Pekan Lalu, Donald Trump Sempat Berencana Serang Fasilitas Nuklir Iran

Trump membuat permintaan tersebut pada pertemuan Oval Office pada hari Kamis dengan para pejabat utama AS lainnya termasuk Wakil Presiden AS Mike Pence.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pekan Lalu, Donald Trump Sempat Berencana Serang Fasilitas Nuklir Iran
Donald Trump. ©2020 REUTERS/Leah Millis

Presiden AS Donald Trump sempat meminta opsi untuk menyerang Iran pada pekan lalu dengan alasan untuk menghentikan program nuklirnya yang kini sedang berkembang. Akan tetapi, permintaan tersebut tidak disetujui karena akan meningkatkan konflik yang sangat dramatis, seorang pejabat AS mengatakan pada hari Senin.

Dilansir Reuters, Selasa (19/11), Trump membuat permintaan tersebut pada pertemuan Oval Office pada hari Kamis dengan para pejabat utama AS lainnya termasuk Wakil Presiden AS Mike Pence, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, pejabat baru Menteri Pertahanan Christopher Miller dan Jenderal Mark Milley, Penasehat keamanannya, dan ketua Kepala Gabungan Staf. Demikian informasi pejabat yang enggan diungkapkan identitasnya itu.

Pejabat tersebut juga telah berusaha membujuk Trump untuk tidak melanjutkan serangan tersebut karena berisiko besar bagi masyarakat luas.

Trump telah menghabiskan empat tahun masa kepresidenannya dengan sikap agresifnya terhadap Iran. Ia mundur dari kesepakatan dengan Iran terkait nuklir yang telah disepakati oleh pendahulunya, Barack Obama, dan menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap berbagai sasaran Iran.

Permintaannya untuk opsi menyerang datang setelah laporan pengawas atom PBB menunjukkan bahwa Iran telah selesai memindahkan aliran sentrifugal canggih pertama dari pabrik di atas tanah di situs pengayaan uranium utamanya ke pabrik bawah tanah. Hal tersebut berupa pelanggaran baru kesepakatan nuklir 2015 dengan negara-negara besar.

Permintaan serangan terhadap fasilitas utama nuklir Iran di Natanz akan menjadi tantangan kebijakan luar negeri yang serius bagi pemerintahan Joe Biden.

Reporter Magang: Farhan Hafizhan

Halaman
Rekomendasi