Advertisement
Apakah lantai sering tercium bau tidak sedap setelah dibersihkan? Hal ini mungkin disebabkan oleh penggunaan kain pel yang jarang dicuci bersih. Yuk, lihat tips untuk mengatasi masalah ini.
Melakukan kegiatan membersihkan lantai secara teratur adalah salah satu cara untuk menjaga kebersihan dan kesegaran rumah tetap terjaga.
Namun, seringkali masalah yang muncul setelah proses penyapuan selesai adalah bau yang tidak sedap pada lantai.
Hal ini tidak hanya disebabkan oleh kekurangan cairan pembersih, tetapi juga bisa disebabkan oleh kondisi kain pel itu sendiri.
Apabila kain pel jarang dibersihkan atau hanya dibilas dengan air setelah digunakan, kotoran yang menempel pada kain pel akan terakumulasi, sehingga mengurangi efektivitas dalam proses membersihkan lantai.
Untuk itu, perhatikan beberapa tips untuk mengatasi masalah kotoran yang menempel pada kain pel. Informasi ini kami rangkum dari berbagai sumber pada hari Senin, 24 Juni 2024, yang akan kami paparkan selengkapnya.
Advertisement
Advertisement
- Garam
- Soda kue
- Sabun cuci piring
Advertisement
Pertama, persiapkan sebuah ember berisi air panas. Kemudian, campurkan garam dalam jumlah satu sendok makan, soda kue satu sendok makan, dan satu sendok makan sabun pencuci piring ke dalamnya. Aduk rata sampai semua bahan larut dengan sedikit menghasilkan busa.
Advertisement
Masukkan kain pel yang sudah kotor ke dalam ember yang berisi larutan bahan-bahan tersebut. Biarkan kain pel terendam selama satu jam agar kotoran yang sulit dihilangkan dapat larut dengan baik.
Advertisement
Langkah berikutnya adalah memasukkan kain pel yang sudah kotor ke dalam ember yang berisi larutan bahan-bahan tersebut. Biarkan kain pel terendam selama satu jam agar kotoran yang sulit dihilangkan dapat larut dengan baik.
Advertisement
Kain pel kembali bersih dan siap untuk digunakan saat mengepel, tanpa perlu khawatir lantai akan berbau. Selamat mencoba!