FOTO: Kendaraan-Kendaraan yang Tertelan Lumpur Pasca Banjir Bandang yang Menewaskan 42 Orang di India

Bencana ini merupakan salah satu bencana terburuk setelah lebih dari 50 tahun terakhir pernah melanda kawasan tersebut.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Reporter
FOTO: Kendaraan-Kendaraan yang Tertelan Lumpur Pasca Banjir Bandang yang Menewaskan 42 Orang di India
FOTO: Kendaraan-Kendaraan yang Tertelan Lumpur Pasca Banjir Bandang yang Menewaskan 42 Orang di India (Merdeka.com)

Saat ini tim penyelamat masih terus melakukan pencarian hampir 150 orang yang hilang.

Sedikitnya 42 orang tewas setelah danau glasial meluap dan memicu banjir pada pekan ini. Sementara
kata pejabat pemerintah tim penyelamat masih terus berupaya mencari hampir 150 orang lainnya yang masih hilang.

Sedikitnya 42 orang tewas setelah danau glasial meluap dan memicu banjir pada pekan ini. Sementara<br>kata pejabat pemerintah tim penyelamat masih terus berupaya mencari hampir 150 orang lainnya yang masih hilang.<br>
Dok. Istimewa

Danau Lhonak di negara bagian Sikkim yang terdiri dari pegunungan di timur laut meluap setelah hujan lebat memicu longsoran es sehingga menyebabkan banjir bandang di sungai Teesta.

Danau Lhonak di negara bagian Sikkim yang terdiri dari pegunungan di timur laut meluap setelah hujan lebat memicu longsoran es sehingga menyebabkan banjir bandang di sungai Teesta.<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bencana itu telah membawa meterial lumpur  sehingga mengakibatkan banyak kendaraan terjebak hingga terkubur.

Menurut para ilmuwan bencana ini disebabkan oleh perubahan iklim yang ekstrem.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bencana ini merupakan salah satu yang terburuk setelah lebih dari 50 tahun terakhir melanda India.

Dampak dari musibah ini pun menyebabkan kerusakan yang luas di pegunungan Himalaya.

“Kami mendapat telepon dari masyarakat bahwa permukaan sungai bisa naik pada pukul 3 pagi dan kami lari menyelamatkan diri,” 

“Kami mendapat telepon dari masyarakat bahwa permukaan sungai bisa naik pada pukul 3 pagi dan kami lari menyelamatkan diri,”&nbsp;<br>
© 2023 merdeka.com

Kata Javed Ahmed Ansari, 44, warga lembah Teesta, yang memiliki bisnis arung jeram.

Dia menambahkan, “Kami berlari menuju bukit di hutan… Kami melihat rumah-rumah tersapu."

Dia menambahkan, “Kami berlari menuju bukit di hutan… Kami melihat rumah-rumah tersapu."<br>
Dok. Istimewa

"Sekarang saya hanya bisa melihat lantai pertama rumah kami yang dipenuhi pasir, semuanya terendam.” ujarnya.

"Sekarang saya hanya bisa melihat lantai pertama rumah kami yang dipenuhi pasir, semuanya terendam.” ujarnya.<br>
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
© 2023 merdeka.com

Kepala Sekretaris Sikkim Vijay Bhushan Pathak, birokrat paling senior, mengatakan tim penyelamat telah menemukan 20 jenazah di negara bagian tersebut dan 22 di negara bagian tetangga di hilir, Benggala Barat.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sementara itu jumlah orang hilang meningkat menjadi 142 orang, termasuk 15 personel militer, ketika masyarakat meningkatkan pencarian seiring cuaca yang mulai bersahabat.

Rekomendasi