Bisa Ditanam di Sekitar Rumah, Intip 10 Tanaman yang Tidak Disukai Ular Sawah

Tanaman-tanaman ini memiliki aroma dan bentuk fisik yang tidak disukai oleh ular sawah.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Bisa Ditanam di Sekitar Rumah, Intip 10 Tanaman yang Tidak Disukai Ular Sawah
Lavender (Lavandula angustifolia) ((Photo by Monfocus on Pixabay))

Kehadiran ular sawah di sekitar tempat tinggal sering kali menimbulkan rasa cemas, terutama bagi rumah yang berdekatan dengan lahan pertanian, sungai, atau area kosong. Ular sawah biasanya mencari tempat berlindung dan sumber makanan seperti tikus atau katak. Kondisi halaman yang lembap, semak-semak liar, atau tumpukan barang dapat menarik perhatian mereka. Untuk menjaga keamanan keluarga dan menciptakan lingkungan yang nyaman, penting untuk mengetahui cara-cara yang efektif untuk mengusir ular sawah agar tidak masuk ke dalam rumah.

Salah satu cara yang aman dan efektif untuk mencegah ular masuk ke area hunian adalah dengan menanam jenis tanaman tertentu. Tanaman-tanaman ini memiliki aroma dan bentuk fisik yang tidak disukai oleh ular. Dengan menanamnya di pekarangan atau di sekitar batas rumah, Anda dapat menciptakan penghalang alami yang membuat ular enggan mendekat.

Berikut adalah sepuluh jenis tanaman yang tidak disukai oleh ular sawah dan bisa ditanam di sekitar rumah. Memahami tanaman-tanaman ini tidak hanya membantu mengusir ular, tetapi juga dapat memperindah pekarangan Anda. Penerapan strategi pencegahan ini sangat tepat dilakukan, terutama bagi rumah yang berada di pedesaan atau perumahan yang dekat dengan area persawahan. Melansir dari berbagai sumber, Jumat (19/12), simak ulasan informasinya berikut ini.

1. Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata)

10 Tanaman yang Tidak Disukai Ular Sawah, Bisa Ditanam di Sekitar Rumah
Taman Tropis Skandinavia dengan Serai dan Lavender. Foto: Gemini © 2025 Liputan6.com

Tanaman Lidah Mertua, yang juga dikenal dengan nama ilmiah Sansevieria trifasciata, sering kali dijuluki sebagai tanaman pengusir ular. Daun-daunnya yang tajam dan keras diyakini dapat membuat ular merasa tidak nyaman, sehingga mereka enggan untuk mendekati area yang ditanami tanaman ini.

Selain fungsinya sebagai pengusir ular, Lidah Mertua juga memiliki kemampuan luar biasa dalam menyaring udara. Tanaman ini efektif dalam menyerap berbagai jenis polutan berbahaya, seperti benzena, formaldehida, trikloroetilen, xilena, dan toluena, sehingga sangat baik untuk kesehatan lingkungan di dalam rumah.

Perawatan tanaman Lidah Mertua terbilang sangat mudah, menjadikannya pilihan ideal bagi Anda yang memiliki kesibukan tinggi. Tanaman ini mampu bertahan dalam kondisi kering dan dapat tumbuh dengan baik baik di bawah sinar matahari langsung maupun di tempat yang teduh. Selain itu, Lidah Mertua juga tidak memerlukan banyak air, sehingga sangat cocok untuk Anda yang tidak ingin repot dalam merawat tanaman.

2. Serai Wangi (Cymbopogon nardus)

10 Tanaman yang Tidak Disukai Ular Sawah, Bisa Ditanam di Sekitar Rumah
Taman Tropis Skandinavia dengan Serai dan Lavender. Foto: Gemini © 2025 Liputan6.com

Sereh wangi merupakan tanaman yang dikenal karena aromanya yang khas dan kuat, yang berasal dari kandungan senyawa sitronela. Senyawa ini sering dimanfaatkan sebagai bahan utama untuk mengusir nyamuk dan serangga lainnya.

Aroma yang tajam dari sereh wangi sangat tidak disukai oleh ular, mengingat indra penciuman mereka yang sangat peka. Bau yang menyengat ini dapat mengganggu ular, sehingga mereka cenderung menjauh dari area yang ditanami sereh wangi.

Dalam hal penanaman, sereh wangi bisa ditanam di pot maupun langsung di tanah. Penanaman yang ideal adalah di sekitar pagar atau pintu masuk rumah. Tanaman ini memerlukan sinar matahari yang cukup dan tanah yang subur dengan sistem drainase yang baik. Sereh wangi dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 1,5 meter, menjadikannya pilihan yang baik untuk ditanam di pekarangan.

3. Bawang Putih (Allium sativum)

Cara Menanam Bawang Putih ala Rumahan Sisa Dapur, Mudah Dicoba Pemula
ilustrasi bawang putih (Image Bank Liputan6) © 2026 Liputan6.com

Bawang putih, yang sering digunakan sebagai bumbu masakan, juga dikenal sebagai pengusir hama, termasuk ular. Senyawa sulfur yang terdapat dalam bawang putih menghasilkan aroma tajam yang tidak disukai oleh banyak hewan.

Ular, yang memiliki indra penciuman yang sangat sensitif, akan terganggu oleh bau menyengat ini, yang dapat memengaruhi sistem pernapasan mereka. Ketika bawang putih dihancurkan atau dipotong, senyawa allicin yang dilepaskan dapat mengiritasi indra penciuman ular, sehingga mereka cenderung menjauh dari area yang terkontaminasi bau bawang putih.

Untuk memanfaatkan sifat pengusir hama ini, Anda bisa menanam siung bawang putih di kebun atau pot di sekitar rumah. Sebaiknya, tanam siung bawang putih dengan jarak 10-15 cm antar siung agar pertumbuhannya optimal. Pastikan lokasi penanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup serta tanah yang gembur, kaya nutrisi, dan memiliki drainase yang baik.

4. Marigold (Tagetes spp.)

10 Tanaman yang Tidak Disukai Ular Sawah, Bisa Ditanam di Sekitar Rumah
Taman Tropis Skandinavia dengan Serai dan Lavender. Foto: Gemini © 2025 Liputan6.com

Marigold, yang juga dikenal sebagai bunga tahi ayam, merupakan tanaman hias yang banyak digemari karena bunga-bunganya yang berwarna cerah dan memiliki aroma yang khas. Tanaman ini terkenal akan kemampuannya dalam mengusir berbagai jenis hama, termasuk nematoda dan serangga, yang disebabkan oleh senyawa thiophenes yang terkandung di dalamnya.

Aroma yang kuat dari bunga dan daunnya diyakini tidak disukai oleh ular, sehingga berfungsi sebagai penghalang alami. Beberapa varietas, seperti French marigold (Tagetes patula), bahkan mengeluarkan bau yang tajam dari akarnya yang sangat efektif dalam mengusir ular dan hama lainnya.

Marigold sangat mudah untuk ditanam dari biji dan dapat tumbuh dengan baik di berbagai jenis tanah. Tanaman ini memerlukan sinar matahari yang cukup dan penyiraman yang teratur, serta tanah yang lembap namun memiliki drainase yang baik.

5. Mint (Mentha spp.)

10 Tanaman yang Tidak Disukai Ular Sawah, Bisa Ditanam di Sekitar Rumah
Taman Tropis Skandinavia dengan Serai dan Lavender. Foto: Gemini © 2025 Liputan6.com

Tanaman mint terkenal dengan aroma segar dan kuat yang dihasilkan oleh kandungan mentol di dalamnya. Senyawa ini memberikan bau khas yang sering dimanfaatkan dalam berbagai produk penyegar.

Aroma mint yang menyengat sangat tidak disukai oleh ular karena indra penciuman mereka yang sangat sensitif. Bau yang dihasilkan dapat mengganggu ular, sehingga mereka cenderung menghindari area di mana tanaman mint tumbuh.

Mint merupakan tanaman yang tumbuh dengan agresif dan mampu menyebar dengan cepat. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk menanamnya dalam pot atau wadah guna mengontrol pertumbuhannya agar tidak terlalu invasif di pekarangan.

6. Rue (Ruta graveolens)

10 Tanaman yang Tidak Disukai Ular Sawah, Bisa Ditanam di Sekitar Rumah
Taman Tropis Skandinavia dengan Serai dan Lavender. Foto: Gemini © 2025 Liputan6.com

Tanaman herbal rue (Ruta graveolens) memiliki aroma yang sangat kuat dan rasa pahit, serta daun berwarna hijau kebiruan. Aroma yang menyengat ini cenderung tidak disukai oleh banyak hewan, termasuk ular.

Meskipun tanaman ini efektif dalam mengusir ular, penting untuk diingat bahwa getahnya dapat menyebabkan iritasi pada kulit beberapa orang. Kontak langsung dengan getahnya bisa memicu fitofotodermatitis, yaitu reaksi kulit yang sensitif terhadap sinar matahari.

Tanaman rue dikenal sebagai tanaman yang tahan terhadap kekeringan dan dapat tumbuh dengan baik di tempat yang mendapatkan sinar matahari penuh. Tanaman ini lebih menyukai jenis tanah yang kering hingga sedang, dengan sistem drainase yang baik untuk mendukung pertumbuhannya.

7. Wormwood (Artemisia absinthium)

10 Tanaman yang Tidak Disukai Ular Sawah, Bisa Ditanam di Sekitar Rumah
Taman Tropis Skandinavia dengan Serai dan Lavender. Foto: Gemini © 2025 Liputan6.com

Wormwood, yang juga dikenal sebagai apsintus (Artemisia absinthium), merupakan tanaman herbal yang memiliki daun berwarna perak serta aroma yang sangat tajam dan pahit. Secara tradisional, tanaman ini digunakan untuk mengusir serangga dan hama yang dapat mengganggu tanaman lainnya.

Aroma yang kuat dari wormwood diyakini tidak disukai oleh ular, sehingga dapat berfungsi sebagai penghalang untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah. Senyawa thujone yang terdapat dalam wormwood memberikan bau yang kurang menyenangkan bagi ular, sehingga mereka cenderung menjauh dari area yang terpapar aroma tersebut.

Wormwood dikenal sebagai tanaman yang sangat tahan terhadap kondisi kering dan lebih suka tumbuh di tanah yang kurang kaya nutrisi. Tanaman ini dapat berkembang dengan baik di tempat yang mendapatkan sinar matahari secara penuh, menjadikannya pilihan yang baik untuk ditanam di kebun yang terpapar cahaya matahari langsung.

8. Lavender (Lavandula angustifolia)

4 Cara Mengusir Lalat saat Musim Hujan Secara Permanen agar Tidak Kembali Lagi
Lalat by Meta AI © 2026 Liputan6.com

Lavender merupakan tanaman yang dikenal karena bunga ungu yang cantik serta aromanya yang menenangkan, sering dimanfaatkan dalam praktik aromaterapi. Namun, aroma lavender yang kuat ternyata tidak disukai oleh ular dan dapat bertindak sebagai pengusir alami.

Ular memiliki indra penciuman yang sensitif, sehingga mereka cenderung menjauh dari bau lavender yang menyengat. Untuk tumbuh dengan baik, lavender memerlukan sinar matahari penuh dan tanah dengan drainase yang sangat baik. Tanaman ini tidak toleran terhadap kondisi tanah yang lembap atau terlalu basah.

9. Kaktus (Cactaceae)

7 Tanaman Terbaik untuk Ruang Tamu agar Lebih Segar dan Menenangkan
Tanaman Terbaik untuk Ruang Tamu dan Bikin Rumah Terlihat Lebih Segar dan Hidup Lidah Mertua/ AI © 2026 Liputan6.com

Meskipun kaktus tidak dapat mengusir ular dengan aroma, duri-duri tajamnya berfungsi sebagai penghalang fisik yang sangat efektif. Duri yang dimiliki kaktus mampu mencegah ular melintasi area yang ditanami, karena ular cenderung menghindari permukaan yang kasar dan tajam demi melindungi kulit mereka yang sensitif. Dengan adanya duri-duri ini, kaktus menjadi ancaman fisik bagi ular, sehingga mereka akan berusaha untuk menghindarinya.

Kaktus juga dikenal sebagai tanaman yang sangat mudah dirawat. Tanaman ini membutuhkan sedikit air dan dapat tumbuh dengan baik di bawah sinar matahari penuh. Sebagai tanaman yang berasal dari daerah gurun, kaktus memiliki ketahanan yang tinggi terhadap kekeringan dan memerlukan tanah berpasir dengan drainase yang sangat baik untuk pertumbuhannya.

10. Kemangi

Kemangi
Kemangi @ 2025 merdeka.com

Kemangi merupakan salah satu tanaman yang dipercaya tidak disukai ular, termasuk ular sawah, karena memiliki aroma khas yang cukup tajam. Bau ini berasal dari kandungan minyak atsiri alami di dalam daunnya, yang dapat mengganggu indra penciuman ular sehingga membuatnya enggan mendekat ke area tersebut.

Selain berfungsi sebagai tanaman pengusir ular alami, kemangi juga sangat praktis untuk ditanam di sekitar rumah. Tanaman ini mudah tumbuh, tidak membutuhkan perawatan rumit, dan bisa ditanam langsung di tanah maupun di dalam pot. Kemangi cocok diletakkan di halaman, dekat teras, di sepanjang pagar, atau di sudut pekarangan rumah sebagai langkah pencegahan alami.

Keunggulan lain dari kemangi adalah manfaatnya yang beragam. Daunnya dapat dimanfaatkan sebagai lalapan, bumbu masakan, serta memiliki khasiat kesehatan seperti membantu pencernaan dan mengurangi bau badan. Dengan menanam kemangi, penghuni rumah tidak hanya mendapatkan perlindungan tambahan dari ular, tetapi juga memperoleh tanaman multifungsi yang bermanfaat dan ramah lingkungan.

Rekomendasi