Turis Amerika Ini Ditangkap Saat Mencoba Datangi Suku Paling Misterius di Dunia, Sebelumnya Orang Asing Tewas Dipanah

Seorang Turis asal Amerika Serikat (AS) ditangkap atas dugaan mencoba menghubungi suku paling terisolasi di dunia.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Turis Amerika Ini Ditangkap Saat Mencoba Datangi Suku Paling Misterius di Dunia, Sebelumnya Orang Asing Tewas Dipanah
Mykhailo Viktorovych Polyakov (X)

Seorang turis asal Amerika Serikat bernama Mykhailo Viktorovych Polyakov, 24 tahun, pekan lalu ditangkap setelah diduga melakukan perjalanan ke sebuah pulau terpencil di Teluk Benggala dan mencoba menghubungi salah satu suku paling terisolasi di dunia pada 29 Maret.

Pulau Sentinel Utara adalah daratan yang diperkirakan setara dengan Manhattan di kepulauan Andaman dan Nicobar, sekitar 1.2 kilometer dari daratan India.

Pulau tersebut terlarang untuk dikunjungi oleh hukum India karena untuk mempertahankan cara hidup suku Sentinel, dan melindungi mereka dari penyakit modern yang tidak dapat mereka cegah.

Menurut kepala Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Andaman dan Nicobar, Jitendra Kumar Meena, meskipun Polyakov berhasil mencapai pulau itu, ia tampaknya tidak dapat melakukan kontak dengan suku Sentinel.

Turis AS tersebut kemudian ditemukan oleh seorang nelayan setempat dalam perjalanan pulang dan ditangkap dua hari setelahnya, kata Meena. Polisi menyita perahu karet dan motor miliknya, dan hingga kini Polyakov belum didakwa atas pelanggaran apa pun, demikian dilansir CNN, Selasa (8/4).

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan, “Kami mengetahui laporan penahanan seorang warga negara AS di India,” namun dirinya belum bisa berkomentar lebih lanjut tentang kasus tersebut dan tidak menjelaskan apakah Polyakov menyewa pengacara.

pulau sentinel
pulau sentinel maxar

Caroline Pearce, Direktur Survival International (lembaga perlindungan kelompok suku terpencil), menyebut tindakan Polyakov sebagai “ceroboh dan bodoh.”

“Tindakan orang ini tidak hanya membahayakan nyawanya sendiri, tetapi juga membahayakan nyawa seluruh suku Sentinel,” jelas Pearce dalam sebuah pernyataan.

Polisi telah menyita telepon genggam dan kamera GoPro milik Polyakov, serta sebotol pasir yang diduga dikumpulkannya dari pulau tersebut.

Tim investigasi khusus sedang melakukan pencarian di pulau tersebut dari kejauhan, menggunakan perahu dan teropong, meskipun keadaan laut sedang berombak beberapa hari terakhir, jelas Meena.

Orang Suku Sentinel (AFP PHOTO)
Orang Suku Sentinel (AFP PHOTO) @ 2023 merdeka.com

Suku Sentinel

suku sentinel
suku sentinel medium

Menurut Survival International, suku Sentinel merupakan suku paling terisolasi dari total 100 suku yang terdata tidak terkontak di seluruh dunia (terutama di Hutan Hujan Amazon). Sebagian besar informasi tentang suku tersebut hanya berasal dari perahu yang berlabuh jauh dari pantai dan juga pertemuan langka dengan pihak berwenang di masa lalu.

Mereka hanya melakukan kontak dengan dunia modern beberapa kali dan terkenal sangat menolak orang luar. Dikenal sangat tertutup, jumlah pasti penduduk suku Sentinel tidak diketahui, tetapi diperkirakan berkisar antara puluhan hingga ratusan.

Suku tersebut sering berburu di hutan hujan dan memancing di perairan pesisir menggunakan tombak, busur dan anak panah, serta kano cadik (perahu kecil) buatan sendiri. Mereka diperkirakan tinggal dalam tiga kelompok di gubuk-gubuk komunal besar dan tempat perlindungan yang lebih informal di pantai.

Pada 2018, pertemuan dengan suku tersebut terbukti berakibat fatal. Misionaris Amerika John Allen Chau dilaporkan dibunuh oleh penduduk suku tersebut setelah tiba di Pulau Sentinel Utara. Chau berharap dapat mengubah penduduk setempat menjadi Kristen

Meena menyatakan bahwa Polyakov “beruntung tidak melakukan kontak dengan mereka. Kalau tidak, ia akan mengalami nasib yang sama seperti Chau.”

Kontak pertama dengan suku Sentinel dilakukan oleh Inggris pada 1800-an. Penduduk suku ini berusaha bersembunyi, namun enam orang dari mereka berhasil ditangkap dan dibawa ke pulau utama kepulauan Andaman.

Undang-undang India 1956 melarang orang luar bepergian ke Sentinel Utara dan pulau-pulau lain di kepulauan yang menjadi rumah bagi kelompok pribumi.

Reporter Magang: Devina Faliza Rey

Rekomendasi