10 Rekomendasi Spot Mancing Nyaman 2025 di Bojonegoro, View Eksotis untuk Melepas Penat

Temukan 10 lokasi memancing yang nyaman di Bojonegoro pada tahun 2025, mulai dari bendungan yang terkenal hingga area rawa yang alami.

Shani Ramadhan Rasyid
Oleh Shani Ramadhan Rasyid - Reporter
10 Rekomendasi Spot Mancing Nyaman 2025 di Bojonegoro, View Eksotis untuk Melepas Penat
Ilustrasi Memancing (Photo by Clark Young on Unsplash)

Bojonegoro merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang terkenal dengan banyaknya aliran sungai, waduk, dan bendungan, yang menjadi lokasi favorit bagi para pemancing. Aktivitas memancing di daerah ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat yang tinggal di sekitar sumber daya perairan alami. Seiring dengan meningkatnya tren wisata minat khusus pada tahun 2025, banyak lokasi pemancingan di Bojonegoro mulai mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah setempat dan komunitas pencinta mancing. Hal ini menjadikan kabupaten ini bukan hanya sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai tujuan utama bagi para penggemar memancing dari berbagai daerah.

Dari Bendungan Gerak yang selalu ramai pengunjung setiap harinya hingga Waduk Pacal yang menjadi habitat ikan endemik, Bojonegoro menawarkan pengalaman memancing yang sangat beragam. Berikut 10 rekomendasi spot mancing nyaman di Bojonegoro 2025 yang tersaji secara kronologis dan mendetail.

1. Bendungan Gerak, Spot Paling Ikonik

10 Rekomendasi Spot Mancing Nyaman 2025 di Bojonegoro, Mulai dari Bendungan hingga Rawa
Tempat mancing di Bojonegoro © 2025 Liputan6.com

Bendungan Gerak yang terletak di Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, telah menjadi salah satu lokasi favorit bagi para pemancing di Bojonegoro. Tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai bendungan, tetapi juga menawarkan berbagai spot pemancingan yang menarik, mulai dari area dekat jembatan hingga rawa-rawa di sekelilingnya. Di kawasan ini, para pemancing dapat menemukan berbagai jenis ikan seperti bader, bethik, dan wader yang tumbuh subur di perairan tenang maupun deras. Aktivitas memancing di Bendungan Gerak menjadi pilihan utama bagi masyarakat setempat yang ingin menghabiskan waktu luang mereka.

Selain menawarkan potensi ikan yang melimpah, Bendungan Gerak juga memiliki daya tarik sebagai tempat rekreasi, sering kali dijadikan sebagai destinasi wisata keluarga. Kombinasi antara fungsi bendungan dan aktivitas memancing menjadikan lokasi ini semakin ramai dikunjungi oleh masyarakat. Dengan suasana yang tenang dan pemandangan alam yang indah, pengunjung dapat menikmati waktu berkualitas bersama keluarga sambil merasakan keseruan memancing. Sehingga, Bendungan Gerak bukan hanya sekadar tempat untuk memancing, tetapi juga tempat untuk bersantai dan menikmati keindahan alam.

2. Kali Kethek, Mancing dari Atas Jembatan

Kali Kethek, yang memisahkan Banjarsari dan Banjarejo, menjadi tempat memancing yang unik, karena para pemancing dapat langsung melempar kail dari atas jembatan. Pemandangan aliran Sungai Bengawan Solo yang mengalir di bawah jembatan menambah daya tarik saat memancing. Jenis ikan yang bisa ditemukan di Kali Kethek antara lain jambal, rengkek, dan wader, yang menjadi incaran utama para pemancing. Banyak penduduk setempat menjadikan lokasi ini sebagai pilihan utama karena lokasinya yang praktis dan dekat dengan aktivitas sehari-hari.

Selain kegiatan memancing, area di sekitar jembatan juga dipenuhi dengan warung kopi, sehingga aktivitas memancing sering kali diselingi dengan suasana santai berkumpul. Hal ini menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi para pemancing dan pengunjung lainnya. Dengan berbagai kelebihan tersebut, Kali Kethek menjadi destinasi menarik bagi para pecinta memancing dan mereka yang ingin bersantai sambil menikmati keindahan alam.

3. Waduk Pacal, Legenda dengan Ikan Endemik

10 Rekomendasi Spot Mancing Nyaman 2025 di Bojonegoro, Mulai dari Bendungan hingga Rawa
Tempat mancing di Bojonegoro © 2025 Liputan6.com

Waduk Pacal yang terletak di Kecamatan Temayang merupakan salah satu destinasi wisata tertua dan terkenal sebagai tempat mancing legendaris di Bojonegoro. Daya tarik utama dari waduk ini adalah ikan gloso, yaitu ikan endemik yang hanya dapat ditemukan di perairan tersebut. Selain ikan gloso, para pemancing juga memiliki kesempatan untuk menangkap ikan nila dan bader dengan ukuran yang cukup besar, sehingga membuat waduk ini selalu dipenuhi pengunjung, terutama pada akhir pekan.

Keunikan dari ikan endemik yang ada di Waduk Pacal menjadikannya berbeda dan tidak dapat digantikan oleh lokasi mancing lainnya. Selain itu, kawasan waduk yang dikelilingi oleh panorama sejarah semakin menambah daya tarik tempat ini, sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk aktivitas memancing sekaligus wisata edukatif. Dengan demikian, Waduk Pacal tidak hanya menawarkan pengalaman mancing yang memuaskan, tetapi juga memberikan wawasan tentang keanekaragaman hayati dan sejarah lokal.

4. Jembatan Glendeng, Batas Bojonegoro-Tuban

Jembatan Glendeng, yang terletak di perbatasan antara Bojonegoro dan Tuban, menjadi salah satu lokasi favorit bagi para pemancing. Mereka biasanya menurunkan kail ke Bengawan Solo dari atas jembatan dengan menggunakan teknik khusus. Ikan yang sering ditangkap di sini antara lain wader, bader, dan rengkek, yang jumlahnya cukup stabil di perairan tersebut. Suasana di perbatasan ini memberikan daya tarik tersendiri, terutama bagi pemancing yang berasal dari dua kabupaten yang berbeda.

Selain sebagai tempat memancing, kawasan di sekitar jembatan juga sering dijadikan tempat berkumpul pada sore hari. Hal ini menjadikannya sebagai destinasi multifungsi yang selalu ramai dikunjungi. Aktivitas yang beragam di area ini membuatnya tidak hanya menarik bagi pemancing, tetapi juga bagi masyarakat umum yang ingin bersantai dan menikmati suasana. Dengan demikian, Jembatan Glendeng menawarkan pengalaman yang menyenangkan bagi semua pengunjung.

5. Jembatan Sosrodilogo, Favorit Baru Pemancing

Jembatan Sosrodilogo yang menghubungkan Kecamatan Trucuk dengan Bojonegoro kini menjadi lokasi yang cepat terkenal di kalangan para pemancing. Meskipun baru saja diresmikan, area ini langsung ramai dikunjungi dan menjadi tujuan utama bagi penggemar memancing.

Di jembatan ini, para pemancing dapat menjumpai berbagai jenis ikan, seperti rengkek, jambal, bader, hingga wader yang hidup di aliran Bengawan Solo. Teknik memancing dari atas jembatan memberikan pengalaman yang unik dan jarang ditemukan di tempat lain.

Selain sebagai tempat memancing, keberadaan jembatan ini juga mempermudah mobilitas warga setempat. Dengan akses yang lebih baik, aktivitas memancing di kawasan ini menjadi lebih mudah dan menyenangkan bagi semua orang.

6. Bengawan Solo, Sungai Ikonik Jawa Timur

Bengawan Solo, yang merupakan sungai terpanjang di Jawa Timur, menjadi salah satu tempat memancing yang paling terkenal di Bojonegoro. Dengan panjangnya yang mengesankan dan arus air yang bervariasi, sungai ini menawarkan surga bagi berbagai spesies ikan.

Para pemancing dapat dengan mudah menemukan ikan nila, lele, mujair, dan wader yang tumbuh subur di sepanjang aliran sungai. Komunitas pemancing sering kali mengadakan kegiatan bersama di tepi Bengawan Solo. Selain aktivitas memancing, keindahan pemandangan sungai yang legendaris juga menarik perhatian para wisatawan yang datang berkunjung.

7. Waduk Gongseng, Spot Air Tawar yang Populer

10 Rekomendasi Spot Mancing Nyaman 2025 di Bojonegoro, Mulai dari Bendungan hingga Rawa
Tempat mancing di Bojonegoro © 2025 Liputan6.com

Waduk Gongseng yang terletak di Bojonegoro dan relatif baru ini kini semakin diminati oleh para pemancing. Luasnya perairan yang ada di waduk ini sangat mendukung keberadaan ekosistem ikan, sehingga menarik banyak pengunjung. Waduk ini dikelola dengan baik, menjadikannya sebagai alternatif yang populer bagi para pencinta mancing. Beragam jenis ikan, seperti nila, mujair, dan patin, dapat ditemukan di sini, dan mereka berkembang biak secara alami.

"Hal ini membuat setiap kunjungan hampir selalu memberikan hasil tangkapan yang memuaskan." Selain itu, fasilitas umum yang terus ditingkatkan menjadikan Waduk Gongseng sebagai tempat mancing yang nyaman sekaligus destinasi wisata keluarga. Dengan suasana yang mendukung dan fasilitas yang memadai, tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi oleh siapa saja yang ingin menikmati waktu berkualitas bersama keluarga sambil menikmati hobi memancing.

8. Embung Ngloram, Spot Tersembunyi

Embung Ngloram yang terletak di Bojonegoro merupakan tempat memancing yang masih jarang dikunjungi, sehingga memberikan suasana yang tenang. Airnya yang jernih dan tenang sangat ideal untuk memancing ikan air tawar. Ikan mujair dan nila adalah jenis ikan yang paling banyak dicari, meskipun terdapat beberapa spesies ikan lokal lainnya yang juga hidup di embung ini. Keindahan alam dan ketenangan di sekitarnya menjadikan tempat ini sangat diminati oleh mereka yang menginginkan privasi.

Selain untuk memancing, area sekitar embung ini juga sangat cocok sebagai lokasi rekreasi bagi keluarga kecil yang ingin menikmati suasana yang lebih alami. Dengan pemandangan yang asri, pengunjung dapat bersantai dan menikmati waktu berkualitas bersama orang-orang tercinta. Aktivitas ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga kesempatan untuk menjauh dari kebisingan kota dan menikmati keindahan alam yang ada. Oleh karena itu, Embung Ngloram menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang mencari ketenangan dan keindahan alam.

9. Rawa Kalitidu, Spot Alami yang Menarik

Rawa Kalitidu merupakan salah satu lokasi alami yang tetap terjaga keasriannya di Bojonegoro. Para pemancing dapat merasakan suasana khas rawa dengan pemandangan air yang luas dan tenang. Berbagai jenis ikan air tawar seperti gabus, mujair, dan nila menjadi target tangkapan yang populer di area ini. Keadaan alam yang masih alami membuat pengalaman memancing menjadi lebih menantang. Selain itu, Rawa Kalitidu juga sering digunakan sebagai tempat untuk mengamati burung, berkat keanekaragaman hayati yang ada di sekitarnya.

10.Rawa Ngampel / Rawa Klino (spot rawa alami)

Rawa alami di beberapa titik (contoh: Rawa Ngampel, Rawa Klino — disebut di liputan komunitas) menawarkan tantangan berbeda untuk spot memancing: vegetasi tebal dan dasar berlumpur membuat teknik khusus lebih efektif.

Target khas rawa biasanya ikan predator (gabus) dan lele besar; umpan hidup atau teknik lure untuk predator sering digunakan untuk menarik strike. Sabar dan teknik untuk melepaskan kail dari vegetasi diperlukan.

Tips: hindari musim hujan yang dapat membuat rawa meluap; gunakan alas kaki yang cocok dan informasikan rencana ke warga setempat.

Rekomendasi