Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja ke Singapura dalam rangka mengikuti program Rising Fellowship, Kamis (13/11/2025). Dalam kesempatan tersebut, Khofifah bertemu langsung dengan Senior Minister Singapura Lee Hsien Loong untuk membahas penguatan kerja sama antara Singapura dan pemerintah provinsi di Indonesia, khususnya Jawa Timur.
Selama berada di Singapura, Khofifah menggelar sejumlah pertemuan dengan berbagai pihak, mulai dari pejabat publik hingga pelaku sektor swasta. Agenda yang dibahas mencakup isu-isu strategis yang dinilai dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan di Jawa Timur.
“Kami bersyukur dan bahagia menerima program Rising Fellowship dari pemerintah Singapura. Program ini bertujuan untuk membina hubungan yang lebih erat antara Pemerintah Singapura dengan para pemimpin daerah di Indonesia,” kata Khofifah dalam keterangannya.
Advertisement
Ia menambahkan, “Selama di Singapura, kami melakukan pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan sektor publik dan swasta dalam kerja sama kami dengan Pemerintah Singapura.”
Khofifah menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan Lee Hsien Loong dalam membahas berbagai isu penting yang berkaitan dengan pembangunan daerah. Topik yang dibicarakan mencakup pendidikan, layanan kesehatan, investasi, serta tantangan sosial yang dihadapi masyarakat Jawa Timur.
“Sangat berterima kasih kami diterima langsung Senior Minister Lee Hsien Loong, dan berdiskusi berbagai hal strategis untuk pembangunan di Jawa Timur. Mulai pendidikan, kesehatan, investasi, serta berbagai persoalan sosial kemasyarakatan,” ujar Khofifah.
Advertisement
Dalam program Rising Fellowship, saat ini terdapat 32 peserta dari Jawa Timur yang mengikuti pelatihan di bidang pendidikan.
“Saat ini juga sedang berjalan pelatihan kepala sekolah dan guru produktif SMA dan SMK di Jawa Timur sebanyak 30 orang ditambah dua orang yaitu dari Kepala Dinas Pendidikan Jatim dan Kepala Cabang Pendidikan Malang,” jelasnya.
Khofifah juga menyebut sebelumnya Pemprov Jatim telah mengirim sejumlah pejabat untuk mengikuti pelatihan serupa.
“Seminggu sebelumnya Pemprov Jatim juga mengirim direktur rumah sakit serta kepala dinas investasi untuk mengikuti training. Program ini semua juga dalam kerangka Rising Fellowship. Kami merasakan berbagai program dalam Rising Fellowship ini sangat besar manfaatnya bagi Jawa Timur,” imbuhnya.
Advertisement
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Duta Besar Singapura untuk Indonesia HE. Kwook Fook Seng dan Duta Besar RI untuk Singapura YM. Suryopratomo atas dukungan mereka dalam kelancaran kegiatan tersebut.
“Terima kasih atas kerja sama yang baik ini. Terima kasih kepada Dubes RI untuk Singapura YM. Bapak Suryopratomo yang telah membantu kelancaran kegiatan kami selama di Singapura. Kami berharap program ini akan membuka peluang baru untuk kolaborasi lebih lanjut dan kemajuan bersama,” tandasnya.
Sebagai catatan, Rising Fellowship merupakan inisiatif kerja sama yang dimulai pada tahun 2018 oleh Perdana Menteri Singapura HE. Lee Hsien Loong bersama Presiden Indonesia Joko Widodo. Program ini dirancang untuk mempererat hubungan antara Singapura dan pemerintah provinsi di Indonesia melalui berbagai bidang strategis.