Ramadhan 2025 Berapa Hijriah? Informasi Lengkap Terkait Bulan Puasa Jangan Sampai Salah!

Ramadhan 2025 diperkirakan mulai pada 1 Maret 2025, simak informasi lengkapnya agar tidak salah dalam mempersiapkan ibadah.

Dwi Zain Musofa
Oleh Dwi Zain Musofa - Reporter
Ramadhan 2025 Berapa Hijriah? Informasi Lengkap Terkait Bulan Puasa Jangan Sampai Salah!
Ramadhan 2025 Berapa Hijriah? Informasi Lengkap Terkait Bulan Puasa Jangan Sampai Salah! (Merdeka.com)

Bulan suci Ramadhan 2025 semakin dekat, dan umat Islam di seluruh dunia bersiap untuk menyambutnya dengan penuh suka cita. Berdasarkan informasi terbaru, puasa Ramadhan tahun ini diperkirakan akan dimulai pada Sabtu, 1 Maret 2025, sesuai dengan perhitungan yang dilakukan oleh Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Menariknya, kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kemenag menunjukkan kemungkinan awal Ramadhan jatuh pada tanggal yang sama. Hal ini membuka peluang keserentakan awal Ramadhan antara pemerintah dan Muhammadiyah pada tahun ini, meskipun penetapan resmi dari pemerintah masih menunggu hasil Sidang Isbat.

Akan tetapi, banyak juga umat muslim yang masih bertanya Ramadan tahun ini bersamaan dengan tahun ke berapa Hijriah. Untuk menjawabnya, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Jadwal Awal Puasa Ramadan 2025

Ramadan 2025 jatuh pada tahun 1446 Hijriah. Menurut Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah, 1 Ramadan 1446 H diperkirakan jatuh pada 1 Maret 2025. Penetapan ini didasarkan pada acuan KHGT, yang merupakan salah satu pedoman penting bagi umat Islam dalam menentukan awal bulan puasa.

Potensi Perbedaan Penetapan Idul Fitri

Bagaimana dengan Idul Fitri? Berdasarkan KHGT Muhammadiyah, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H diperkirakan jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025. Namun, kalender Hijriah Kemenag menunjukkan bahwa tanggal 30 Maret masih merupakan hari ke-30 puasa Ramadhan.

Dengan demikian, Idul Fitri kemungkinan besar akan dirayakan pada Senin, 31 Maret 2025. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan dalam penetapan hari raya antara Muhammadiyah dan Kementerian Agama.

Perbedaan ini sering terjadi dan menjadi perhatian tersendiri bagi umat Islam di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk mengikuti informasi resmi dari organisasi masing-masing.

Pentingnya Persiapan Menyambut Ramadan

Agar ibadah selama Ramadan bisa berjalan dengan lancar dan penuh berkah, ada baiknya mempersiapkan diri sejak sekarang. Beberapa kegiatan penunjang yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Membaca dan memahami Al-Qur'an lebih intensif.
  2. Menyiapkan menu berbuka puasa dan sahur yang sehat.
  3. Meningkatkan ibadah shalat dan doa.
  4. Melakukan amal dan sedekah kepada yang membutuhkan.

Dengan melakukan persiapan yang matang, diharapkan umat Islam dapat menjalani bulan suci ini dengan lebih baik. Selain itu, penting juga untuk menjaga kesehatan agar ibadah puasa dapat dilaksanakan dengan optimal.

Rekomendasi