Siapa yang tidak mengenal spikoe? Kue lapis khas Surabaya ini telah menjadi favorit masyarakat sejak masa kolonial Belanda. Kapan spikoe pertama kali muncul? Meskipun asal-usulnya masih menjadi perdebatan, kue ini telah diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi bagian penting dari kekayaan kuliner Indonesia. Di mana kita bisa menemukannya? Dahulu, hanya toko-toko kue tradisional di Surabaya yang menyajikannya. Saat ini, resep spikoe kuno dapat dengan mudah ditemukan, baik di toko kue lokal maupun di platform online.
Mengapa spikoe tetap menjadi pilihan banyak orang? Hal ini disebabkan oleh teksturnya yang lembut, lapisan-lapisannya yang menarik, serta cita rasanya yang manis dan legit. Spikoe selalu menjadi pilihan utama untuk perayaan-perayaan spesial seperti Lebaran dan Natal. Bagaimana cara membuatnya? Rahasia terletak pada kombinasi teknik tradisional Belanda dan rempah-rempah khas Indonesia, yang menciptakan harmoni rasa yang unik dan tak terlupakan.
Keunikan spikoe resep kuno terletak pada pengembangan resep yang menggabungkan teknik tradisional Belanda dengan nuansa rempah Indonesia. Meskipun sulit untuk menemukan resep aslinya dalam buku-buku resep kuno Belanda, kue ini telah beradaptasi dan berevolusi, menciptakan cita rasa yang khas dan tetap autentik. Banyak toko kue legendaris di Surabaya masih mempertahankan resep turun-temurun mereka, menjaga kelangsungan tradisi kuliner yang berharga ini. Tekstur spikoe yang lembap dan lembut, serta lapisan-lapisan yang berwarna-warni, menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmatnya.
Dari resep-resep kuno yang telah diwariskan, kini muncul berbagai variasi spikoe. Ada spikoe dengan rasa original, klasik, premium, ekonomis, hingga yang memiliki tiga rasa berbeda. Bahkan, ada juga inovasi spikoe dalam bentuk bolu gulung. Semua variasi ini tetap mempertahankan ciri khas spikoe, yaitu tekstur lembut dan lapisan-lapisan yang cantik. Namun, setiap resep memiliki keunikan tersendiri dalam hal bahan dan cara pembuatannya. Berikut ini, kami akan menyajikan tujuh resep spikoe kuno yang dapat Anda coba di rumah. Berikut adalah 3 variasi Spikoe Resep Kuno, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber pada, Rabu(16/4/2025).
Advertisement
Resep Spikoe Kuno Tiga Rasa
Bahan-Bahan:
- 180 gram mentega
- 2 sendok makan susu kental manis
- 1/4 sendok teh vanili
- 15 kuning telur
- 1 putih telur
- 130 gram gula pasir
- 65 gram tepung terigu
- 15 gram susu bubuk
- 1 sendok teh maizena
- 1 sendok makan bubuk cokelat (ayak)
- 1 sendok makan pasta mocca/cokelat
- 1 sendok makan pasta pandan/endapan pandan
- Selai blueberry/buttercream secukupnya
Cara Membuat:
- Panaskan oven pada suhu 160 derajat Celsius dan siapkan loyang dengan mengolesi dan melapisinya menggunakan kertas baking.
- Ayak tepung terigu, susu bubuk, dan maizena agar tercampur rata.
- Kocok mentega bersama dengan susu kental manis hingga warnanya menjadi pucat.
- Kocok kuning telur, gula, dan vanili sampai adonan terlihat pucat.
- Campurkan tepung ke dalam adonan telur, kemudian masukkan mentega dan aduk hingga rata.
- Bagi adonan menjadi tiga bagian: satu bagian polos, satu bagian cokelat (dari bubuk cokelat dan pasta mocca), dan satu bagian pandan (menggunakan pasta pandan).
- Tuangkan adonan ke dalam loyang dan panggang selama 20-25 menit.
- Setelah matang, olesi selai di antara lapisan kue dan tumpuk sesuai selera.
Advertisement
Resep Spikoe Kuno dengan Rasa Mocca dan Prunes
Bahan-Bahan:
- Bahan Bagian A: 6 kuning telur, 3 putih telur, 90 gram gula pasir halus, 1/2 sendok teh cake emulsifier, 1/2 sendok teh vanili, 60 gram tepung terigu protein rendah, 25 gram susu bubuk, 35 gram maizena, 2 sendok makan air
- Bahan Bagian B: 100 gram butter, dilelehkan, 2 sendok teh pasta mocca, 1 sendok teh cokelat bubuk (dilarutkan dengan air panas)
- Topping: Kurma kering (Prunes)
Cara Membuat:
- Ayak tepung, susu bubuk, dan maizena.
- Kocok bahan Bagian A hingga mengembang dan kental.
- Campurkan butter yang telah dilelehkan, aduk hingga merata.
- Bagi adonan menjadi dua, lalu campurkan salah satu bagian dengan pasta mocca dan cokelat bubuk.
- Tuang adonan ke dalam loyang berukuran 28x10 cm, kemudian panggang pada suhu 180 derajat Celsius selama 20 menit.
- Tambahkan potongan kurma pada lapisan adonan putih, kemudian lanjutkan memanggang hingga matang.
- Oleskan selai prunes, lalu tumpuk lapisan kue satu sama lain.
Advertisement
Resep Kuno Spikoe Roll (Jenis Bolu Gulung)
Bahan-Bahan:
- Bahan A: 329 gram kuning telur, 135 gram gula halus
- Bahan B: 40 gram tepung terigu (ayak), 10 gram susu bubuk full cream (ayak), 1 gram baking powder (ayak)
- Bahan C: 100 gram cremery butter (cairkan), 20 gram hollmann butter (cairkan), 1 gram garam
- Bahan D: 1/4 sdt toffieco vanilla, 6 tetes toffieco egg yellow food colour, 20 gram susu kental manis
- Bahan E (untuk 1/2 adonan): 5 gram cokelat bubuk, 1/2 sdt toffieco cokelat black forest
- Bahan Olesan: Apricot jam secukupnya
Cara Membuat:
- Kocok bahan A selama 5 hingga 7 menit.
- Tambahkan bahan B, lalu aduk hingga tercampur rata.
- Masukkan bahan C dalam keadaan panas, kemudian tambahkan bahan D, aduk hingga merata.
- Bagi adonan menjadi dua bagian, dan campurkan bahan E pada salah satu bagian.
- Panggang setiap adonan pada suhu 180 derajat C untuk bagian atas dan 200 derajat C untuk bagian bawah selama 20 hingga 22 menit.
- Oleskan apricot jam, tumpuk adonan, gulung, dan potong sesuai selera.
Advertisement
Tips untuk Berhasil Membuat Spikoe Menggunakan Resep Tradisional
Pemilihan loyang yang tepat sangat krusial dalam proses pembuatan kue. Pastikan untuk menggunakan loyang dengan ukuran yang sesuai dengan resep yang Anda ikuti. Loyang yang terlalu kecil dapat menyebabkan kue menjadi terlalu tinggi dan bantat, sementara loyang yang terlalu besar dapat membuat kue menjadi tipis dan kering.
Selain itu, pengaturan suhu oven juga harus diperhatikan dengan seksama. Pastikan oven sudah dalam kondisi panas sebelum adonan dimasukkan. Suhu yang terlalu tinggi bisa menyebabkan kue gosong, sedangkan suhu yang terlalu rendah dapat membuat kue bantat. Jika kue Anda mengalami retak, kemungkinan besar disebabkan oleh suhu oven yang terlalu tinggi atau adonan yang terlalu kering.
Untuk menjaga kelembutan spikoe, simpanlah dalam wadah kedap udara pada suhu ruang. Spikoe dapat bertahan selama beberapa hari jika disimpan dengan cara yang benar. Anda juga memiliki opsi untuk menyimpannya di dalam lemari pendingin agar lebih tahan lama.
Jangan ragu untuk berkreasi dengan resep spikoe kuno yang ada. Anda bisa menambahkan berbagai macam isian, seperti selai buah, cokelat, atau keju. Selain itu, bereksperimenlah dengan berbagai rasa, seperti mocca, matcha, atau red velvet. Jangan takut untuk mencoba variasi resep spikoe yang berbeda, karena setiap resep memiliki keunikan dan kelezatan tersendiri.
Yang terpenting adalah menikmati proses pembuatan dan hasil akhirnya. Dengan sedikit kesabaran dan ketelitian, Anda pasti bisa menghasilkan spikoe resep kuno yang lezat dan menggugah selera. Spikoe resep kuno adalah bagian dari warisan kuliner Indonesia yang perlu kita lestarikan.
Dengan membuat spikoe sendiri di rumah, Anda tidak hanya dapat menikmati kelezatannya, tetapi juga berkontribusi dalam melestarikan tradisi kuliner Indonesia. Semoga resep-resep yang telah diulas di atas bisa menginspirasi Anda untuk mencoba membuat spikoe resep kuno di rumah.
Dari tujuh resep spikoe yang telah dibahas, terlihat bahwa masing-masing resep menawarkan keunikan dalam hal bahan dan cara pembuatannya. Namun, semua resep tetap mempertahankan ciri khas spikoe, yakni tekstur lembut dan lapisan-lapisan yang menawan.
Spikoe lebih dari sekadar kue; ia adalah representasi dari kekayaan kuliner Indonesia yang harus kita jaga. Cobalah resep-resep spikoe di atas dan temukan mana yang menjadi favorit Anda. Jangan ragu untuk berinovasi dan berkreasi dengan resep-resep tersebut. Dengan sedikit usaha dan kesabaran, Anda dapat membuat spikoe resep kuno yang menggugah selera. Selamat mencoba dan semoga sukses!