Kedubes Palestina Kutuk Aksi Israel Terhadap Armada Global Sumud Flotilla, Doakan WNI Ditangkap Selamat

Kedubes Palestina untuk Indonesia mengecam keras tindakan kriminal Israel yang dilakukan tentara pendudukan terhadap para peserta Global Sumud Flotilla.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Kedubes Palestina Kutuk Aksi Israel Terhadap Armada Global Sumud Flotilla, Doakan WNI Ditangkap Selamat
Kedubes Palestina Kutuk Aksi Israel Terhadap Armada Global Sumud Flotilla, Doakan WNI Ditangkap Selamat (Merdeka.com)

Kedutaan Besar (Kedubes) Palestina untuk Indonesia mengutuk keras tindakan yang dilakukan tentara Israel terhadap peserta konvoi Global Sumud Flotilla yang sedang menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza.

"Kedubes Palestina untuk Indonesia mengecam keras tindakan kriminal Israel yang dilakukan tentara pendudukan terhadap para peserta Global Sumud Flotilla, yang merupakan para pahlawan pembela hak asasi manusia (HAM), keadilan, dan hukum internasional," kata Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A. K. Alsattari dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/5).

Dubes Alsattari juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, pemerintah, dan seluruh rakyat Indonesia atas segala bentuk dukungan yang terus diberikan secara historis kepada rakyat Palestina.

"Kami senantiasa berdiri bersama seluruh peserta armada ini, khususnya saudara, saudari kami dari Indonesia; dan kami berdoa kepada Allah Swt agar mereka dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat," kata Alsattari.

Tak Kaget Aksi Israel

Dia mengaku tidak terkejut dengan tindakan yang dilakukan oleh zionis Israel itu.

"Kami tidak terkejut dengan tindakan tentara Israel yang membantai anak-anak dan wanita hamil di Gaza, menghancurkan rumah warga, merampas tanah rakyat kami di Tepi Barat, menebang pohon, mencuri hasil panen, serta membakar dan menjarah harta benda milik warga Palestina," katanya.

Dia pun menegaskan segala bentuk kejahatan yang dilakukan tentara Israel maupun pemukim ilegal tidak akan pernah menggoyahkan ketabahan rakyat Palestina.

"Kami mengecam tindakan zionis. Kejahatan mereka justru akan menambah kekuatan dan tekad kami untuk terus bertahan di tanah air kami serta melanjutkan perlawanan hingga Palestina beserta seluruh tempat suci Islam dan Kristen berhasil dibebaskan," ujar Alsattari.

Berdasarkan keterangan Koordinator Media Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Harfin Naqsyabandy, hingga Senin (18/5/2026) pukul 21.20 WIB terdapat lima warga negara Indonesia yang diduga diculik atau ditangkap militer Israel saat melintasi laut menuju Gaza.

Kelima WNI tersebut terdiri dari empat jurnalis dan satu aktivis kemanusiaan, yakni:

Thoudy Badai

Rahendro Herubowo

Bambang Nuryono

Andre Prasetyo

Andi Angga



Rekomendasi