Puasa Asyura Dilaksanakan pada 10 Muharam, Yuk Kenali Keutamaan dan Hikmahnya

Puasa Asyura merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharam.

Rizka Nur Laily Muallifa
Puasa Asyura Dilaksanakan pada 10 Muharam, Yuk Kenali Keutamaan dan Hikmahnya
Puasa Asyura Dilaksanakan pada 10 Muharam, Yuk Kenali Keutamaan dan Hikmahnya (Merdeka.com)

Puasa Asyura merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan pada10 Muharam, yang merupakan hari yang sangat istimewa dalam bulan pertama kalender Hijriah. Ibadah ini memiliki keutamaan yang luar biasa, bahkan Rasulullah SAW sangat menganjurkan untuk melaksanakannya.

Puasa Asyura dianggap sebagai salah satu ibadah yang paling dianjurkan setelah puasa Ramadan. Keutamaan puasa ini sangat signifikan karena diyakini dapat menghapus dosa-dosa kecil yang dilakukan selama satu tahun sebelumnya. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadis riwayat Muslim:

"Shaumu yaumi 'syr-a atasibu 'alallhi an yukaffira as-sanah allat qablah ""

"Artinya: Puasa hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)

Oleh karena itu, puasa Asyura sangat dianjurkan bagi setiap orang yang ingin memperoleh pengampunan dari Allah SWT.

Dalam Kitab Tafsir Ibnu Katsir (Surah Yunus: 87), dijelaskan bahwa penyelamatan Nabi Musa dari Fir'aun adalah simbol kemenangan kebenaran atas kebatilan, yang seharusnya disyukuri dengan cara berpuasa.

قال ابن كثير في تفسيره: "وكان صيام يوم عاشوراء مشروعاً قبل صيام رمضان، فلما فرض رمضان ترك عاشوراء، ووقع التأكيد في صيامه بعد ذلك"

Ibnu Katsir mengatakan bahwa puasa Asyura dahulu disyariatkan sebelum Ramadan. Setelah Ramadan diwajibkan, puasa Asyura tetap sangat dianjurkan.

Dalam Kitab Shahih Bukhari juga disebutkan dari Aisyah RA bahwa orang-orang Quraisy biasa berpuasa pada hari Asyura di masa jahiliyah:

كَانَ يَوْمُ عَاشُورَاءَ تَصُومُهُ قُرَيْشٌ فِي الْجَاهِلِيَّةِ"

Kaum Quraisy di masa jahiliyah biasa berpuasa di hari Asyura." (HR Bukhari no. 2002).

Dengan demikian, puasa Asyura merupakan simpul sejarah dari ajaran tauhid yang diwariskan sejak masa Nabi Ibrahim hingga ke Nabi Musa dan dihidupkan kembali oleh Nabi Muhammad.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dalam tradisi Islam, Puasa Asyura merupakan puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharam dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah. Tanggal pelaksanaan Puasa Asyura bisa berbeda-beda tergantung pada ormas Islam yang mengadakannya, seperti yang ditetapkan oleh Pemerintah RI dan NU melalui rukyat:

  1. Tasu'a: Sabtu, 5 Juli 2025
  2. Asyura: Ahad, 6 Juli 2025

Sementara itu, Muhammadiyah yang menggunakan hisab hakiki menetapkan:

  1. Tasu'a: Jumat, 4 Juli 2025
  2. Asyura: Sabtu, 5 Juli 2025

Tidak perlu mempermasalahkan perbedaan ini, karena masing-masing metode memiliki dasar fikih yang kuat. Dalam Kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar dijelaskan:

"الْأَمْرُ فِي ذَلِكَ وَاسِعٌ، لِاخْتِلَافِ الرُّؤْيَةِ وَالْبُلْدَانِ"

“Dalam hal ini ada keluasan (boleh berbeda), karena perbedaan rukyat dan letak negeri.” (Fathul Bari, 4/246)

Puasa Asyura merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharam, dan pelaksanaannya mirip dengan puasa sunnah lainnya, yaitu dari fajar hingga maghrib dengan niat yang ikhlas. Berikut adalah langkah-langkah puasa Asyura agar ibadah Anda diterima oleh Allah SWT:

  1. Niat di Malam Hari atau Sebelum Zawal

Bacaan:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumi ‘Āsyūrā-a sunnatan lillāhi ta‘ālā

  1. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa

Dari fajar hingga maghrib, hindari makan, minum, berhubungan intim, atau melakukan perbuatan yang dilarang.

3. Menggabungkan dengan Puasa Tasu'a (9 Muharram)

Disunnahkan untuk berpuasa selama dua hari, yaitu pada tanggal 9 dan 10 Muharram.

4.Perbanyak Ibadah dan Amal

Disarankan untuk memperbanyak sedekah, dzikir, membaca Al-Qur'an, dan berdoa.

5.Menutup Hari dengan Refleksi dan Doa

Lakukan muhasabah dan mohon ampunan menjelang waktu maghrib.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan puasa Asyura yang Anda jalankan dapat memberikan keberkahan dan diterima oleh Allah SWT.

Puasa Asyura dikenal sebagai cara untuk menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan selama setahun sebelumnya. Hal ini didasarkan pada hadis yang sahih dari Muslim yang menyatakan: "Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat." (HR Muslim). Selain itu, puasa ini juga termasuk dalam kategori amalan sunnah muakkadah yang sangat diperhatikan oleh Rasulullah SAW. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, disebutkan, "Aku tidak pernah melihat Nabi sangat menjaga puasa pada satu hari yang beliau utamakan dibandingkan hari lainnya kecuali hari Asyura dan bulan Ramadan."

Di samping itu, puasa Asyura memiliki nilai spiritual yang mendalam karena dapat memperkuat hubungan antara manusia dan Tuhannya. Puasa ini menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi diri, meningkatkan ketaatan, serta meneladani akhlak para nabi yang menghadapi berbagai ujian pada hari Asyura. Dengan melaksanakan puasa ini, umat Muslim diharapkan dapat memperdalam iman dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ilustrasi Puasa
Ilustrasi Puasa Credit: storyset/freepik

Puasa Asyura merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharam. Ibadah ini memiliki tujuan penting yaitu untuk melatih diri dalam mengendalikan hawa nafsu serta meningkatkan kesadaran spiritual. Menurut banyak sumber, puasa ini memberikan berbagai manfaat, baik dari segi spiritual maupun kesehatan. Seperti yang diungkapkan, "Meningkatkan kedekatan kepada Allah" dan "Melatih keikhlasan dan pengendalian diri" adalah beberapa manfaat spiritual yang dapat diperoleh.

Dari segi kesehatan, puasa Asyura juga memiliki efek positif yang signifikan. Beberapa manfaat kesehatan yang bisa dirasakan meliputi Detoksifikasi tubuh, Meningkatkan sistem imun, dan Menyempurnakan pola hidup sehat. Selain itu, puasa ini juga memberikan dampak sosial yang positif, seperti Mempererat solidaritas umat" dan Menumbuhkan empati dan kepedulian di antara sesama. Dengan demikian, puasa Asyura tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Rekomendasi