Anda pasti sudah tak asing kisah cinta tragis Romeo dan Juliet karangan William Shakespeare. Cerita rekaan sastrawan Inggris tersebut bersetting di kota Verona, Italia. Ternyata di Verona memang ada rumah yang didedikasikan untuk cerita Romeo dan Juliet. Casa di Gulietta atau Rumah Juliet merupakan bangunan bergaya klasik yang sengaja dipugar sengaja untuk mengabadikan tokoh Juliet Capulet. Di bagian dalam rumah terdapat museum kecil yang didedikasikan untuk kisah Romeo dan Juliet. Sementara itu di halaman terdapat patung perunggu Juliet seukuran manusia dewasa. Para pengunjung meremas dada kanannya untuk mendapatkan keberuntungan. Entah dari mana asalnya mitos tersebut.
Juga ada balkon dari salah satu adegan paling ikonik dalam kisah Romeo & Juliet, di mana Romeo memanjat balkon di depan kamar Juliet untuk merayunya.
Advertisement
Casa di Giulietta didirikan pada abad 13. Menurut Viator.com, rumah bergaya kuno ini dimiliki oleh keluarga dell Capello. Tetapi balkon yang menjadi setting adegan penting dalam kisah Romeo dan Juliet, baru ditambahkan pada abad 20.
Sekarang, balkon ini populer sebagai lokasi foto para pasangan. Biasanya mereka berfoto sambil berciuman di balkon, persis seperti yang dilakukan Romeo dan Juliet dalam cerita.
Casa di Giulietta selalu ramai disambangi pengunjung wanita yang ingin memperoleh berkah cinta dari tokoh romantis dengan riwayat memilukan tersebut.
Di salah satu sudut terdapat tembok yang dinamakan Tembok Juliet. Titik ini pun punya cerita tersendiri bagi para pengunjung Casa di Giulieta.
Advertisement
Para wanita yang sedang mengalami problema cinta menulis surat yang berisi curahan hati mereka kemudian menyelipkannya di celah-celah tembok. Ada ribuan surat yang diselipkan di tembok ini setiap tahunnya.
Jika Anda pernah menonton film Letters to Juliet (2010) atau Love in the Villa (2022) produksi Netflix, Anda mungkin masih ingat kalau di film tersebut ada sebuah klub yang para anggotanya secara rutin mencarikan solusi cinta dengan membalas surat-surat yang diselipkan di Tembok Juliet.
Ternyata klub ini memang benar-benar ada. Sejak tahun 1980-an, dibentuklah Club di Giulietta atau Klub Juliet, beranggotakan para relawan setempat yang tugasnya membalas surat-surat yang diselipkan di Tembok Juliet.