Facebook memblokir akun Presiden AS Donald Trump selama 24 jam. Trump tak lagi mengunggah apapun sepanjang waktu tersebut. Hal ini disampaikan Facebook pada Rabu malam.
Keputusan memblokir orang nomor satu di AS itu setelah perusahaan tersebut menghapus unggahan Trump yang mendukung segerombolan pendukungnya yang menyerbu dan menyerang Gedung Parlemen AS, Capitol, di Washington, DC pada Rabu.
"Kami telah mengkaji dua pelanggaran kebijakan terhadap Halaman Presiden Trump yang akan mengakibatkan pemblokiran fitur selama 24 jam, yang berarti dia tak akan bisa menggunggah di platform tersebut selama waktu itu," jelas pernyataan itu, dikutip dari The Verge, Kamis (7/1).
Akun Trump di Instagram yang juga milik Facebook diblokir selama 24 jam. Hal ini disampaikan Kepala Instagram, Adam Mosseri.
Sebelumnya pada Rabu, Facebook menghapus video yang diunggah beberapa jam setelah serangan dimulai di mana Trump meminta pengunjuk rasa untuk "pulang" dan menuding tanpa bukti pihaknya dicurangi dalam pilpres.
Perusahaan ini juga menghapus unggahan yang meminta pendukungnya untuk "mengingat hari ini selamanya!"
Twitter juga telah membatasi Trump, memblokir akunnya selama 12 jam setelah menghapus tiga kicauan yang menurut perusahaan itu "pelanggaran berat" terhadap kebijakannya.
Advertisement
Twitter kemarin memblokir akun twitter Presiden Amerika Serikat Donald Trump selama 12 jam dan mengancam akan menutupnya secara permanen karena "melakukan pelanggaran berulang kali".
Twitter mengatakan mereka memblokir akun Trump setelah "situasi dan kerusuhan yang terjadi di Washington DC" karena pendukung Trump menyerang gedung parlemen, US Capitol, untuk menolak hasil pemilu dan memaksa anggota Kongres mengubah hasil pemilu.
Twitter menuturkan, jika cuitan Trump terus membahas klaim tanpa dasar soal hasil pemilu, tidak dihapus maka akun dia akan tetap dikunci, artinya sang presiden tidak akan bisa mencuit dari akun @realDonaldTrump.
Dalam cuitan Twitter, segala bentuk pelanggaran, termasuk melanggar kebijakan Twitter, akan membuat akun Trump ditutup permanen.
Sebelumnya Twitter sudah menghapus sebuah video tentang klaim Trump atas hasil pemilu November yang dicurangi. Video itu juga dihapus oleh Facebook dan YouTube.