Aksi teror mengganggu proses pemilihan presiden di California, Amerika Serikat. Satu orang dilaporkan tewas terkena tembakan, dua lainnya terluka.Dilansir CNN News, Rabu (9/11), polisi memperkirakan pelaku penembakan berjumlah dua orang. Hingga saat ini, aparat keamanan setempat belum mengetahui aksi tersebut apakah dilakukan terkait Pilpres atau hanya untuk mengganggu TPS tersebut.Dalam sebuah konferensi pers, Kepala Kepolisian Azusa Steve Hunt menyebut pelaku kedua berjenis kelamin wanita. Pelaku saat ini tengah membangun bersembunyi di kawasan permukiman dekat dengan lokasi penembakan pertama.Pelaku berikutnya diketahui seorang pria, yang diketahui mengenakan pakaian taktis saat menembaki kerumunan orang di Memorial Park, tepat di mana TPS berdiri. Saat ini, taman tersebut sudah ditutup total, dan orang-orang di dalamnya telah dievakuasi.Hunt menambahkan, beberapa polisi sempat terlibat baku tembak dengan pelaku, namun tidak ada yang terluka. Dua sekolah yang berada di dekat lokasi kejadian juga ditutup menyusul insiden penembakan tersebut."Dekat Memorial Park, tempat TPS, telah ditutup dan akan dievakuasi," ujar Hunt.Sebelumnya, hari pemungutan suara di Amerika Serikat kembali diwarnai aksi teror. Seorang pria bersenjata dilaporkan menembaki sejumlah orang, satu orang dilaporkan tewas.Setelah tembakan pertama terdengar, aparat keamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) bertindak cepat. Mereka langsung mengunci ruangan, dan meminta sejumlah pemilih lainnya agar tetap tenang dan diperbolehkan untuk mengikuti Pemilu.Dilansir CNN News, Rabu (9/11), salah satu pemilih mengaku mendengarkan sejumlah tembakan, dan orang-orang di luar ruangan mulai berlari. Untuk menghindari jatuhnya banyak korban, aparat keamanan setempat langsung mengunci pintu."Beberapa tembakan terdengar dan polisi memberi tahu kami agar tetap di dalam ruangan. Kami terkunci sekarang," ujarnya.
Pelaku penembakan di California diperkirakan berjumlah dua orang
Pelaku penembakan di California diperkirakan berjumlah dua orang. Seorang pelaku diketahui berjenis kelamin wanita, kini tengah bersembunyi di area permukiman. Dua sekolah juga ditutup menyusul insiden penembakan di Memorial Park.
Rekomendasi