Kehidupan para ibu negara tak akan pernah lepas dari sorotan. Penampilan mereka yang paling sering diperbincangkan, mulai dari pakaian, sepatu bahkan tas yang dibawa. Bahkan banyak masyarakat yang mengira bahwa menjadi ibu negara pasti memiliki kehidupan yang sangat berkecukupan.
Meskipun begitu, tak semua ibu negara berpenampilan mewah. Mereka memilih penampilan yang sederhana, dan ini bisa mendobrak kesan ibu negara yang tampil glamor dan berlebihan. Berikut beberapa ibu negara yang selalu tampil sederhana:
Advertisement
Penampilan Iriana Jokowi sering disorot masyarakat Indonesia maupun dunia. Seperti saat dia mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara bersama Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Istana Negara, penampilan Iriana terlihat tak mencolok pada 22 Oktober 2014.
Iriana terlihat memakai kemeja putih lengan panjang, rambut Iriana saat itu tak disanggul dan dibiarkan terurai. Saat di acara seremonial lainnya, biasanya Iriana memakai kebaya dan baju biasa. Sesekali Iriana mengenakan jilbab dalam acara tertentu seperti acara keagamaan.
Advertisement
Istri dari PM Malaysia Mahathir Mohamad ini juga terbilang sederhana. Salah satunya saat Hasmah menemani Mahathir memberikan pidato pertamanya di hadapan pegawai negeri sipil Malaysia. Hasmah terlihat menenteng sebuah tas yang ternyata harganya terbilang murah. Tas yang dia bawa bermerek Marie Claire seharga 125 ringgit atau setara dengan Rp 446.000.
Advertisement
Singapura berada dalam urutan ke-3 untuk negara kaya raya. Tapi tak semua keluarga pejabat langsung memamerkan harta kekayaannya. Ho Ching salah satunya. Istri dari Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong selalu tampil sederhana, termasuk aksesoris yang dia pakai.
Ho Ching pernah memakai dompet bermotif dinosaurus yang dia genggam saat berada di Gedung Putih Amerika Serikat. Dompet ini terbilang istimewa baginya. Bukan karena harganya yang mahal, melainkan karena dibuat oleh seorang penyandang autis, Sheetoh Sheng Jie.
Selain itu, Ho Ching juga membawa tas berharga saat menghadiri jamuan makan siang dengan Kaisar Jepang, Akihito dan Permaisuri Michiko. Tas itu adalah milik Yoko, seorang perempuan Jepang yang meninggal sekitar dua tahun lalu. Suaminya, Masamoto, berniat menyerahkan barang milik istrinya itu ke Ho Ching setelah ia membaca artikel terkait dompet dino dan merasa tergugah dengan hal tersebut.