6 Resep Kerupuk Aci Rumahan yang Mengembang Sempurna saat Digoreng, Camilan Jadul Enak

Kerupuk aci, yang terbuat dari tepung tapioka, merupakan camilan yang hampir selalu ada di meja makan masyarakat Indonesia.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
6 Resep Kerupuk Aci Rumahan yang Mengembang Sempurna saat Digoreng, Camilan Jadul Enak
Menikmati cireng dengan 5 bumbu istimewa saat libur panjang, (© 2025 Liputan6.com)

Kerupuk aci, yang terbuat dari tepung tapioka, merupakan camilan yang hampir selalu ada di meja makan masyarakat Indonesia. Dengan harga yang terjangkau dan rasa yang gurih serta renyah, kerupuk ini menjadi pelengkap yang ideal untuk berbagai jenis hidangan. Namun, sering kali usaha untuk membuat kerupuk aci sendiri di rumah berujung pada kekecewaan. Meskipun adonan sudah sesuai, saat digoreng kerupuk tersebut tidak mengembang dengan baik dan hasilnya menjadi keras.

Masalah utama yang menyebabkan kegagalan dalam membuat kerupuk aci biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan dalam komposisi adonan, suhu minyak yang tidak tepat, atau proses pengeringan yang kurang maksimal. Padahal, terdapat trik dan resep sederhana yang dapat memastikan bahwa kerupuk aci buatan Anda dapat mengembang seperti kerupuk rambak kulit yang asli. Kunci keberhasilannya sering kali terletak pada pemilihan bahan pengembang yang tepat serta teknik menguleni yang benar.

Jangan biarkan kerupuk buatan Anda berakhir bantat dan keras. Simak informasi selengkapnya berikut, dirangkum Merdeka.com untuk Anda, Selasa (11/11).

1. Kerupuk Aci Rambak yang Renyah dan Mirip Kulit

6 Resep Kerupuk Aci Sederhana yang Bisa Mengembang Besar saat Digoreng
Menikmati cireng dengan 5 bumbu istimewa saat libur panjang, © 2025 Liputan6.com

Variasi ini dikenal dengan sebutan "Kerupuk Rambak KW" karena memiliki tekstur yang ringan dan mengembang, mirip dengan kerupuk kulit (rambak). Kunci untuk mendapatkan hasil akhir yang renyah dan tidak keras terletak pada proses pembuatan adonan yang menggunakan air panas atau mendidih. Dengan menggunakan air panas, sebagian pati tapioka akan matang dan membentuk biang, yang berkontribusi pada tekstur elastis dan kemampuan adonan untuk mekar saat digoreng.

Bahan-bahan:

  1. 160 gr tepung Terigu
  2. 160 gr tepung Tapioka
  3. 500 ml air
  4. 1/2 sdt baking soda
  5. 1/4 sdt merica bubuk
  6. 1 sdt Ketumbar bubuk
  7. 5 siung Bawang putih
  8. 1 sdt garam
  9. 1/2 sdt penyedap rasa ayam
  10. 1 sdt Terasi matang
  11. Sejumput gula pasir

Langkah Pembuatan:

  1. Campurkan tepung tapioka, tepung terigu, bawang putih halus, garam, gula, kaldu bubuk, dan baking powder dalam satu wadah.
  2. Tuangkan air panas mendidih secara bertahap sambil terus diuleni. Uleni adonan hingga kalis dan tidak lengket di tangan, tetapi jangan terlalu lama agar adonan tidak menjadi liat.
  3. Bentuk adonan menjadi silinder panjang seperti lontong dan bungkus dengan plastik atau daun pisang. Kukus selama kurang lebih 30-45 menit hingga matang.
  4. Setelah matang, angkat adonan dan biarkan dingin semalaman. Setelah itu, iris adonan menjadi tipis-tipis.
  5. Jemur irisan kerupuk hingga kering sempurna, yang biasanya memakan waktu sekitar 2-3 hari tergantung pada panas matahari.
  6. Goreng irisan kerupuk dalam minyak panas dengan suhu sedang, pastikan kerupuk terendam minyak, hingga mengembang dan menjadi renyah.

2. Kerupuk Aci Goreng

Bagi Anda yang ingin membuat kerupuk dengan lebih cepat, cobalah resep ini. Dengan menggunakan teknik tanpa jemur, kerupuk tapioka dapat langsung digoreng, tetapi penting untuk memperhatikan komposisi bahan agar kerupuk tetap renyah dan tidak keras. Penambahan margarin dalam adonan bisa memberikan tekstur yang lebih garing dan rasa yang lebih gurih.

Bahan-bahan:

  1. 25 sdm tepung tapioka (250 gr)
  2. 10 sdm tepung terigu (100 gr)
  3. 4 siung bawang putih
  4. 3 sdm margarin
  5. 1/2 sdt garam
  6. 1/2 sdt kaldu ayam
  7. Daun bawang secukupnya
  8. 100 ml air panas

Langkah Pembuatan:

  1. Ambil tepung tapioka, campurkan dengan sedikit air, lalu aduk hingga rata. Masak campuran ini sampai mengental seperti lem atau bubur, kemudian angkat dari api.
  2. Dalam wadah terpisah, campurkan sisa tepung tapioka, tepung terigu, margarin, bawang putih yang sudah dihaluskan, kaldu bubuk, serta daun bawang yang telah dicincang, bersama dengan biang yang telah dibuat sebelumnya.
  3. Uleni adonan hingga kalis dan mudah dibentuk. Jika adonan terasa terlalu keras, tambahkan sedikit air untuk mendapatkan konsistensi yang diinginkan.
  4. Giling adonan hingga setipis mungkin, bisa juga menggunakan talenan yang ditekan dengan ulekan dan dilapisi plastik agar lebih mudah.
  5. Panaskan minyak dalam jumlah yang cukup banyak. Goreng potongan kerupuk dengan api sedang, sambil diaduk sesekali hingga kerupuk mengembang dan berwarna kekuningan.
  6. Setelah matang, angkat dan tiriskan kerupuk dari minyak.

3. Kerupuk Aci Bawang Sambal Rujak Sederhana

6 Resep Kerupuk Aci Sederhana yang Bisa Mengembang Besar saat Digoreng
Menikmati cireng dengan 5 bumbu istimewa saat libur panjang, © 2025 Liputan6.com

Kerupuk aci yang sederhana ini memiliki cita rasa gurih umami yang kuat berkat penggunaan bawang putih, sehingga menjadi camilan klasik yang banyak digemari. Keistimewaan rasa dari kerupuk ini terletak pada jumlah bawang putih yang digunakan dalam adonannya.

Bahan-bahan:

  1. 500 gram kerupuk aci
  2. 250 gram kerupuk bawang
  3. 200 gram tepung tapioka
  4. Garam secukupnya
  5. 1 sdt bubuk bawang putih
  6. Penyedap rasa secukupnya
  7. Lada putih bubuk secukupnya
  8. 1 batang daun bawang
  9. Air hangat untuk adonan secukupnya
  10. Minyak untuk menggoreng

Bahan sambal rujak:

  1. 5 buah cabai rawit merah
  2. 2 keping gula merah

Langkah Pembuatan:

  1. Rebus kerupuk terlebih dahulu, sambil menambahkan sedikit minyak ke dalam air rebusan agar kerupuk tidak saling menempel. Setelah matang, angkat dan tiriskan.
  2. Saat kerupuk sedang direbus, siapkan adonan kering dengan mencampurkan tepung tapioka, garam, penyedap rasa, lada bubuk, bawang putih bubuk, dan daun bawang dalam satu wadah. Setelah itu, masukkan kerupuk yang telah ditiriskan, tuangkan air sedikit demi sedikit, lalu aduk hingga adonan kalis dan dapat dibentuk.
  3. Panaskan minyak untuk menggoreng. Ambil sedikit adonan, pipihkan, dan lakukan hingga semua adonan habis. Goreng dalam minyak panas hingga matang merata dan berwarna kecoklatan. Angkat dan tiriskan agar minyak berlebih tidak menempel.
  4. Untuk sambal rujak, haluskan semua bumbu menjadi satu. Jika ingin, bisa ditambahkan sedikit air matang, tetapi saya lebih suka sambal yang kental.

4. Kerupuk Aci Makaroni

Kerupuk ini terinspirasi dari bentuk makaroni spiral, yang menghasilkan tekstur unik dan kembang di bagian tengahnya. Walaupun disebut kerupuk aci makaroni, bahan utama yang digunakan adalah tapioka, bukan pasta makaroni. Adonan kerupuk ini dicetak menyerupai bentuk spiral yang menarik.

Bahan-bahan:

  1. 1/4 kerupuk Oranye
  2. Makaroni spiral
  3. 300 gr tepung tapioka
  4. 50 gr tepung terigu
  5. 300 ml air
  6. Air mendidih secukupnya untuk merendam kerupuk

Bumbu Halus:

  1. Bumbu halus
  2. 6 bawang putih
  3. 1 sdt garam
  4. 1/2 sdt kaldu bubuk rasa sapi
  5. 1/2 sdt merica

Langkah Pembuatan:

  1. Rendam kerupuk dalam air panas hingga sedikit lembek, kemudian tiriskan.
  2. Haluskan bumbu dan sisihkan untuk digunakan nanti.
  3. Siapkan baskom, lalu masukkan tepung tapioka, tepung terigu, bumbu halus, dan air, aduk hingga semua bahan tercampur rata.
  4. Tambahkan kerupuk yang sudah ditiriskan ke dalam adonan, aduk kembali, dan cek rasa untuk memastikan bumbunya sudah pas.
  5. Siapkan cetakan yang telah diolesi minyak, lalu tuangkan adonan ke dalam cetakan tersebut.
  6. Kukus adonan selama 45 menit dengan api sedang hingga matang.
  7. Setelah matang, angkat dan biarkan dingin.
  8. Potong kerupuk sesuai selera setelah dingin agar tidak lengket satu sama lain.

5. Kerupuk Aci Warna Warni

10 Menu Jualan Seribuan dengan Kemasan Plastik Klip Kecil yang Tetap Menarik
Menu Jualan Seribuan dengan Kemasan Plastik Klip Kecil/AI © 2025 Liputan6.com

Kerupuk aci yang beraneka warna umumnya terbuat dari kerupuk berwarna oranye serta kerupuk lainnya yang memiliki warna berbeda. Cara untuk membuat kerupuk ini cukup sederhana, yaitu dengan mencampurkan berbagai jenis kerupuk tersebut dan kemudian menggorengnya. Hasil akhirnya adalah kerupuk yang renyah, lembut, dan mengembang dengan baik. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat kerupuk aci warna-warni:

Bahan-bahan:

  1. 150 gr kerupuk oren
  2. 150 gr kerupuk putih warna-warni
  3. 150 gr tepung tapioka
  4. 500ml air
  5. 3 butir bawang putih
  6. 1 sdt garam
  7. 1 sdt penyedap rasa

Langkah Pembuatan:

  1. Campurkan kerupuk oren dan kerupuk putih warna-warni, rendam dalam air dingin selama 15 menit, kemudian tiriskan.
  2. Ulek bumbu halus dengan bawang putih dan garam.
  3. Siapkan air, lalu masukkan bumbu halus beserta penyedap rasa, aduk hingga merata.
  4. Gabungkan kerupuk dengan tepung tapioka, tuangkan air, dan aduk sampai semua bahan tercampur rata.
  5. Masukkan adonan ke dalam cetakan, lalu kukus selama 30 menit.
  6. Setelah dingin, potong-potong kerupuk tersebut dan simpan dalam kulkas sebagai persediaan.

6. Kerupuk Aci Udang

Kerupuk Aci Udang adalah salah satu jenis camilan tradisional khas Indonesia yang terbuat dari campuran tepung tapioka (aci) dan udang halus. Cita rasanya gurih dan renyah, dengan aroma udang yang khas dan menggugah selera. Kerupuk ini sering dijadikan pelengkap makan nasi, lauk pauk, atau bahkan camilan ringan yang nikmat kapan saja.

Bahan-bahan:

Bahan utama:

  1. 250 gram tepung tapioka (aci)
  2. 100 gram udang segar (haluskan)
  3. 3 siung bawang putih (haluskan)
  4. 1 sdt garam
  5. ½ sdt gula pasir
  6. ½ sdt kaldu bubuk (opsional)
  7. ½ sdt merica bubuk
  8. 100 ml air panas (secukupnya, hingga adonan bisa dipulung)

Untuk menggoreng:

  1. Minyak goreng secukupnya

Langkah Pembuatan:

  1. Siapkan adonan: Campurkan tepung tapioka, udang halus, bawang putih halus, garam, gula, kaldu, dan merica dalam wadah besar. Aduk rata.
  2. Tuang air panas perlahan: Tambahkan air panas sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai adonan kalis dan bisa dipulung (tidak terlalu lembek).
  3. Bentuk adonan: Bentuk adonan menjadi silinder panjang (seperti lontong) atau sesuai selera. Bungkus dengan plastik atau daun pisang agar bentuknya rapi.
  4. Kukus adonan: Kukus adonan selama kurang lebih 30–40 menit hingga matang dan kenyal. Setelah matang, angkat dan biarkan dingin.
  5. Iris dan jemur: Setelah dingin, iris tipis-tipis adonan menggunakan pisau tajam. Jemur irisan kerupuk di bawah sinar matahari selama 1–2 hari sampai benar-benar kering (atau bisa menggunakan oven suhu rendah untuk mempercepat prosesnya).
  6. Goreng hingga mengembang: Panaskan minyak banyak dengan api sedang. Goreng kerupuk kering hingga mengembang dan berwarna keemasan. Angkat, tiriskan, dan biarkan dingin.
Rekomendasi