Serangan di Gaza Tewaskan Enam Orang, Israel Klaim Target Komandan Hamas

Serangan Israel di Gaza pada Selasa menewaskan enam warga dan melukai banyak orang, termasuk anak-anak. Israel mengklaim sasar komandan Hamas.

Septian Deny
Oleh Septian Deny - Reporter
Serangan di Gaza Tewaskan Enam Orang, Israel Klaim Target Komandan Hamas
Interior bangunan tempat tinggal yang rusak terlihat setelah serangan Israel di Kota Gaza pada Kamis 4 Juni 2026. (Omar AL-QATTAA/AFP)

Serangkaian serangan Israel menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Selasa, menewaskan sedikitnya enam warga Palestina dan melukai banyak orang, termasuk anak-anak. Informasi ini disampaikan sumber medis, sebagaimana dikutip dari Anadolu. Serangan-serangan tersebut menjadi laporan terbaru mengenai pelanggaran kesepakatan gencatan senjata yang telah berlaku sejak Oktober tahun lalu.

Dua orang tewas dan delapan lainnya terluka setelah drone Israel menargetkan warga yang mengungsi di Kamp Halawa, di sebelah timur wilayah Jabalia, Gaza utara. Para korban luka dibawa ke rumah sakit lapangan di Al-Shifa dan Al-Saraya.

Serangan drone lain menyasar atap sebuah rumah di Jalan Al-Nafaq, kawasan Al-Tuffah, timur Kota Gaza, menewaskan seorang warga Palestina dan menyebabkan beberapa orang terluka.

Sebelumnya pada hari yang sama, serangan udara Israel menghantam sebuah apartemen di kawasan Al-Nasr, sebelah barat Kota Gaza. Sumber medis di Rumah Sakit Al-Shifa menyebut jenazah dua warga Palestina dan sejumlah korban luka, termasuk anak-anak, dibawa ke fasilitas tersebut usai serangan. Saksi mata mengatakan serangan dilakukan drone bunuh diri yang sempat berputar-putar di atas kawasan itu, memicu kepanikan, menimbulkan kebakaran, dan menghancurkan apartemen.

Sumber-sumber lokal mengidentifikasi dua korban tewas sebagai Izz al-Din al-Beik dan Muhannad Abu Foul. Dalam pernyataan bersama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengklaim al-Beik merupakan komandan brigade Hamas di Gaza utara. Belum ada tanggapan langsung atas klaim Israel tersebut.

Di Gaza tengah, seorang warga Palestina tewas akibat tembakan tentara Israel di Jalan Salah al-Din, sebelah timur Deir al-Balah. Seorang warga lainnya mengalami luka serius dalam serangan yang menargetkan kerumunan warga di dekat Klinik Al-Fakhoura, Kamp Pengungsi Jabalia, Gaza utara.

Luka Serius di Gaza Selatan, Kerusakan Meluas

Di Jalur Gaza selatan, seorang warga bernama Rania Saada meninggal akibat luka serius yang dideritanya setelah pasukan Israel menembaki tenda-tenda pengungsi di Al-Mawasi, Rafah, beberapa hari sebelumnya.

Pada saat yang sama, tentara Israel melakukan operasi penghancuran besar-besaran terhadap bangunan-bangunan di area yang berada di bawah kendali mereka di sebelah timur Deir al-Balah, menurut keterangan saksi mata dan sumber-sumber lokal.

Kementerian Kesehatan Gaza pada Selasa menyatakan pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata telah menyebabkan 1.422 warga Palestina tewas dan 4.996 lainnya terluka.

Sejak 8 Oktober 2023, perang Israel di Jalur Gaza telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 lainnya. Sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah tersebut juga telah hancur.

Rekomendasi