Penyakit yang diderita Stephen Hawking berawal saat dia terjatuh ketika sedang berolahraga ice skating. Hawking tak bisa bangun dan langsung dibawa ke dokter. Hawking didiagnosa mengalami penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) atau penyakit degeneratif yang menyerang saraf. Saat itu divonis mengalami kelumpuhan dan hidup hanya sampai 2 sampai 3 tahun.
Dia sempat banyak berpikir setelah mendengar vonis dokter. "Kenapa mesti kerja keras untuk bisa menjadi seorang doktor (bergelar doktor) kalau kamu hanya bisa hidup dua tahun?," tanyanya dalam hati.
Stephen Hawking lalu berkata pada dirinya, dia harus melihat ke atas, ke bintang dan tidak ke bawah. Sejak divonis terkena penyakit tersebut, Hawking terus memotivasi dirinya untuk berjuang dalam menjalani hidup.
"Cobalah untuk menjadi masuk akal atas apa yang Anda lihat dan apa yang menyebabkan alam semesta ini ada. Selalu cari tahu dan bagaimana pun susahnya hidup, ada hal yang bisa kamu lakukan dan hasilkanlah sesuatu. Jangan pernah menyerah."
Advertisement
Petuah Kontroversi
Selain motivasi yang positif, Stephen Hawking juga memiliki beberapa petuah yang kontroversial, yaitu:
1. Manusia akan hancur oleh ulahnya sendiri
Hawking pernah berkomentar tentang peradaban manusia. Hawking mengatakan, umat manusia berisiko menghadapi serangkaian bahaya gara-gara ulahnya sendiri.
Misalnya, perang nuklir, pemanasan global, juga virus yang dihasilkan dari rekayasa genetika.
Kemudian, menurutnya, kemajuan ilmu teknologi dan pengetahuan yang pesat, akan menciptakan 'cara baru yang bisa berakhir salah'.
Ilmuwan asal Inggris itu mengatakan, manusia bisa selamat jika mampu membuat koloni di luar Bumi.
"Meski kemungkinan terjadinya bencana dahsyat di Bumi dalam waktu dekat relatif rendah, namun risiko bertambah dari waktu ke waktu, dan mendekati pasti beberapa ribu atau sekian puluh ribu tahun lagi," kata Hawking dalam ajang BBC Reith Lectures, seperti dikutip dari BBC.
2. Bumi bisa sepanas Venus
Stephen Hawking juga pernah menyebut Bumi akan sepanas Venus. Menurutnya, ini akan terjadi jika manusia tak menghentikan efek rumah kaca dari gas emisi. Dan suatu hari suhu Bumi bisa sangat tinggi hingga 460 derajat Celsius, seperti kondisi iklim Venus saat ini.
Venus, menurut Hawking, menjadi contoh bahwa dapat terjadi sesuatu di Bumi ketika efek rumah kaca di atmosfer mencapai tingkat ekstrem.
3. Manusia harus segera tinggalkan Bumi
Umat manusia harus mulai meninggalkan Bumi dalam kurun 30 tahun untuk menghindari kemusnahan akibat kelebihan penduduk dan perubahan iklim, demikian seperti diperingatkan Profesor Stephen Hawking.
Dia juga meminta agar membangun koloni di Mars dan Bulan serta menciptakan dunia baru di sana merupakan hal yang sangat penting.
Menurutnya, hanya menjadi masalah waktu sebelum Bumi kita hancur akibat serangan asteroid, lonjakan suhu, dan kelebihan populasi.
"Saya yakin bahwa manusia harus meninggalkan Bumi. Bumi menjadi terlalu kecil bagi kita, sumber daya fisik kita terkuras pada tingkat yang mengkhawatirkan," ujar pria kelahiran 8 Januari 1942 itu.
4. Umur Bumi kurang dari 1.000 Tahun
Profesor Stephen Hawking memberikan pidatonya tentang alam semesta dan asal-usul manusia di Oxford Union. Dalam pidatonya, dia memprediksi bahwa manusia ternyata hanya memiliki waktu kurang dari 1.000 tahun di Bumi sebelum terhapus dalam kepunahan massal.
Menurutnya, satu-satunya cara bagi umat manusia untuk menghindari kemungkinan yang sangat nyata dari kepunahan adalah menemukan planet lain sebagai tempat tinggal alternatif.
"Kita juga harus terus berpikiran untuk pergi ke angkasa luar untuk masa depan umat manusia," kata Hawking seperti dikutip dari News.com.au.
"Saya tidak berpikir kita akan bertahan hidup 1.000 tahun lagi tanpa melarikan diri ke luar planet kita yang rapuh."
5. Manusia akan punah karena Alien
Hawking membayangkan, para alien datang dalam armada besar, menggunakan kapal antarbintang raksasa. Setelah menghabiskan semua sumber daya di planet asal mereka, makhluk asing itu mungkin menjadi nomaden dengan ambisi menaklukkan dan mengkolonisasi planet apa pun yang mereka bisa capai.
Menurut dia, manusia harus mencari lebih dulu para alien cerdas, mengetahui karakter dan kekuatannya, sebelum mereka menemukan kita. Jika lengah bisa-bisa peradaban manusia akan punah.
Bahkan untuk mewujudkan khayalannya, Hawking bekerja sama dengan CEO Facebook Mark Zuckerberg dan pebisnis Rusia, Yuri Milner, untuk mendanai projek ambisius senilai USD 100 juta yang disebut 'Breakthrough Listen' Dia menggunakan teleskop paling kuat di dunia untuk mendengarkan pesan dari makhluk ekstrateresterial atau ET.
Dia juga memperingatkan, jika tak hati-hati, ras alien yang memiliki teknologi tinggi bisa saja menyingkirkan manusia yang rentan, menuju 'jalur dodo'.
Reporter: Teddy Tri Setio Berty dan Gabriel Abdi Susanto
Sumber: liputan6.com
Simak videonya berikut: