Penasihat Khamenei: Iran Bisa Ciptakan Bom Nuklir

Pernyataan ini disampaikan sehari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan lawatan ke Israel dan Arab Saudi dan berjanji menghentikan Iran mengembangkan senjata nuklir.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Penasihat Khamenei: Iran Bisa Ciptakan Bom Nuklir
Bom nuklir. ©2013 Merdeka.com

Penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Kamal Kharrazi menyampaikan Iran secara teknis mampu menciptakan bom nuklir, tapi belum diputuskan apakah negara tersebut akan mengembangkannya.

Hal ini disampaikan Kharrazi sehari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan lawatan ke Israel dan Arab Saudi dan berjanji menghentikan Iran mengembangkan senjata nuklir.

"Dalam beberapa hari kami mampu melakukan pengayaan uranium sampai 60 persen dan kami bisa dengan mudah memproduksi 90 persen uranium yang diperkaya. Iran memiliki kemampuan teknis untuk membuat bom nuklir tapi belum ada keputusan Iran akan mengembangkannya," jelasnya, dikutip dari France 24, Senin (18/7).

Iran telah memperkaya sampai 60 persen uranium, jauh di atas batas 3,67 persen di bawah kesepakatan nuklir Teheran 2015 bersama sejumlah negara di dunia. Uranium yang diperkaya hingga 90 persen cocok untuk bom nuklir.

Tahun lalu, menteri intelijen Iran mengatakan tekanan Barat bisa mendorong Teheran mengembangkan senjata nuklir, pengembangan yang dilarang Khamenei melalui fatwanya yang diterbitkan pada awal 2000.

Iran mengatakan pengembangan uraniumnya untuk tujuan energi sipil.

Israel mengancam menyerang lokasi pengembangan nuklir Iran jika jalan diplomasi gagal menghentikan ambisi nuklir Iran.

Kharrazi mengatakan Iran tidak akan pernah

Kharrazi menegaskan Iran tidak akan pernah merundingkan program rudal balistik dan kebijakan regionalnya, seperti yang diminta Barat dan sekutunya di Timur Tengah. Dia menambahkan, pihaknya akan merespons langsung setiap upaya yang menargetkan keamanan Iran.

Rekomendasi