Unik! Sering Dikira Sama, Ternyata 9 Makanan Ini Berbeda

Beberapa makanan seringkali disalahartikan karena kemiripan bentuknya, namun sebenarnya memiliki perbedaan yang mencolok, terutama dari segi rasa & bahan.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
Unik! Sering Dikira Sama, Ternyata 9 Makanan Ini Berbeda
Unik! Sering Dikira Sama, Ternyata 9 Makanan Ini Berbeda (Merdeka.com)

Keberagaman tidak hanya terdapat dalam karakter manusia, tetapi juga dalam dunia kuliner. Beberapa makanan seringkali disalahartikan karena kemiripan bentuknya, namun sebenarnya memiliki perbedaan yang mencolok, terutama dari segi rasa dan bahan-bahan yang digunakan.

9 Kuliner ini Sering Disamakan, Ternyata Berbeda Lho
Dok. Istimewa
1. Mie vs Pasta: Lebih dari Sekadar Bentuk yang Mirip
Dok. Istimewa

Mie dan pasta, dua makanan yang sering dianggap sama, sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup mencolok.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Chef memahami bahwa mie terbuat dari tepung yang digiling dan memerlukan penambahan garam untuk membuat gluten mengembang lebih lembut.   Di sisi lain, pasta menggunakan jenis tepung yang lebih kasar dan diolah menjadi produk kaku yang harus direbus sebelum disajikan.

Sebagai catatan, penulis Brightside (2021) menjelaskan, "meski sekilas terlihat sama, sederet makanan yang sering disalahartikan tersebut mempunyai perbedaan tersendiri, salah satunya dari segi rasa."
Dok. Istimewa
2. Gelato vs Es krim: Kandungan Lemak yang Berbeda
Dok. Istimewa

Gelato dan es krim, dua camilan yang sering disamakan, memiliki perbedaan yang signifikan dalam kandungan lemak.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Gelato menggunakan lebih sedikit krim, lebih banyak susu, dan tidak mengandung kuning telur, berbeda dengan es krim yang umumnya mengandung lebih banyak krim dan kuning telur.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, suhu penyajian juga menjadi pembeda, dengan gelato disajikan pada suhu yang lebih tinggi daripada es krim. Memahami perbedaan ini dapat membantu para pecinta camilan membayar sesuai dengan preferensi rasa dan tekstur.

3. Cupcake vs Muffin: Perbedaan dalam Metode Pencampuran
Dok. Istimewa

Cupcake dan muffin, dua kue mini yang kerap disukai, memiliki perbedaan dalam metode pencampurannya.

Cupcake merupakan versi mini dari kue, sementara muffin dicampur menggunakan "metode muffin," yang melibatkan pencampuran bahan basah dan kering dalam mangkuk terpisah.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, muffin cenderung memiliki lebih sedikit gula, lebih banyak biji-bijian, dan lebih banyak buah, menjadikannya pilihan yang lebih sehat dan bergizi.

4. Roti India vs Tortilla: Kadar Lemak yang Membedakan
Dok. Istimewa

Roti India dan tortilla, dua jenis roti yang sering disalahartikan, memiliki perbedaan dalam kadar lemak yang digunakan.

Tortilla umumnya menggunakan shortening nabati, sementara roti India mengandalkan canola atau minyak sayur.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, untuk adonan roti canai cenderung lebih kasar dibandingkan adonan tortilla. Pemahaman akan perbedaan ini dapat membantu pemilihan roti sesuai dengan preferensi rasa dan kebutuhan gizi.

5. Selai vs Jelly: Tekstur yang Membedakan
Dok. Istimewa

Selai dan jelly, dua camilan yang sering disandingkan, memiliki perbedaan signifikan dalam tekstur.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Meskipun secara visual mirip, jelly memiliki konsistensi yang lebih halus karena buahnya dihancurkan dan bongkahan padatnya dibuang. Sementara itu, selai mempertahankan sebagian besar potongan dan biji buahnya, memberikan konsistensi yang lebih mudah dioleskan.

Sebuah catatan menarik bagi para penikmat selai dan jelly agar dapat memilih sesuai dengan preferensi tekstur mereka.
Dok. Istimewa
6. Mentimun vs Zucchini: Lebih dari Sekedar Tampilan
Dok. Istimewa

Mentimun dan zucchini, dua sayuran yang tampak sangat mirip, memiliki perbedaan yang dapat dirasakan secara fisik.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mentimun cenderung lebih dingin, berlilin, dan keras, sementara zucchini terasa lebih hangat dan memiliki sedikit rasa berpasir di kulitnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain itu, karakteristik kulit juga menjadi pembeda; mentimun memiliki kulit kasar dan bergelombang, sedangkan zucchini selalu memiliki kulit yang lebih halus. Dalam aspek rasa, mentimun memberikan kerenyahan yang khas.

7. Daun Ketumbar vs Peterseli: Bumbu yang Memiliki Identitas Aromatik Sendiri
© 2023 merdeka.com

Daun ketumbar dan peterseli, dua bumbu yang sering digunakan dalam masakan, memiliki perbedaan yang dapat dikenali melalui bentuk dan rasa.

Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Peterseli memiliki daun yang runcing dan rasa yang lembut, sedangkan ketumbar memiliki daun yang melengkung dan rasa yang lebih kuat. Mencium aroma keduanya dapat menjadi cara terbaik untuk memilih bumbu yang sesuai dengan hidangan yang akan disajikan.

8. Jamur vs Kulat: Identifikasi Bahan Makanan yang Aman
Dok. Istimewa

Jamur dan kulat, dua bahan makanan yang dapat diolah, memiliki perbedaan yang mencolok dalam hal keamanan konsumsi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jamur yang dapat dimakan memiliki topi berkubah dengan insang di sisi lain tutupnya, sementara kulat memiliki tutup bundar yang terletak di tangkai dan tidak dapat dimakan.

Penggunaan istilah "jamur" dan "kulat" sebenarnya mencerminkan perbedaan esensial antara bahan makanan yang aman dan beracun.
Dok. Istimewa
9. Prawn vs Shrimp: Ukuran dan Insang sebagai Penanda
Dok. Istimewa

Prawn dan shrimp, meski sering dianggap sama, memiliki perbedaan yang dapat diidentifikasi melalui insang dan ukuran tubuhnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Insang shrimp berbentuk lamellar, sementara insang prawn bertumpuk dari depan ke belakang. Selain itu, prawn memiliki ukuran tubuh yang jauh lebih besar daripada shrimp, memberikan sensasi rasa yang lebih kaya.

Meski memiliki rasa mirip, perbedaan ukuran ini dapat memengaruhi cara memasak dan mengolah keduanya.
Dok. Istimewa
Menikmati Keunikan Setiap Makanan
Dok. Istimewa

Dalam dunia kuliner yang penuh dengan keberagaman, penting untuk memahami perbedaan antara makanan-makanan yang sering disalahartikan.

Seiring dengan berkembangnya kesadaran akan keunikan masing-masing bahan, kita dapat lebih menghargai setiap hidangan yang disajikan.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sebagaimana diungkapkan oleh seorang chef terkenal, "Keindahan sejati dalam memasak adalah ketika kita dapat merasakan dan menghargai setiap nuansa rasa yang diberikan oleh bahan makanan yang berbeda-beda."

Jadi, mari nikmati keberagaman kuliner dan eksplorasi rasa yang tiada habisnya!<br>
Dok. Istimewa
Rekomendasi