Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja (UPTD BLK) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia lokal. Lembaga pelatihan ini baru saja menerima sebelas paket Pelatihan Kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang siap membekali masyarakat dengan keterampilan relevan.
Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan daya saing para pencari kerja di wilayah Agam, memungkinkan mereka untuk lebih siap menghadapi tantangan di dunia usaha dan industri. Dengan total 176 peserta, setiap paket pelatihan akan mengakomodasi 16 individu yang berdomisili di Kabupaten Agam.
Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi isu pengangguran serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas angkatan kerja. Pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan tenaga kerja yang terampil dan bersertifikat.
Advertisement
Advertisement
Program Pelatihan dari Kemnaker dan Prioritas Kebutuhan Masyarakat
Kepala UPTD BLK Agam, Haris Priadi, menjelaskan bahwa dari sebelas paket Pelatihan Kerja yang diterima, tiga di antaranya sudah mulai berjalan aktif. Pelatihan tersebut meliputi servis sepeda motor konvensional, teknik las Smaw 3G, serta pembuatan roti dan kue.
Tiga paket pelatihan ini sedang dalam tahap penerimaan peserta dan akan segera dimulai dalam waktu dekat, menunjukkan respons cepat BLK Agam dalam mengimplementasikan program. Sementara itu, delapan paket pelatihan lainnya masih dalam tahap penentuan jenis program.
Penentuan delapan paket pelatihan yang tersisa akan dilakukan berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat setempat, memastikan relevansi dan dampak maksimal dari setiap program. Pendekatan ini bertujuan agar pelatihan yang diberikan benar-benar sesuai dengan permintaan pasar kerja dan aspirasi warga Agam.
Advertisement
Dana untuk keseluruhan sebelas paket Pelatihan Kerja ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026. Alokasi dana ini menegaskan dukungan pemerintah pusat terhadap upaya peningkatan kapasitas tenaga kerja di daerah.
Advertisement
Kontribusi Pemerintah Daerah dan Persyaratan Peserta
Selain dukungan dari Kemnaker, Pemerintah Kabupaten Agam juga turut berkontribusi dalam program peningkatan keterampilan ini dengan menyediakan dua paket pelatihan tambahan. Pelatihan tersebut mencakup tata rias dan bahasa Jepang, memperluas pilihan bagi masyarakat.
Dengan adanya tambahan dari Pemkab Agam, total paket pelatihan yang diselenggarakan pada tahun ini mencapai 13 paket, melibatkan sebanyak 208 peserta. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana BLK Agam juga menyelenggarakan lima paket pelatihan yang didanai oleh APBD Agam.
Untuk dapat mengikuti Pelatihan Kerja ini, calon peserta diwajibkan melengkapi beberapa dokumen penting. Persyaratan tersebut meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), ijazah terakhir, serta kemampuan dasar baca tulis.
Advertisement
Pelaksanaan pelatihan akan berlangsung di fasilitas BLK Agam, dengan opsi penginapan bagi sebagian peserta atau tanpa penginapan bagi peserta lainnya. Fleksibilitas ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai kondisi peserta dari berbagai wilayah di Agam.
Advertisement
Membangun Keterampilan dan Sertifikasi untuk Masa Depan
Tujuan utama dari seluruh program Pelatihan Kerja ini adalah untuk membekali masyarakat pencari kerja dengan keterampilan praktis dan relevan yang dibutuhkan oleh dunia industri. Setiap peserta akan mendapatkan pembekalan keahlian yang spesifik sesuai dengan bidang pelatihan yang mereka ikuti.
Setelah berhasil menyelesaikan program, para peserta tidak hanya akan memiliki keterampilan baru, tetapi juga akan mendapatkan sertifikat resmi. Sertifikat ini berfungsi sebagai bukti kompetensi yang diakui, meningkatkan kredibilitas mereka di mata calon pemberi kerja.
Diharapkan, dengan bekal keterampilan dan sertifikasi ini, para lulusan BLK Agam dapat lebih mudah bersaing dalam mencari pekerjaan atau bahkan memulai usaha mandiri. Peningkatan kualitas tenaga kerja ini krusial untuk mendukung pembangunan ekonomi lokal dan nasional.
Advertisement
Sumber: AntaraNews