitar 6–8 jam setiap hari agar mampu menghasilkan bunga dalam jumlah banyak. Semakin cukup cahaya yang diterima, semakin baik pula proses fotosintesis yang mendukung pembentukan bunga.

Jika vinca ditanam di area yang terlalu teduh, tanaman biasanya tetap hidup, tetapi pertumbuhannya menjadi memanjang, batang tampak lemah, dan jumlah bunga berkurang. Warna bunga juga cenderung kurang cerah dibandingkan tanaman yang mendapatkan cahaya matahari optimal.

Apabila menanam vinca di dalam pot, letakkan pot di teras terbuka, balkon, atau halaman yang terkena sinar matahari pagi hingga siang. Hindari meletakkannya di bawah naungan pohon yang terlalu rapat atau di area yang hanya mendapatkan cahaya tidak langsung.

2. Gunakan Media Tanam yang Gembur dan Memiliki Drainase Baik

Ilustrasi Media Tanam Tanaman Monstera
Ilustrasi Media Tanam Tanaman Monstera (Photo by Lisa from Pexels)

Vinca tumbuh paling baik pada media tanam yang gembur, subur, dan mampu mengalirkan air dengan cepat. Akar tanaman ini kurang menyukai kondisi yang terlalu basah karena dapat memicu pembusukan akar.

Campuran media tanam dapat dibuat dari tanah, kompos atau pupuk kandang yang sudah matang, serta bahan berpori seperti pasir kasar atau sekam bakar. Kombinasi tersebut membantu menjaga keseimbangan antara ketersediaan air dan sirkulasi udara di sekitar akar.

Pastikan pot memiliki lubang drainase yang cukup agar kelebihan air dapat keluar dengan mudah. Jika ditanam langsung di tanah, pilih lokasi yang tidak mudah tergenang setelah hujan.

3. Siram Secukupnya dan Hindari Tanah Terlalu Basah

jamur 6
Siram tanaman secukupnya tanpa berlebihan/copyright pexels/Photo By: Kaboompics.com

Vinca termasuk tanaman yang cukup toleran terhadap kondisi kering setelah tumbuh mapan. Oleh karena itu, penyiraman sebaiknya dilakukan saat lapisan atas media tanam mulai mengering.

Penyiraman yang terlalu sering dapat membuat media terus-menerus lembap sehingga meningkatkan risiko penyakit jamur dan busuk akar. Kondisi tersebut juga dapat menghambat pembentukan bunga.

Lakukan penyiraman pada pagi hari agar tanaman memiliki waktu untuk mengering sebelum malam. Saat musim hujan, kurangi frekuensi penyiraman dan sesuaikan dengan kondisi kelembapan media tanam.

4. Berikan Pupuk Secara Teratur dengan Dosis Seimbang

Ilustrasi pupuk
Ilustrasi pupuk/Image by Free-Photos from Pixabay

Pemupukan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman sehingga vinca memiliki energi yang cukup untuk berbunga secara terus-menerus. Gunakan pupuk dengan dosis sesuai petunjuk agar tidak menyebabkan penumpukan garam pada media tanam.

Pupuk seimbang atau pupuk berbunga yang mengandung fosfor dan kalium dapat diberikan secara berkala sesuai rekomendasi produk. Hindari pemberian pupuk nitrogen secara berlebihan karena dapat merangsang pertumbuhan daun lebih banyak daripada bunga.

Selain pupuk kimia, Anda juga dapat menambahkan kompos matang sebagai sumber bahan organik. Bahan organik membantu memperbaiki struktur media tanam sekaligus menyediakan unsur hara secara bertahap.

5. Rutin Membuang Bunga yang Layu dan Memangkas Batang

Bunga Tapak Dara
Bunga Tapak Dara. (AI Generated)

Bunga yang sudah layu sebaiknya segera dipetik agar tanaman tidak menghabiskan energi untuk membentuk biji. Energi tersebut dapat dialihkan untuk menghasilkan tunas dan bunga baru.

Selain membuang bunga layu, lakukan pemangkasan ringan pada batang yang terlalu panjang atau tampak kurang rapi. Pemangkasan akan merangsang munculnya percabangan baru yang berpotensi menghasilkan lebih banyak bunga.

Gunakan gunting tanaman yang bersih dan tajam saat memangkas. Cara ini membantu menghasilkan luka potong yang lebih rapi sehingga tanaman dapat pulih dengan lebih cepat.

6. Jaga Tanaman dari Hama dan Penyakit

Ilustrasi Tapak Dara
Ilustrasi tapak dara. (Gambar oleh fastkitchen dari Pixabay)

Meskipun cukup tahan, bunga vinca tetap dapat diserang hama seperti kutu daun, kutu putih, atau tungau. Serangan hama dapat menghambat pertumbuhan dan mengurangi jumlah bunga yang dihasilkan.

Periksa daun, batang, dan kuncup bunga secara rutin agar hama dapat dideteksi sejak dini. Jika jumlahnya masih sedikit, hama dapat dibersihkan secara manual atau disemprot menggunakan air bertekanan ringan.

Selain hama, waspadai penyakit jamur yang sering muncul akibat kelembapan berlebih dan sirkulasi udara yang buruk. Menjaga jarak antartanaman, menghindari penyiraman berlebihan, serta memastikan drainase tetap baik merupakan langkah penting untuk menjaga vinca tetap sehat dan berbunga lebat.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Merawat Bunga Vinca agar Berbunga Lebat

1. Mengapa bunga vinca tidak kunjung berbunga meski tumbuh subur?

Salah satu penyebab paling umum adalah tanaman kurang mendapatkan sinar matahari. Selain itu, pemberian pupuk dengan kandungan nitrogen yang terlalu tinggi juga dapat memicu pertumbuhan daun berlebihan sehingga pembentukan bunga menjadi berkurang.

2. Seberapa sering bunga vinca perlu disiram?

Frekuensi penyiraman bergantung pada kondisi cuaca dan media tanam. Sebaiknya siram saat lapisan atas media mulai mengering. Hindari menyiram setiap hari jika media masih lembap karena dapat meningkatkan risiko busuk akar.

3. Apakah bunga vinca bisa ditanam di dalam pot?

Ya, bunga vinca sangat cocok ditanam di dalam pot asalkan menggunakan media tanam yang gembur, memiliki drainase yang baik, dan diletakkan di lokasi yang mendapat sinar matahari langsung selama 6–8 jam per hari.

4. Kapan waktu terbaik memangkas bunga vinca?

Pemangkasan dapat dilakukan secara rutin saat terdapat bunga yang layu atau batang tumbuh terlalu panjang. Pemangkasan ringan akan merangsang munculnya percabangan baru sehingga tanaman berpotensi menghasilkan lebih banyak bunga.

5. Apa jenis pupuk yang baik untuk membuat bunga vinca berbunga lebat?

Gunakan pupuk seimbang atau pupuk khusus tanaman berbunga yang mengandung fosfor (P) dan kalium (K) lebih tinggi untuk mendukung pembentukan bunga. Berikan sesuai dosis anjuran agar tanaman tetap sehat dan tidak mengalami kelebihan unsur hara.

Rekomendasi