Mantan Presiden Bolivia Evo Morales kembali ke negaranya setelah menghabiskan waktu hampir setahun di tempat pengasingan di Argentina.
Morales kembali ke Bolivia pada Senin (9/11) melintasi perbatasan dari Argentina, dan tiba di Chimore pada Rabu (11/11) yang langsung disambut meriah oleh masyarakat setempat.
Dikutip dari BBC, Jumat (13/11), Morales mengundurkan diri pada November tahun lalu setelah panglima militer mendesaknya untuk mengundurkan diri ketika protes massal atas tuduhan kecurangan dalam pemilihan presiden meningkat.
Morales memimpin Bolivia selama hampir 14 tahun, namun banyak orang Bolivia marah karena ia kembali mencalonkan diri pada pemilihan umum 2019.
Warga berpendapat seharusnya Morales tak bisa lagi mencalonkan diri sebagai presiden setelah mayoritas telah memberikan suara dalam referendum yang menentang pencabutan batas masa jabatan presiden dari konstitusi.
Namun, partai Mas sosialis Morales membawa masalah ini ke pengadilan konstitusional, membatalkan hasil referendum serta batasan masa jabatan, sehingga memungkinkan dia mencalonkan diri sebagai presiden tahun lalu.
Morales sempat secara resmi dinyatakan sebagai pemenang, tetapi unjuk rasa meletus ketika penghitungan suara dihentikan selama 24 jam, memicu tuduhan kecurangan.
Unjuk rasa berlanjut selama berminggu-minggu dan disertai dengan tekanan dari tentara dan polisi menyebabkan Morales mundur pada 10 November dan pindah ke pengasingan pertama di Meksiko, kemudian di Argentina.
Advertisement
Disambut Pendukung
Morales selalu mengatakan akan kembali ke Bolivia jika partai sosialis Mas yang dia pimpin memenangkan pemilihan ulang tahun 2019 yang disengketakan.
Sementara Luis Arce, calon dari partai Mas memimpin dalam pemungutan suara dan ia mengejutkan banyak pengamat dengan menang langsung pada putaran pertama.
Arce dilantik pada Minggu, dan pada Senin Morales melintasi perbatasan dari Argentina ke Bolivia.
Morales berjalan dengan mobil dari perbatasan ke Chimore, dikelilingi para pendukungnya, dan Presiden baru, Luis Arce juga ikut berada di sana.
Banyaknya orang yang hadir pada acara penyambutan tersebut menunjukkan Morales mempertahankan dukungan dari banyak orang di Chimore dan wilayah sekitar Cochabamba.
Reporter Magang: Galya Nge