Kemlu: Tak ada laporan WNI jadi korban bom Pakistan

Bom Pakistan yang menewaskan lebih dari 69 jiwa dan melukai lebih dari 300 orang, kebanyakan anak-anak dna perempuan.

Marcheilla Ariesta Putri Hanggoro
Kemlu: Tak ada laporan WNI jadi korban bom Pakistan
bom di pakistan. ©2016 REUTERS/Mohsin Raza

Bom Pakistan yang menewaskan lebih dari 69 jiwa dan melukai lebih dari 300 orang di Lahore menjadi duka mendalam bagi dunia. Meski demikian, Kementerian Luar Negeri Indonesia hingga saat ini mengumumkan tidak menerima laporan mengenai warga negara Indonesia yang jadi korban insiden tersebut."KBRI Islamabad melaporkan bahwa hingga saat ini tidak ada informasi mengenai adanya WNI yang menjadi korban dalam serangan bom tersebut," seperti dikutip dari pernyataan tertulis Kemlu yang diterima merdeka.com, Senin (28/3).Juru bicara Kemlu Arrmanatha Nasir mengatakan pihak KBRI Islamabad hingga kini terus berkoordinasi dengan otoritas keamanan dan rumah sakit di Lahore untuk memperoleh informasi lebih jauh mengenai kemungkinan WNI yang jadi korban. "Pihak KBRI juga telah mengimbau WNI di Pakistan, khususnya di Kota Lahore untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi serta menghindari pusat-pusat keramaian yaang rawan menjadi sasaran serangan," ucap pria akrab disapa Tata tersebut.Tata menuturkan dalam pernyataan tersebut, Indonesia dengan tegas mengecam aksi terorisme dan kekerasan dalam bentuk apapun. Apalagi tindakan teror yang terjadi di Pakistan bertepatan dengan perayaan Paskah."Tindakan teror yang terjadi kembali menunjukkan pentingnya komunitas internasional untuk meningkatkan kerja sama dalam memerangi ekstremisme dan radikalisme," lanjut dia.Saat ini, jumlah WNI yang berada di Pakistan berjumlah 920 orang dengan 752 orang di Islamabad dan 168 lainnya di Karachi. Kemlu juga menyediakan hotline KBRI Islamabad di nomor +92 345 857 1989 untuk WNI yang memerlukan informasi mengenai keadaan di Pakistan.Sebuah bom meledak sangat keras di taman bermain Gulshan-e-Iqbal di Pakistan. Lebih dari 69 orang tewas serta 300 lainnya luka-luka akibat insiden ini. Korban tewas dan luka paling banyak adalah perempuan dan anak-anak.Kelompok teror Taliban cabang Pakistan, Jamaat-e-e-Ahrar mengklaim bertanggung jawab atas bom bunuh diri yang terjadi di taman bermain Gulshan-e-Iqbal di Lahore. Melalui juru bicaranya, Taliban mengatakan target bom kali ini adalah umat kristiani.

Rekomendasi