Video Pemukim Israel Serukan Negaranya Ambil Alih Masjid Al-Aqsa

Dia mengunggah video seruan itu di akun Instagramnya.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Video Pemukim Israel Serukan Negaranya Ambil Alih Masjid Al-Aqsa
Video Pemukim Israel Serukan Negaranya Ambil Alih Masjid Al-Aqsa (Merdeka.com)

Seruan kontroversial datang dari seorang pemukim Israel bernama Rivka Lafair. Ia menyerukan pengambilalihan Masjid Al-Aqsa. Tindakan ini memicu kecaman dan kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan antara Israel dan Palestina.

Lafair, yang dikenal karena pandangan ekstremnya, memposting video di akun Instagram pribadinya. Video tersebut direkam di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa. Dalam video itu, ia menyerukan agar Israel mengambil alih sepenuhnya kompleks suci tersebut.

Pernyataan Lafair ini segera menuai reaksi keras dari berbagai pihak. Banyak yang menilai tindakannya sebagai provokasi serius. Hal ini dapat memperburuk situasi yang sudah tegang di wilayah tersebut.

Seruan Kontroversial Pemukim Israel Terkait Masjid Al-Aqsa

Rivka Lafair secara rutin memasuki Masjid Al-Aqsa secara ilegal. Ia dikenal sebagai pendukung gagasan "tanah Israel yang lebih besar". Gagasan ini mencakup pengusiran, pendudukan, dan pemukiman ilegal di wilayah Palestina.

Pernyataan Lafair mencerminkan pandangan ekstrem dan tidak mewakili pandangan seluruh pemukim Israel. Pemerintah Israel juga belum memberikan tanggapan resmi terkait seruan kontroversial ini.

Masjid Al-Aqsa merupakan tempat suci bagi umat Islam. Kompleks ini juga memiliki arti penting bagi umat Yahudi, yang menyebutnya sebagai Temple Mount. Klaim kepemilikan dan kendali atas Masjid Al-Aqsa merupakan isu sensitif dan sangat diperdebatkan.

Reaksi dan Kekhawatiran Atas Seruan Pengambilalihan

Buka puasa bersama di kompleks Masjid Al Aqsa
Warga Palestina menikmati buka puasa bersama di depan Kubah Shakhrah, kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem, pada 17 Maret 2025. ©Ahmad Gharabli/AFP

Seruan Lafair telah memicu kemarahan dan kecaman dari berbagai pihak, terutama dari kalangan warga Palestina. Mereka melihat tindakan ini sebagai upaya untuk mengubah status quo Masjid Al-Aqsa.

Organisasi-organisasi internasional juga telah menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya ketegangan di sekitar Masjid Al-Aqsa. Mereka menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi.

Situasi di sekitar Masjid Al-Aqsa tetap rawan dan memerlukan pemantauan yang cermat. Setiap tindakan provokatif dapat memicu konflik yang lebih luas dan merusak upaya perdamaian antara Israel dan Palestina.

Rekomendasi