Tak banyak yang tahu, petinju legendaris dunia Muhammad Ali ternyata pernah mengunjungi Lebanon semasa hidupnya. Bahkan Ali pernah salat berjemaah yang diimami pemimpin Hizbullah, Naim Qassem. Qassem merupakan Sekjen Hizbullah yang baru, pengganti Hassan Nasrallah yang dibunuh Israel pada 27 September lalu.
Video Ali yang salat berjemaah bersama Naim Qassem ini viral di media sosial.
Kunjungannya ke Lebanon ini terjadi pada tahun 1985, yang mana saat itu Israel telah menginvasi Lebanon selama tiga tahun. Kunjungan ini dilakukan Ali dalam rangka memberikan dukungan kepada warga Palestina dan Lebanon.
Dalam lawatannya ini, Ali mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Lebanon dan mendesak negara Zionis Israel agar membebaskan warga Lebanon dan Palestina yang ditahan di Lebanon selatan yang diduduki.
Advertisement
Tak hanya sekali ke Lebanon, sebelumnya Ali pernah lebih dulu mengunjungi Lebanon pada tahun 1974 dan menyatakan dukungan terhadap perjuangan Palestina dan Lebanon.
Ali, yang pernah jadi petinju nomor satu di dunia ini menjadi kebanggaan bagi orang Amerika keturunan Arab karena selalu lantang menyuarakan kebebasan Palestina dan Lebanon.
Sejak menjadi mualaf pada tahun 1962, Ali terus menyuarakan perdamaian, kesetaraan dan, menentang diskriminasi serta rasisme di dunia terutama yang dialami warga Amerika kulit hitam.
Reporter: Elma Pinkan Yulianti
Tonton videonya di link berikut:
A historic video of Muhammad Ali Clay, the world’s boxing legend, doing prayers led by Sheikh Naim Qassem, the new Secretary General of Lebanon's Hezbollah. pic.twitter.com/6cJGLvjXaY
— IRNA News Agency (@IrnaEnglish) October 30, 2024