Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Amidi mengatakan tubuh Kim Jong-nam sudah dibalsam agar tetap awet. Pembalsaman jenazah kakak tiri pemimpin Korea Utara ini dilakukan tepat sebulan kematiannya.
Sementara itu, hingga sebulan tidak ada anggota keluarga yang mengklaim tubuhnya. Malahan, selama sebulan sejak kematiannya, pertikaian diplomatik terjadi antara Korea Utara dengan Malaysia.
"Ini upaya mengawetkan tubuh, karena jika disimpan di kamar mayat, kemungkinan akan membusuk dengan cepat, sehingga kami melakukan pembalsaman untuk mengawetkan tubuh," ujar Ahmad, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (14/3).
Ahmad menyebutkan, jenazah Jong-nam dibawa keluar mayat untuk pembalsaman pada Minggu malam. Hal ini dilakukan untuk menghindari perhatian puluhan perwakilan media yang ditempatkan di luar rumah sakit tempat Jong-nam di otopsi.
Kim Jong-nam merupakan saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Dia tewas 13 Februari di Bandara Internasional Kuala Lumpur saat hendak pergi ke Makau.
Dia tewas diracun menggunakan racun pemusnah massal, VX. Pembunuhannya dilakukan dua perempuan asal Indonesia dan Vietnam. Meski demikian, hingga kini masih dilakukan pemburuan kepada enam tersangka lainnya asal Korea Utara.
Usai disiram dan diusap wajahnya, Jong-nam meninggal dalam waktu 20 menit. Dia tewas dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.