Lagi Jalan-Jalan di Kebun, Ibu Malah Temukan 2.150 Koin Perak Berusia 900 Tahun

Para ahli meyakini koin-koin tersebut diimpor dari Praha.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Lagi Jalan-Jalan di Kebun, Ibu Malah Temukan 2.150 Koin Perak Berusia 900 Tahun
Lagi Jalan-Jalan di Kebun, Ibu Malah Temukan 2.150 Koin Perak Berusia 900 Tahun (Merdeka.com)

Para ahli meyakini koin-koin tersebut diimpor dari Praha.

Seorang ibu menemukan harta karun berupa ribuan keping koin berusia 900 tahun saat jalan-jalan di kota Kutná Hora di Wilayah Bohemia Tengah, Republik Ceko.


Dilansir Arkeonews, ibu ini menemukan 2.150 keping koin perak abad pertengahan, yang dikenal dengan sebutan dinar.

Koin-koin ini ditemukan saat wanita tersebut melewati sebuah ladang di Kutnohorsku dan menghubungi petugas, ungkap Institut Arkeologi Akademi Ilmu Pengetahuan Republik Ceko (ARUP) dalam sebuah rilis berita pada 16 Mei.

Harta karun itu terdiri dari lebih dari 2.150 koin perak yang dicetak antara tahun 1085 dan 1107. 

Harta karun itu terdiri dari lebih dari 2.150 koin perak yang dicetak antara tahun 1085 dan 1107. 
© Institut Arkeologi Akademi Ilmu Pengetahuan Republik Ceko (ARUP)

Para ahli meyakini koin-koin tersebut dibuat di Praha dan diimpor ke Bohemia. 

Dok. Istimewa
© Institut Arkeologi Akademi Ilmu Pengetahuan Republik Ceko (ARUP)

Harta karun itu disimpan dalam wadah keramik yang telah hancur selama bertahun-tahun,

tetapi para arkeolog menemukan bagian bawah wadah tersebut.

Menurut ARUP, selain koin perak, ada juga koin yang terbuat dari campuran tembaga, timbal, dan logam jejak.

“Menentukan komposisi khusus ini juga dapat membantu menentukan asal perak yang digunakan," jelasnya.

Dijuluki sebagai salah satu penemuan terbesar dalam dekade terakhir, arkeolog ARUP, Filip Velímský, meyakini penemuan ini seperti memenangkan lotere.

“Mungkin saja benda itu diletakkan di tempatnya pada kuartal pertama abad ke-12, pada masa ketidakstabilan politik internal,” katanya.

“Mungkin saja benda itu diletakkan di tempatnya pada kuartal pertama abad ke-12, pada masa ketidakstabilan politik internal,” katanya.<br>
© Institut Arkeologi Akademi Ilmu Pengetahuan Republik Ceko (ARUP)

“Pada saat itu, ada perselisihan di negara ini antara anggota dinasti Přemysl tentang tahta pangeran Praha,” katanya.

Menurut ARUP, pertempuran sering terjadi selama periode tersebut dan depot tersebut bisa jadi merupakan uang tunai “untuk membayar upah atau rampasan perang.”


Para pejabat Ceko menyebut penemuan ini sebagai “salah satu penemuan terbesar dalam dekade terakhir.”

Menurut para ahli, pemiliknya tidak mungkin orang sembarangan.

“Sayangnya, untuk pergantian abad ke-11 ke abad ke-12, kami tidak memiliki data tentang daya beli koin kontemporer,” kata Velímský.


“Tapi itu adalah jumlah yang sangat besar, tak terbayangkan, dan pada saat yang sama, tidak tersedia, untuk orang biasa. Hal ini dapat dibandingkan dengan memenangkan satu juta jackpot.”

Artefak-artefak tersebut dibawa ke laboratorium untuk dianalisis dan didokumentasikan lebih lanjut, sebuah proses yang kemungkinan akan memakan waktu satu tahun. Artefak-artefak tersebut kemudian akan dipamerkan dalam sebuah pameran yang diharapkan akan dimulai pada tahun 2025.

Rekomendasi