Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump berjanji akan berhenti menjalankan kerajaan bisnis global yang dirintisnya demi fokus menjadi presiden AS. Hal tersebut dia lakukan untuk menghindari kepentingan pribadi yang akan tercampur apabila dia memiliki peran ganda.Trump mengungkapkan hal tersebut melalui serangkaian kicauan di akun media sosial Twitter miliknya, Rabu (30/11). Dia akan menggelar konferensi pers untuk memaparkan hal ini secara lebih rinci pada 15 Desember mendatang."Dokumen hukum sedang dibuat saat ini, untuk menekankan bahwa saya akan benar-benar keluar dari operasi bisnis," kata Trump dalam salah satu kicauannya, seperti dilansir dari laman Channel News Asia, Kamis (1/12).Meskipun hukum yang berlaku tidak mewajibkan dia untuk lepas tangan dari bisnisnya, Trump berkeras tetap akan melakukannya."Saya merasa ini penting. Sebagai presiden, saya tidak mau memiliki konflik kepentingan pribadi dengan bisnis saya," papar Trump.Saat ini Trump memiliki banyak bisnis besar yang sedang dijalankannya. Di antaranya adalah, bisnis real estate, hotel, resor golf dari Panama hingga Skotlandia, minuman anggur, agensi model, dan berbagai usaha lainnya.Perwakilan Organisasi Trump mengungkapkan bahwa saat ini Trump telah membuat portofolio untuk mewariskan perusahan kepada tiga anaknya yang paling dewasa, Donald Trump Jr., Ivanka Trump, dan Eric Trump. Namun, diketahui juga ketiganya akan masuk dalam komite eksekutif dalam tim transisi Gedung Putih Trump.
Trump janji total tinggalkan bisnisnya demi fokus jadi presiden AS
Trump janji total tinggalkan bisnisnya demi fokus jadi presiden AS. Dia akan lakukan itu untuk menghindari kepentingan pribadi yang akan tercampur apabila dia memiliki peran ganda. Saat ini Trump memiliki bisnis real estate, hotel, resor golf dari Panama hingga Skotlandia, minuman anggur, agensi model, dan lainnya.
Advertisement
Rekomendasi