Kematian karena tenggelam melonjak, Bangladesh buka kelas renang

Kematian karena tenggelam melonjak, Bangladesh buka kelas renang. kelas renang ini bukan sekadar mengajari anak-anak menjadi perenang profesional. Tetapi dimaksudkan sebagai bentuk pencegahan dan untuk memastikan bahwa anak-anak terlindungi karena memiliki keterampilan yang dibutuhkan.

Ira Astiana
Oleh Ira Astiana - Reporter
Kematian karena tenggelam melonjak, Bangladesh buka kelas renang
Bangladesh buka kelas renang. ©2017 Merdeka.com

Tenggelam menjadi salah satu penyebab utama kematian anak muda di Bangladesh. Setiap harinya, anak-anak yang tidak memiliki keterampilan berenang tewas tenggelam di ratusan kanal dan sungai yang melintasi negara itu.

Berdasarkan survei pemerintah pada 2011, sekitar 18.000 anak di bawah 18 tahun tewas setiap tahun karena tenggelam. Sebanyak 43 persen di antaranya masih berusia di bawah lima tahun.

Karena itu, pemerintah menggalakkan kelas berenang bagi anak-anak dari usia 11 tahun. Tujuannya agar mereka tidak lagi takut dengan air. Pelatih membentuk kolam renang yang terbuat dari bambu di sungai dan mengajarkan anak teknik berenang.

"Saya takut dengan air. Saya bahkan tidak pernah berpikir akan melompat ke dalam kolam. Tetapi dengan keterampilan berenang, saat kita menghadapi bahaya apapun hidup kita bisa terselamatkan," kata salah satu anak, seperti dilansir dari laman Arab News, Jumat (4/8).

Kelas berenang itu digagas oleh sebuah bada amal Inggris yang bermitra dengan kelompok peneliti di Bangladesh sebagai upaya menekan angka kematian karena tenggelam. Mereka melakukan gerakan di desa-desa dengan melibatkan anak-anak dari keluarga miskin.

"Kami menganggap berenang sebagai antisipasi untuk mencegah kematian anak-anak," kata Aminur Rahman, peneliti utama di Pusat Pencegahan dan Penelitian yang berbasis di Dhaka.

Matthew Silvester, spesialis pengembangan anak dari London yang bekerja di desa Bangladesh menambahkan, kelas renang ini bukan sekadar mengajari anak-anak menjadi perenang profesional. "Tetapi ini benar-benar dimaksudkan sebagai bentuk pencegahan dan untuk memastikan bahwa anak-anak terlindungi karena memiliki keterampilan yang dibutuhkan," lanjutnya.

Program ini dimulai dengan anak-anak yang dibiarkan menghabiskan waktu setengah jam dalam tangki mirip kolam renang setinggi satu meter yang dipenuhi mainan berwarna cerah. Di dekatnya, ada kolam alami tempat instruktur renang mengajarkan enam anak teknik berenang secara bergantian.

Rekomendasi