Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan yang Baru Langsung Naikkan Gaji Buruh

Sharif juga berjanji membahas kegagalan kebijakan luar negeri dari pemerintahan sebelumnya dan mengatakan dia akan mempercepat proyek miliaran dolar kerja sama Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC) dan memperbaiki hubungan dengan negara sahabat dan sekutu.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan yang Baru Langsung Naikkan Gaji Buruh
Shehbaz Sharif terpilih sebagai Perdana Menteri Pakistan, gantikan Imran Khan. ©NDTV

Parlemen Pakistan kemarin memilih Shehbaz Sharif sebagai perdana menteri baru setelah Imran Khan digulingkan lewat pemungutan suara mosi tidak percaya akhir pekan lalu.

Sebelum pemilihan Sharif, partai Khan Tehreek-e-Insaf (PTI) ramai-ramai mengundurkan diri dari parlemen, memboikot pemilihan Sharif, adik dari Perdana Menteri Nawaz Sharif yang pernah menjabat tiga kali.

"Mian Muhammad Shehbaz Sharif terpilih sebagai perdana menteri," kata Ketua DPR sementara Sardar Ayaz Sadiq, seperti dilansir laman Aljazeera, Senin (13/4).

Dalam pidato pertamanya sebagai perdana menteri, Sharif mengumumkan kenaikan gaji, dana pensiun, dan upah minimum bagi buruh.

Sharif juga berjanji membahas kegagalan kebijakan luar negeri dari pemerintahan sebelumnya dan mengatakan dia akan mempercepat proyek miliaran dolar kerja sama Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC) dan memperbaiki hubungan dengan negara sahabat dan sekutu.

"Kami ingin menjalin hubungan baik dengan India tapi tidak akan ada perdamaian yang langgeng kecuali masalah Kashmir diselesaikan," kata dia.

Sharif mengajak sejawatnya di India untuk membantu permasalahan di Kashmir sesuai resolusi PBB.

Menanggapi tudingan Khan yang menyebut kubu Sharif bersekongkol dengan Amerika Serikat untuk menggulingkan pemerintahannya, Sharif meminta rapat komite parlemen soal keamanan nasional ditayangkan lewat kamera. Pejabat sipil dan militer senior, termasuk duta besar Pakistan di Washington juga menghadiri rapat itu.

"Saya akan mundur jika ada bukti seperti tuduhan itu," kata dia.

Sharif meraih 174 suara dan kini akan membentuk pemerintahan baru yang akan bertugas sampai Agustus 2023, ketika pemilu baru digelar.

Selama 75 tahun sejarah Pakistan, belum ada satu pun perdana menteri yang merampungkan masa jabatan lima tahun.

Pemilihan Sharif di parlemen dilakukan dalam kondisi pengamanan ketat dan hampir jalan di sekitar gedung Majelis Nasional ditutup.

Dinasti Politik

Sharif berasal dari keluarga industri yang kini menjadi dinasti politik.

Pria 70 tahun itu terpilih menjadi anggota Majelis Nasional pada 2018 dan dia memimpin Partai Liga Muslim-Nawaz (PML-N) setelah kakaknya dilarang menjabat jabatan publik seumur hidup karena korupsi.

Senin lalu Bursa Saham Pakistan (PSX) memperlihatkan respons positif atas dinamika politik yang terjadi.

Rekomendasi