Hunedoara, kastil Dracula bagi jiwa yang tersiksa

Kastil ini konon pernah dihuni Count Dracula dan dihantui oleh jiwa-jiwa yang tersiksa. Simak kisahnya!

Destriyana
Oleh Destriyana - Reporter
Hunedoara, kastil Dracula bagi jiwa yang tersiksa
Kastil Hunedoara. ©2014 Merdeka.com/tripwow.tripadvisor.com

Kastil Hunedoara terletak di Transylvania, Rumania, atau sekitar 185 km di barat laut Bucharest di Black Valley dalam rentang Pegunungan Carpathian. Kastil yang berada di tepi Sungai Zlasti ini konon pernah dihuni oleh Count Dracula dan banyak yang mengatakan bahwa kastil ini dihantui oleh jiwa-jiwa yang tersiksa. Kastil Hunedoara juga disebut sebagai Kastil Hunyad, penguasa terkuat dari Transylvania yang menduduki kastil ini selama bertahun-tahun. Hunedoara dibangun sekitar abad ke-13 atau ke-14. Bangun ini pernah dikenal sebagai benteng yang paling kuat pada masanya. Selama era Hunyadi, banyak orang yang secara brutal disiksa dan dibunuh di kastil ini. Ada banyak prajurit berpangkat tinggi yang dibawa ke sini dan kemudian dipukuli secara brutal, digantung, dipenggal, dan banyak hal mengerikan lainnya yang terjadi pada mereka. Bahkan meskipun kastil ini memiliki dinding yang tebal, teriakan mereka bahkan masih terdengar hingga ke seluruh desa.

"Anda mungkin memiliki air, tetapi Anda tidak memiliki jiwa." ditorehkan oleh seorang tahanan Turki yang dieksekusi di Kastil Hunedoara. (Photo by: Craig Heimburger)

Pada tahun 1441, John Hunyadi, penguasa dan panglima perang terkuat di Rumania kala itu, berhasil menangkap 12 tentara Turki. Dia meminta mereka menggali sumur untuknya. Dan bila para tahanan itu mampu melakukannya, John berjanji akan membebaskan mereka. Para tahanan itu berhasil menyelesaikan sumur tersebut setelah 15 tahun, dan sayangnya John sudah keburu meninggal sebelum melihatnya. Ketika para tahanan menuntut untuk dibebaskan, putra John memberitahu mereka bahwa kesepakatan itu dibuat oleh ayahnya, bukan dia. Dia pun menentang pembebasan 12 tentara Turki tersebut dan kemudian memenggal kepala mereka.

Sumur di Kastil Hunedoara (Photo by: Craig Heimburger)

Sebelum mereka dieksekusi, salah satu tahanan menggoreskan sebuah frase ke dinding batu di dasar sumur itu yang dibaca, "Anda mungkin memiliki air, tetapi Anda tidak memiliki jiwa". Anak John memenggal kepala para tentara itu dan melemparkan kepala mereka ke dalam sumur.Wisatawan yang mengunjungi Kastil Hunedoara juga diberitahu bahwa kastil itu pernah dihuni oleh Vlad III dari Wallachia yang lebih dikenal sebagai Vlad the Impaler atau Count Dracula. Vlad III beraliansi dengan John yang diketahuinya telah membantai ayahnya Vlad II Dracul dan menangkap kakak tertua dari ayahnya, dan memaksanya untuk menggali kuburnya sendiri. Paman Dracula terkubur hidup-hidup karena mati lemas. Vlad III tahu bahwa dia tidak bisa melawan prajurit terkuat di Rumania, John Hunyadi, dan memaksa semua orang berpihak kepadanya. Dia kemudian meminta John untuk melatihnya sebagai ksatria dan dari situlah dia belajar metode penyiksaan impaling atau penyulaan. Metode itu dilakukan dengan cara menusuk dari pantat sampai ke perut tongkat kayu atau bambu yang runcing atau tajam ujungnya.Konon Count Dracula suka makan di meja makan yang di atasnya terbaring tubuh para tahanan yang sedang disiksa. Dia akan mengambil roti dan mencelupkannya ke darah para tahanan itu. Pada usia 17 tahun, dia berhasil merebut tahta kerajaan dan berkuasa di Wallachia, sebuah wilayah di dekat berbatasan Transylvania di selatan Pegunungan Carpathian Selatan (apa yang kini disebut Serbia dan Bulgaria). Selama enam tahun masa pemerintahannya, dia telah menyiksa lebih dari 100.000 orang, yang kebanyakan dari mereka merupakan tentara Turki dari Kekaisaran Ottoman.

Rekomendasi