Siswa India diskors karena kelamaan peluk teman sekelas perempuan

Siswa India diskors karena kelamaan peluk teman sekelas perempuan. Hukuman tersebut diberikan langsung oleh kepala sekolah St Thomas Central, Sebastian T Joseph, sebagai refleksi pertanggungjawaban atas perbuatan siswa tersebut.

Ira Astiana
Oleh Ira Astiana - Reporter
Siswa India diskors karena kelamaan peluk teman sekelas perempuan
ilustrasi pelukan. ©2015 Merdeka.com

Seorang siswa di India diskors dari sekolah lantaran terlalu lama memeluk teman sekelas perempuan. Hukuman tersebut diberikan langsung oleh kepala sekolah St Thomas Central, Sebastian T Joseph, sebagai refleksi pertanggungjawaban atas perbuatan siswa tersebut.

Joseph menilai kontak fisik seperti berpelukan antara lawan jenis tidak sesuai dengan norma kesopanan berlaku di sekolah. Joseph pun tidak gentar ketika orangtua murid membawa masalah ini ke pengadilan.

"Perilaku keduanya sudah berada di 'puncak gunung es'. Mereka bukan hanya berpelukan, tetapi juga mengunggah fotonya ke media sosial Instagram di mana ada sekitar 800 sampai 900 pengikut dari siswa sekolah ini," ujar Joseph, dikutip dari laman the Star, Kamis (21/12).

"Mereka harus mengikuti aturan kesopanan. Kami tidak menghargai kontak fisik atau pelukan dalam waktu lama yang jelas-jelas berbeda dengan pelukan apresiasi," tambahnya.

Meski remaja tersebut sudah mengajukan permintaan maaf kepada pihak sekolah, namun hukumannya terhadapnya tetap tidak dicabut. Hal itu yang membuat remaja tersebut mengajukan banding terhadap keputusan tersebut.

Pejabat negara memerintahkan agar siswa tersebut diizinkan untuk menyelesaikan tahun terakhirnya di sekolah. Namun pihak sekolah tetap berkeras kepada aturan mereka.

Hal itu membuat sang murid menuding bahwa pihak sekolah terlalu mencampuri masalah pribadinya dan mengabaikan haknya atas pendidikan dan privasi.

Rekomendasi