FOTO: Bondong-Bondong Tinggalkan Rumah Imbas Kebrutalan Israel, Warga Lebanon Mengungsi hingga Padati Perbatasan Suriah

Gelombang pengungsi dari perbatasan Lebanon Selatan terus meningkat seiring serangan udara Israel semakin meningkat.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Bondong-Bondong Tinggalkan Rumah Imbas Kebrutalan Israel, Warga Lebanon Mengungsi hingga Padati Perbatasan Suriah
FOTO: Bondong-Bondong Tinggalkan Rumah Imbas Kebrutalan Israel, Warga Lebanon Mengungsi hingga Padati Perbatasan Suriah (Merdeka.com)

FOTO: Bondong-Bondong Tinggalkan Rumah Imbas Kebrutalan Israel, Warga Lebanon Mengungsi hingga Padati Perbatasan Suriah

Warga yang melarikan diri dari Lebanon memadati perbatasan Suriah di Jdeidat Yabus di barat daya Suriah pada 25 September 2024. Foto: REUTERS / Yamam al Shaar

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Jumlah pengungsi di perbatasan Lebanon Selatan terus meningkat seiring eskalasi serangan militer Israel yang menarget kelompok Hizbullah. Foto: REUTERS / Yamam al Shaar

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Data terbaru dari Organisasi Internasional untuk Migrasi PBB (IOM) mengungkapkan, lebih dari 90.000 orang terpaksa mengungsi akibat serangan udara Israel yang semakin intensif. Foto: REUTERS / Yamam al Shaar

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menteri Luar Negeri Lebanon, Abdallah Bou Habib, pada Selasa (24/9/2024) menyatakan bahwa gelombang pengungsi terus bertambah seiring konflik yang berkepanjangan. Foto: REUTERS / Yamam al Shaar

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Banyak warga sipil di wilayah perbatasan terjebak dalam ketakutan. Kondisi ini membuat mereka terpaksa meninggalkan rumahnya demi keselamatan. Foto: REUTERS / Yamam al Shaar

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Situasi ini semakin mengkhawatirkan setelah Human Rights Watch mengeluarkan peringatan pada Rabu (25/9/2024) tentang tingginya risiko bagi warga sipil. Foto: REUTERS / Yamam al Shaar

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Eskalasi serangan militer Israel tidak hanya menargetkan Hizbullah, tetapi juga menempatkan masyarakat umum dalam bahaya besar. Foto: REUTERS / Yamam al Shaar

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Di sisi lain, dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kesehatan Suriah mengatakan pihaknya menyediakan layanan medis dan darurat bagi mereka yang datang dari Lebanon. Foto: REUTERS / Yamam al Shaar

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Seorang warga Suriah yang tinggal di Lebanon membawa barang-barangnya saat kembali ke negaranya akibat konflik yang sedang berlangsung antara Hizbullah dan pasukan Israel saat tiba di Jdaydet Yabous, Suriah, 25 September 2024. Foto: REUTERS / Yamam al Shaar

Rekomendasi