Anggota partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) turun ke jalan menggelar untuk rasa di beberapa kota pada Minggu (10/4) untuk memprotes mantan Perdana Menteri Imran Khan yang digulingkan dari jabatannya. Khan merupakan ketua PTI. Dia digulingkan melalui gerakan mosi tidak percaya yang diinisiasi oposisi.
Unjuk rasa berlangsung di beberapa kota seperti Islamabad, Karachi, Peshawar, Malakand, Multan Khanewal, Khyber, Jhang, dan Quetta, di mana para demonstran meneriakkan slogan menentang oposisi.
Sebelumnya pada Minggu, Khan menulis di Twitter bahwa hari itu menandai awal "perjuangan kebebasan" melawan apa yang dia sebut "konspirasi asing untuk mengubah rezim" di Pakistan.
"Selalu rakyat yang melindungi kedaulatan dan demokrasi mereka sendiri," tulis Khan, dikutip dari laman The Hindu, Senin (11/4).
Terlepas dari upaya pemerintah PTI untuk mencegah pemungutan suara mosi tidak percaya terhadap Khan di parlemen, gabungan oposisi berhasil menggulingkan Khan dari jabatan PM ketika 174 dari 342 anggota Majelis Nasional memilih menentangnya setelah hari yang penuh drama.
Imran Khan (69), menjadi PM pertama dalam sejarah Pakistan yang digulingkan setelah kehilangan kepercayaan DPR.
Juru bicara PTI, Fawad Chaudhry juga menyerukan massa tetap melanjutkan demo setelah salat Isya.