Presiden Amerika Serikat Donald Trump bakal menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin. Menurut keterangan Gedung Putih, keduanya akan melakukan pembicaraan lewat telepon pada Selasa (2/5) pukul 00.30 waktu AS.
Pejabat senior pemerintahan Trump, kepada Time menyebutkan kedua kepala negara ini bakal mendiskusikan masalah perang sipil di Suriah. Pasalnya, kedua negara membela dua kubu berbeda di sana. Rusia mendukung pemerintahan Bashar al-Assad, sementara AS mendukung pemberontak yang mencoba menjatuhkan Presiden Suriah tersebut.
"Sepertinya masalah perang sipil di Suriah bakal menjadi diskusi kedua pemimpin negara ini," ujar pejabat pemerintahan tersebut.
Bulan lalu, Trump memerintahkan serangan udara ke basis Angkatan Udara Suriah. Hal ini dilakukan Trump sebagai respon atas serangan mematikan gas beracun yang diduga dilakukan Assad dan kroninya.
Sementara itu, sebagai pendukung Assad, Rusia menyangkal pemerintah Suriah bertanggung jawab atas serangan gas sarin, yang menewaskan setidaknya 90 orang, termasuk anak-anak.
Pengusaha properti New York tersebut mengatakan, usai serangan misil dari kapal perang AS, hubungan Washington dengan Moskow 'dalam titik terendah sepanjang masa'.