Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liebermen menyebutkan Israel akan mengizinkan ratusan rumah pemukiman baru di Tepi Barat. Pemukiman ini menjadi salah satu isu yang paling memanas dalam upaya perdamaian antara Israel dan Palestina, yang sempat berhenti sejak tahun 2014.
Lieberman mengatakan pemerintah Israel menyetujui pembangunan 1.285 unit rumah yang akan dibangun pada 2018. Selanjutnya akan dibangun 2.500 rumah di sekitar 20 pemukiman yang berbeda, dilansir dari Reuters, Rabu (10/1).
Padahal, warga Palestina ingin Tepi Barat menjadi kota masa depan mereka, bersama dengan Yerusalem Timur dan Jalur Gaza.
Selain itu, sebagian negara di dunia juga menganggap pemukiman baru Israel yang dibangun di Tepi Barat ilegal. Wilayah tersebut direbut oleh Israel dalam perang Timur Tengah tahun 1967.
Israel langsung membantah tuduhan negara-negara tersebut. Mereka menyebut, masa depan kedua negara harus ditentukan melalui jalur perundingan damai.