Tak Banyak Orang Tahu, Ada Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Peneliti berhasil membuat rekonstruksi dari benua hilang yang tersembunyi di bawah benua Eropa bagian selatan.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Tak Banyak Orang Tahu, Ada Benua Tersembunyi di Bawah Eropa
Tak Banyak Orang Tahu, Ada Benua Tersembunyi di Bawah Eropa (Merdeka.com)

Tak Banyak Orang Tahu, Ada Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Peneliti berhasil membuat rekonstruksi dari benua hilang yang tersembunyi di bawah benua Eropa bagian selatan. Dilansir dari Live Science, benua yang hilang ini bernama "Greater Adria". Benua ini muncul sekitar 240 juta tahun yang lalu, setelah terputus dari superbenua Gondwana.

Peneliti berhasil membuat rekonstruksi dari benua hilang yang tersembunyi di bawah benua Eropa bagian selatan.

Dilansir dari Live Science, benua yang hilang ini bernama "Greater Adria". Benua ini muncul sekitar 240 juta tahun yang lalu, setelah terputu
Dok. Istimewa

Gondwana adalah superbenua selatan yang terdiri dari Afrika, Antartika, Amerika Selatan, Australia, dan daratan besar lainnya.

Greater Adria berukuran besar, membentang dari Pegunungan Alpen sampai ke Iran. Namun, tidak semua bagian dari daratan ini berada di atas air. Reporter magang: Yobel Nathania

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Penulis utama proyek ini, Douwe van Hinsbergen, mengatakan ada kemungkinan benua ini merupakan rangkaian pulau atau kepulauan.

Mereka mengumpulkan batu-batu besar yang dulunya pernah ada, seperti di sabuk gunung berapi atau di terumbu karang besar.

Hinsbergen dan timnya menghabiskan satu dasawarsa untuk mengumpulkan dan menganalisis bebatuan yang dulunya adalah Greater Ardia. "Semua potongan-potongan itu bercampur aduk dan saya menghabiskan 10 tahun terakhir membuat teka-teki itu lagi," ujarnya.

Dia juga mengatakan bebatuan ini tersebar di sekitar 30 negara yang berbeda.

Dia juga mengatakan bebatuan ini tersebar di sekitar 30 negara yang berbeda.
Dok. Istimewa

"Setiap negara memiliki survei geologi mereka sendiri dan peta mereka sendiri dan cerita mereka sendiri dan benua mereka sendiri. Dengan penelitian ini, kami menyatukan semuanya dalam satu gambaran besar," katanya.

Livescience.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Mereka menggunakan perangkat lunak untuk membuat peta detail benua kuno dan memastikan bahwa benua itu bergerak ke utara sambil memutar sedikit, sebelum bertabrakan dengan Eropa.

Bumi ditutupi lempeng tektonik besar yang bergerak relatif satu sama lain. Greater Adria milik lempeng tektonik Afrika, yang perlahan-lahan meluncur di bawah lempeng tektonik Eurasia, berada di Eropa selatan.

Sekitar 100 juta hingga 120 juta tahun yang lalu, Greater Adeia menabrak Eropa dan tenggelam di bawahnya.

Namun, beberapa bebatuan terlalu ringan sehingga tidak tenggelam ke dalam mantel Bumi. Sebaliknya, mereka berada mengapung di bawah air dan membentuk rantai Pegunungan Alpen.

Namun, beberapa bebatuan terlalu ringan sehingga tidak tenggelam ke dalam mantel Bumi. Sebaliknya, mereka berada mengapung di bawah air dan membentuk rantai Pegunungan Alpen.
Dok. Istimewa
Rekomendasi