Sekjen PBB: Dunia harus lawan ekstremisme lewat media sosial

Selain penggunaan sosial media, pendidikan, pemberdayaan pemuda dan resolusi konflik diharapkan bisa cegah ekstremisme.

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Sekjen PBB: Dunia harus lawan ekstremisme lewat media sosial
ban ki moon. inquisitr.com

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon menyerukan masyarakat dunia untuk melawan ekstremisme dan terorisme lewat sosial media. Hal ini diserukan untuk 193 anggota majelis umum PBB mengenai pentingnya melawan ekstremisme di muka bumi.

Dilaporkan Al Arabiya, Selasa (5/7), laporan Ban tersebut berfokus pada langkah-langkah pencegahan aksi teror dan ekstremisme di dunia, seperti misalnya resolusi konflik, pemberdayaan pemuda, dan juga pendidikan.

"Saya juga meminta masyarakat dunia untuk menggunakan media sosial sebagai sarana menentang segala bentuk kekerasan ekstremisme dan terorisme di dunia," ujarnya.

Pada September 2006, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi melawan terorisme. Isi resolusi tersebut mengutuk terorisme dalam segala bentuk dan menggaris bawahi tekad masyarakat internasional untuk perkuat respon global terhadap terorisme.

"Kita perlu memperhatikan apa penyebab individu tertarik bergabung dengan sebuah kelompok ekstremis," tulis dia dalam laporannya.

Dalam sepekan terakhir, dunia dibuat berduka oleh beberapa kelompok atau individu tidak bertanggung jawab. Bom menyasar Turki, Irak, Arab Saudi bahkan Indonesia.

Paling terbaru bom yang meledak di dekat Masjid Nabawi Madinah, dan juga di depan Mapolresta Solo. Sejauh ini korban jiwa masih belum diketahui banyaknya.

Rekomendasi