Beberapa negara di Asia, termasuk Indonesia, memiliki kebudayaan untuk makan menggunakan tangan alih-alih sendok, garpu, ataupun sumpit.
Hal tersebut tentu mengundang penilaian positif dan negatif dari banyak pihak. Ada yang menganggapnya ‘jorok’, namun tak sedikit pula yang tetap melakukannya karena lebih praktis.
Advertisement
Ada bermacam-macam manfaat yang bisa didapatkan dari makan dengan tangan. Di antaranya adalah:
Advertisement
Ketika jari-jari menyentuh makanan, secara otomatis otak akan langsung mengirimkan sinyal kepada organ pencernaan. Kemudian, organ-organ tersebut merespons dengan melepaskan cairan serta enzim pencernaan.
Advertisement
Tak kalah menarik, makan dengan tangan juga mampu melancarkan sirkulasi darah pada tubuh. Saat makan, tangan biasanya akan mengaduk, memotong, hingga mengumpulkan makanan yang ada di piring atau mangkok. Gerakan inilah yang ternyata memicu lancarnya aliran darah manusia.
Advertisement
Menggunakan tangan nyatanya juga bisa membuat seseorang lebih fokus. Saat bersantap, tangan cenderung akan bersentuhan langsung dengan sajian dan kemudian merasakan berbagai tekstur yang ada. Itulah mengapa seseorang yang makan dengan tangan cenderung tenang dan hanya berfokus pada makanan yang ada di hadapannya.
Advertisement
Sensasi berbeda akan didapatkan dengan makan menggunakan tangan. Menurut ahli, hal ini bisa terjadi karena persepsi sensorik otak yang meningkat. Sehingga, otak akan beranggapan jika menyentuh makanan dengan tangan akan jadi lebih nikmat.