5 Resep Jajanan Rp 10 Ribu yang Praktis dan Untung Besar untuk Jualan Harian

Jajanan dengan harga yang terjangkau biasanya memiliki banyak peminat, terutama dari kalangan siswa, pekerja kantoran, serta masyarakat di sekitar.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
5 Resep Jajanan Rp 10 Ribu yang Praktis dan Untung Besar untuk Jualan Harian
Ilustrasi Donat ((Credit: Marco_Pomella/Pixabay))

Memulai bisnis kuliner tidak selalu memerlukan investasi yang besar. Dengan ide-ide kreatif dan taktik yang tepat, Anda bisa memulai usaha jajanan hanya dengan modal Rp 10 ribu, yang bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan setiap hari. Terdapat berbagai camilan sederhana yang bahan-bahannya terjangkau, mudah ditemukan, dan cepat dalam proses pembuatannya, sehingga sangat cocok untuk pemula yang ingin menjalankan usaha dari rumah. Di samping itu, jajanan dengan harga yang terjangkau biasanya memiliki banyak peminat, terutama dari kalangan siswa, pekerja kantoran, serta masyarakat di sekitar.

Dalam artikel ini, kami akan membagikan lima resep jajanan yang dapat dibuat dengan modal Rp 10 ribu, yang dapat Anda coba sebagai ide untuk dijual setiap hari. Resep-resep tersebut mencakup camilan yang gurih dan manis, semuanya disusun dengan cara yang mudah untuk diikuti, hemat biaya, dan tetap menawarkan cita rasa yang disukai banyak orang. Dengan sedikit kreativitas dalam penyajian dan kemasan, jajanan yang sederhana ini berpotensi menjadi produk yang laris di pasaran dan memberikan keuntungan harian yang stabil.

5 Resep Jajanan Rp 10 Ribu yang Bisa Jadi Modal Jualan Harian, Raup Cuan Maksimal
Ilustrasi Jajanan Pinggir Jalan | unsplash.com/@fikrirasyid © 2025 Liputan6.com

Cireng merupakan salah satu jenis jajanan yang sangat populer dan terjangkau, banyak digemari karena memiliki rasa gurih serta tekstur yang kenyal. Dengan bahan-bahan yang mudah didapat dan biaya yang rendah, Anda dapat membuat banyak porsi untuk dijual setiap hari. Kunci keberhasilan dalam membuat cireng adalah memastikan adonan tidak terlalu lembek dan menambahkan bumbu rujak yang pedas dan manis untuk meningkatkan cita rasanya. Jajanan ini sangat cocok untuk dijajakan di depan rumah, di sekitar sekolah, atau melalui sistem pre-order secara online.

Bahan Cireng (20 buah kecil)

  1. 150 g tepung tapioka
  2. 2 siung bawang putih, haluskan
  3. 1 batang daun bawang, iris tipis
  4. 1 sdt garam
  5. 1 sdt kaldu bubuk
  6. 100 ml air mendidih
  7. Minyak goreng secukupnya

Bahan Bumbu Rujak

  1. 3--4 buah cabai rawit
  2. 1 sdt asam jawa (larutkan dengan sedikit air)
  3. 2 sdm gula merah sisir
  4. Garam sejumput
  5. Air secukupnya

Cara Membuat Cireng

  1. Siapkan mangkuk besar, masukkan tepung tapioka, bawang putih, daun bawang, garam, dan kaldu bubuk. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
  2. Tambahkan air mendidih sedikit demi sedikit sambil terus diaduk menggunakan spatula. Air panas membantu adonan menjadi setengah matang, sehingga mudah dibentuk.
  3. Setelah adonan agak hangat, uleni menggunakan tangan hingga bisa dibentuk. Adonan cireng ini tidak lembek seperti adonan roti, tetapi harus memiliki tekstur yang dapat dibentuk tanpa hancur.
  4. Ambil sedikit adonan dan bentuk menjadi pipih kecil. Lanjutkan hingga semua adonan habis.
  5. Panaskan minyak dengan api sedang. Masukkan cireng satu per satu. Goreng hingga bagian luar cireng kering dan sedikit mengembang. Hindari menggoreng terlalu lama agar tidak menjadi keras.
  6. Tiriskan cireng dan biarkan minyaknya turun agar tidak terlalu berminyak.

Cara Membuat Bumbu Rujak

  1. Ulek cabai rawit, gula merah, dan garam hingga halus.
  2. Tambahkan air asam dan sedikit air matang. Aduk hingga bumbu larut dan memiliki konsistensi yang agak kental.
  3. Cicipi bumbu, sesuaikan tingkat pedas dan asamnya sesuai selera.

Cireng siap disajikan dengan bumbu rujak pedas manis yang segar. Dengan modal hanya Rp 10 ribu, Anda sudah bisa menghasilkan belasan hingga puluhan porsi cireng yang siap dijual.

5 Resep Jajanan Rp 10 Ribu yang Bisa Jadi Modal Jualan Harian, Raup Cuan Maksimal
Ilustrasi Jajanan Pinggir Jalan | unsplash.com/@fikrirasyid © 2025 Liputan6.com

Donat kentang mini selalu menjadi pilihan favorit karena memiliki tekstur yang lebih lembut dan empuk dibandingkan dengan donat biasa. Dengan ukuran yang kecil, kamu bisa menjualnya dalam cup yang berisi 5 hingga 6 buah dengan harga Rp 10 ribu. Proses pembuatan donat ini pun sangat mudah, modal yang dibutuhkan terjangkau, dan tampilannya menjadi lebih menarik setelah diberi topping gula halus atau meses yang berwarna-warni.

Bahan Donat:

  1. 250 g tepung terigu protein sedang
  2. 100 g kentang kukus, haluskan
  3. 3 sdm gula pasir
  4. 1 sdt ragi instan
  5. 1 sdm susu bubuk (opsional)
  6. 1 butir telur
  7. 2 sdm margarin
  8. 100 ml air hangat
  9. Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat Donat Kentang Mini:

  1. Campurkan tepung, gula, susu bubuk, dan ragi dalam sebuah mangkuk besar. Aduk hingga merata.
  2. Tambahkan kentang yang telah dihaluskan dan telur, lalu aduk kembali hingga tercampur.
  3. Tuangkan air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan menyatu dan kalis.
  4. Masukkan margarin dan terus uleni hingga adonan menjadi elastis. Diamkan selama 40 hingga 60 menit hingga mengembang dua kali lipat.
  5. Kempiskan adonan, kemudian bentuk kecil-kecil seukuran koin dan lubangi bagian tengahnya.
  6. Diamkan lagi selama 15 menit sebelum digoreng.
  7. Panaskan minyak dengan api kecil dan goreng hingga donat berwarna keemasan dan mengembang sempurna.
  8. Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, taburi dengan topping gula halus atau meses.

Donat mini ini sangat menarik jika dikemas dalam cup mika, sehingga terlihat cantik dan premium meskipun dijual dengan harga Rp 10 ribu.

5 Resep Jajanan Rp 10 Ribu yang Bisa Jadi Modal Jualan Harian, Raup Cuan Maksimal
Ilustrasi Jajanan Pinggir Jalan | unsplash.com/@fikrirasyid © 2025 Liputan6.com

Salad buah cup sangat populer karena rasanya yang segar, manis, dan creamy, sehingga sangat cocok sebagai camilan dingin. Dengan modal yang terjangkau serta memilih buah-buahan ekonomis seperti pepaya, apel, atau melon, kamu bisa menjual satu cup ukuran kecil seharga Rp 10 ribu. Kombinasi tekstur lembut dari buah-buahan dengan saus creamy menjadikannya pilihan favorit saat cuaca panas.

Bahan Salad Buah:

  1. Buah pepaya matang (potong dadu kecil)
  2. Buah melon (potong dadu kecil)
  3. 1 buah apel (rendam dalam air garam agar tidak berubah warna)
  4. 100 g anggur (opsional, tergantung modal)
  5. 3 sdm mayonnaise
  6. 3 sdm yogurt plain
  7. 2 sdm susu kental manis
  8. Keju parut secukupnya

Cara Membuat Salad Buah Cup:

  1. Cuci dan potong semua buah menjadi dadu kecil agar pas saat dimasukkan ke dalam cup.
  2. Campurkan mayonnaise, yogurt, dan susu kental manis dalam mangkuk hingga mendapatkan tekstur yang halus dan creamy.
  3. Masukkan potongan buah ke dalam cup transparan hingga penuh.
  4. Tuangkan saus creamy di atas buah yang sudah dimasukkan.
  5. Taburkan keju parut melimpah untuk menambah rasa dan membuat tampilan lebih menarik.
  6. Simpan dalam kulkas selama minimal 30 menit agar lebih segar saat disajikan.

Sajikan salad buah ini dalam cup kecil yang dilengkapi tutup. Penampilan yang rapi serta warna-warni cerah dari buah-buahan membuat salad buah ini sangat menarik bagi pembeli.

7 Resep Kue Tanpa Oven dan Mixer, Cukup Pakai Teflon atau Kukusan
Martabak Mini Panggang (AI) © 2026 Liputan6.com

Kue lumpur mini adalah salah satu jenis jajanan tradisional yang masih banyak diminati hingga saat ini. Dengan tekstur yang lembut, rasa manis, dan topping sederhana seperti kismis atau irisan kelapa muda, kue ini menawarkan kenikmatan yang khas. Ukurannya yang kecil memungkinkan penjual untuk menawarkan 4 hingga 5 buah dalam satu kemasan seharga Rp 10 ribu, menjadikannya pilihan yang menarik bagi para konsumen.

Bahan Kue Lumpur:

  1. 200 g tepung terigu
  2. 200 ml santan
  3. 2 butir telur
  4. 3 sdm gula
  5. 2 sdm margarin cair
  6. 1 bungkus vanili
  7. Topping: kismis, pisang iris, atau kelapa muda

Cara Membuat Kue Lumpur Mini:

  1. Campurkan tepung terigu, gula, vanili, dan santan. Aduk hingga adonan halus dan bebas dari gumpalan.
  2. Masukkan telur satu per satu sambil terus diaduk menggunakan whisk agar tercampur rata.
  3. Tambahkan margarin cair, lalu aduk kembali hingga semua bahan tercampur sempurna.
  4. Panaskan cetakan kue lumpur mini dengan sedikit olesan margarin agar tidak lengket.
  5. Tuangkan adonan hingga setengah cetakan, lalu tambahkan topping seperti kismis atau irisan pisang.
  6. Tutup cetakan dan masak dengan api kecil hingga bagian atasnya kering dan matang secara merata.
  7. Setelah matang, angkat kue dan biarkan dingin sebelum dikemas untuk dijual.

Cetakan mini dapat menghasilkan banyak potongan kue, sehingga sangat cocok untuk dijadikan jajanan yang mengenyangkan dengan harga Rp 10 ribu, tetap terjangkau dan ekonomis bagi semua kalangan.

Nasi Kuning / Nasi Uduk Mini
Nasi Kuning / Nasi Uduk Mini Gemini AI

Nasi Kuning atau Nasi Uduk Mini adalah versi porsi kecil dari nasi khas Indonesia yang cocok untuk sarapan cepat. Nasi ini biasanya disajikan dengan topping sederhana seperti serundeng, ayam suwir, atau telur rebus mini, sehingga praktis dibawa dan disantap kapan saja. Porsi mini membuat modal lebih hemat dan harga jual tetap terjangkau, misalnya sekitar Rp 10.000 per porsi. Meskipun porsinya kecil, tampilannya tetap menarik dan Instagramable jika disajikan dalam cup atau kotak mini, sehingga bisa menarik perhatian pembeli.

Bahan Nasi Kuning Mini (±10 porsi)

  1. 500 gr beras, cuci bersih
  2. 400 ml santan dari 1/2 kelapa
  3. 1 sdt garam
  4. 1/2 sdt kunyit bubuk atau 1 ruas kunyit segar, haluskan
  5. 2 daun salam
  6. 1 batang serai, memarkan
  7. 2 lembar daun pandan (opsional, untuk aroma)

Topping:

  1. Ayam suwir bumbu kuning atau bacem secukupnya
  2. Serundeng kelapa secukupnya
  3. Telur rebus mini atau telur dadar iris tipis
  4. Irisan mentimun atau tomat (opsional)

Cara Membuat Nasi Kuning Mini:

  1. Masak beras dengan santan, garam, daun salam, serai, daun pandan, dan kunyit.
  2. Gunakan rice cooker atau panci, masak sampai santan terserap dan nasi matang.
  3. Setelah matang, aduk perlahan agar nasi tidak menggumpal.
  4. Ambil porsi mini (±100 gr), letakkan di cup atau kotak kecil.
  5. Tambahkan topping ayam suwir, serundeng, telur, dan sayuran sesuai selera.
Rekomendasi