7 Tanaman Hias Indoor yang Tahan AC dan Minim Cahaya, Nuansa Hijau Bikin Asri

Cari tujuh jenis tanaman hias indoor yang dapat bertahan di ruangan ber-AC dan memiliki kebutuhan cahaya rendah, ideal untuk apartemen.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
7 Tanaman Hias Indoor yang Tahan AC dan Minim Cahaya, Nuansa Hijau Bikin Asri
Calathea ((Photo by Steve DiMatteo on Unsplash))

Di tengah kehidupan perkotaan yang serba cepat, keberadaan tanaman hias di dalam ruangan menjadi impian banyak orang. Namun, tantangan muncul ketika apartemen atau kantor sering menggunakan AC dan memiliki pencahayaan yang terbatas. Beruntung, kini tersedia berbagai jenis tanaman hias indoor yang dirancang untuk bertahan dalam kondisi tersebut.

Artikel ini akan membahas tujuh jenis tanaman hias indoor yang tahan AC dan minim cahaya, sehingga sangat cocok untuk apartemen. Ini adalah solusi bagi Anda yang ingin menghadirkan suasana hijau tanpa khawatir tanaman akan layu.

Tanaman-tanaman ini tidak hanya berfungsi untuk memperindah ruangan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas udara. Dengan perawatan yang relatif mudah, Anda dapat menikmati suasana segar dan alami di tempat tinggal Anda. Memiliki tanaman hias indoor dapat memberikan kenyamanan dan keindahan yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, menambahkan tanaman hias ke dalam ruangan Anda adalah langkah cerdas untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan menyenangkan.

1. Lidah Mertua (Sansevieria)

Lidah Mertua, yang juga dikenal sebagai Sansevieria, merupakan salah satu tanaman hias indoor yang sangat diminati karena ketahanannya terhadap AC dan kebutuhan cahaya yang minim. Tanaman ini terkenal sangat kuat dan hampir tidak dapat mati, bahkan dalam keadaan yang sulit sekalipun. Bentuknya yang khas menyerupai lidah membuatnya sering disebut sebagai lidah mertua. Salah satu keunggulan utama dari Sansevieria adalah kemampuannya untuk bertahan hidup meskipun jarang disiram.

Tanaman ini dapat menyimpan air dalam waktu yang cukup lama, sehingga tidak perlu disiram setiap hari. Adaptasi yang cepat membuat Sansevieria dapat tumbuh dengan baik di ruangan yang gelap. Selain itu, Lidah Mertua juga berperan sebagai pemurni udara alami. Tanaman ini sangat efektif dalam menyerap berbagai racun yang ada di dalam ruangan. Dengan demikian, Sansevieria sangat ideal untuk digunakan di apartemen atau ruang kerja yang memiliki pencahayaan minim.

2. ZZ Plant (Zamioculcas zamiifolia)

Tanaman ZZ Plant
Tanaman ZZ Plant (Instagram/hoomiesclub)

ZZ Plant, yang dikenal dengan nama ilmiah Zamioculcas zamiifolia, sering disebut sebagai "tanaman besi" karena ketahanannya yang sangat baik. Tanaman ini dapat tetap segar dengan daun yang bercahaya meskipun jarang mendapatkan sinar matahari atau perhatian dari pemiliknya. Inilah yang menjadikannya salah satu pilihan tanaman hias indoor yang ideal untuk kondisi minim cahaya dan ber-AC. Bahkan dalam lingkungan yang dingin akibat AC, ZZ Plant mampu tumbuh dengan baik tanpa mengalami masalah. Tanaman ini memiliki toleransi tinggi terhadap kekeringan dan mampu bertahan dalam kondisi cahaya yang rendah.

Perawatannya yang sederhana membuat ZZ Plant menjadi pilihan yang sangat baik bagi mereka yang memiliki kesibukan tinggi namun tetap ingin menikmati kehadiran tanaman hias. Dengan kemampuannya untuk bertahan di lingkungan yang sulit, ZZ Plant menjadi solusi praktis untuk mempercantik ruangan di apartemen. Tanaman ini tidak memerlukan penyiraman yang sering; cukup siram saat tanahnya mulai kering. Selain itu, daun-daunnya yang mengkilap memberikan sentuhan elegan pada desain interior ruangan.

3. Aglaonema (Sri Rejeki)

Jenis-jenis aglaonema
Jenis-jenis aglaonema (sumber: Pexel)

Aglaonema, yang juga dikenal sebagai Sri Rejeki, merupakan salah satu tanaman hias indoor yang sangat menarik. Tanaman ini terkenal dengan variasi warna yang indah dan kemampuannya untuk bertahan di suhu dingin serta dalam kondisi cahaya yang rendah. Aglaonema adalah pilihan yang ideal untuk ruangan ber-AC. Selain itu, tanaman ini juga dikenal dengan nama lain, yaitu Chinese evergreen, yang memiliki daya tarik visual yang kuat dan dapat bertahan dalam berbagai kondisi ruangan. Perawatannya yang sederhana menjadikannya pilihan yang tepat bagi banyak orang.

Aglaonema dapat memberikan sentuhan keceriaan pada apartemen yang memiliki pencahayaan minim. Selain keindahan fisiknya, tanaman ini juga diyakini membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Tanaman ini sangat cocok untuk menghiasi sudut-sudut ruangan yang tidak terpapar sinar matahari langsung. Dengan perawatan yang mudah, Aglaonema menjadi favorit di kalangan pecinta tanaman hias. "Tanaman ini tidak rewel soal perawatan," menjadikannya pilihan yang sangat praktis untuk berbagai kalangan.

4. Pothos (Sirih Gading)

Tanaman Golden Pothos
Tanaman Golden Pothos (Instagram/hausplantdaddy)

Pothos, yang juga dikenal dengan nama Sirih Gading, merupakan tanaman merambat yang kuat dan sangat diminati. Tanaman ini sangat cocok sebagai hiasan di dalam ruangan karena dapat tumbuh dengan baik meskipun di lingkungan ber-AC yang dingin dan kering. Pothos terkenal karena ketahanannya dan kemudahan dalam perawatannya. Selain itu, tanaman ini memiliki kemampuan sebagai pembersih udara yang handal. Pothos mampu menghilangkan zat berbahaya seperti formaldehida dan xylene dari udara, sehingga menjadikannya pilihan yang sehat untuk lingkungan apartemen Anda.

Dalam hal perawatan, Pothos membutuhkan penyiraman yang cukup dan dapat tumbuh optimal di bawah cahaya rendah hingga sedang. Dengan bentuknya yang menjuntai, tanaman ini sangat cocok untuk diletakkan di rak atau dalam pot gantung. Sirih Gading adalah salah satu pilihan tanaman hias indoor yang ideal, terutama bagi mereka yang tinggal di tempat dengan pendingin udara dan minim cahaya. Dengan semua keunggulan ini, tidak heran jika Pothos menjadi favorit banyak orang dalam menghias ruang interior mereka.

5. Spider Plant (Lili Paris)

7 Tanaman Hias Indoor yang Tahan AC dan Minim Cahaya, Cocok untuk Apartemen
Ilustrasi Rumah dengan Tanaman Hias (Sumber: Gemini AI) © 2025 Liputan6.com

Spider Plant, yang juga dikenal sebagai Lili Paris, merupakan tanaman hias dalam ruangan yang sangat tahan banting. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di lingkungan ber-AC dan memiliki daun yang menjuntai dengan penampilan yang menawan. Lili Paris sangat ideal untuk dijadikan penghias apartemen. Selain itu, tanaman laba-laba ini juga aman untuk hewan peliharaan dan cukup kompak ketika diletakkan di dalam satu ruangan.

Tanaman ini dikenal luas karena kemampuannya dalam membersihkan kualitas udara. Spider Plant efektif dalam menyerap zat-zat berbahaya seperti formaldehida dan karbon monoksida. Dengan perawatan yang relatif mudah, Spider Plant menjadi pilihan yang sempurna untuk memperindah ruangan Anda. Tanaman ini tidak memerlukan banyak sinar matahari langsung. Lili Paris termasuk dalam kategori tujuh tanaman hias indoor yang tahan terhadap AC dan minim cahaya.

6. Peace Lily (Spathiphyllum)

10 Tanaman Hias Pengusir Energi Negatif, Bikin Rumah Terasa Lebih Nyaman
Ilustrasi pohon bidara. (Image by wirestock on Freepik) © 2026 Liputan6.com

Peace Lily, yang dikenal juga sebagai Spathiphyllum, merupakan tanaman hias berbunga yang sangat menarik. Tanaman ini menjadi pilihan ideal untuk ruangan yang dilengkapi dengan pendingin udara. Peace Lily memiliki toleransi yang baik terhadap suhu yang lebih dingin dan kelembapan yang rendah. Tanaman ini sangat menyukai lingkungan yang lembap dan dapat bertahan meskipun berada di tempat dengan pencahayaan minim.

Keberadaan Peace Lily dapat bertahan lama, tetap tampak menawan, dan tidak mudah mengalami stres. Bunga putihnya yang anggun memberikan sentuhan damai di dalam ruangan. Selain keindahannya, Peace Lily juga dikenal sebagai simbol kedamaian dan keberuntungan. Tanaman ini efektif dalam menyerap kelembapan berlebih di udara, sehingga sangat cocok untuk digunakan di apartemen.

7. Calathea

Calathea
Calathea (Photo by Steve DiMatteo on Unsplash)

Calathea dikenal dengan corak daunnya yang indah, seperti motif lukisan alami. Ia termasuk tanaman yang menyukai tempat teduh dan lembap, sehingga sangat cocok untuk ruangan ber-AC.

Tanaman ini akan menutup daunnya di malam hari dan membuka kembali saat pagi, menciptakan kesan hidup dan dinamis di dalam ruangan.A gar tetap sehat, semprot daun Calathea dengan air secara berkala untuk menjaga kelembapan. Hindari sinar matahari langsung agar warnanya tidak pudar.

Rekomendasi