Advertisement
Advertisement
Advertisement
Krisis Ekonomi Parah, Sri Lanka Gagal Bayar Utang Rp732 Triliun. Pemerintah Sri Lanka mengumumkan gagal membayar utang luar negeri senilai USD51 miliar, atau setara Rp732,7 triliun, setelah negara itu kehabisan devisa untuk mengimpor barang-barang pokok seperti bahan bakar.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement